Perencanaan Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta Mata Pelajaran Bahasa Inggris Discussion Text 1

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Bab V. Discussion Text 1
I Spesfikasi
Nama Penyusun Heny Astuti, M.Pd.
Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah
Nama Madrasah MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
Fase/Kelas/Semester F/XI/2
Topik Pembelajaran Discussion Text 1
Alokasi Waktu 6 kali pertemuan @ 3JP (3×6=18 JP), 1 JP =45 menit, total waktu 810 menit
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid.
2 Dimensi Profil Lulusan

1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia

Murid mengidentifikasi nilai-nilai positif dalam Discussion Text yang berkaitan dengan sikap terbuka terhadap perbedaan pendapat, menghargai orang lain, bersikap adil, dan menyampaikan pendapat secara santun.

2. Penalaran Kritis

Murid mengidentifikasi isu yang dibahas, arguments for, arguments against, dan kesimpulan dalam Discussion Text serta menilai relevansi argumen dalam mendukung setiap sudut pandang.

3. Kreativitas

Murid mengembangkan Discussion Text berdasarkan isu yang dipilih dan menyajikannya secara kreatif melalui tulisan yang dilengkapi gambar, infografis, atau media pendukung lainnya.

4. Kolaborasi

Murid bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan isu yang dipilih, mengidentifikasi arguments for dan arguments against, kemudian menyusun kerangka Discussion Text sesuai dengan generic structure-nya.

5. Kemandirian

Murid secara mandiri mengembangkan kerangka Discussion Text yang telah disusun menjadi tulisan utuh sepanjang ±300 kata dengan memuat issue, arguments for, arguments against, dan conclusion serta menggunakan unsur kebahasaan yang sesuai.

6. Komunikasi

Murid menyampaikan Discussion Text yang telah dibuat secara lisan dan tulisan.

3 Topik Panca Cinta

1. Cinta Allah dan Rasul-Nya

Melalui pembelajaran Discussion Text, murid mengidentifikasi nilai-nilai ajaran Islam dalam menyampaikan dan menanggapi perbedaan pendapat. Murid menerapkan keteladanan Rasulullah saw. dengan menghargai pendapat orang lain, bersikap adil, serta menyampaikan pendapat dengan santun dan bertanggung jawab.

2. Cinta Ilmu

Melalui pembelajaran Discussion Text, murid memperoleh informasi dari teks dan media visual untuk mengidentifikasi issue, arguments for, arguments against, conclusion, serta unsur kebahasaannya, kemudian menggunakan pengetahuan tersebut untuk menyusun Discussion Text sesuai dengan struktur teksnya dan menyampaikan teks yang telah dibuat.

3. Cinta Diri dan Sesama

Melalui pembelajaran Discussion Text, murid mengembangkan sikap menghargai diri sendiri dan sesama dengan mendengarkan, mempertimbangkan, dan menanggapi pendapat orang lain secara santun.

4. Cinta Lingkungan

Melalui pembelajaran Discussion Text, murid mengidentifikasi berbagai isu lingkungan serta argumen yang mendukung dan menentang suatu pendapat. Murid menerapkan kepedulian terhadap lingkungan dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang dan menyampaikan pendapat tentang tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga lingkungan.

5. Cinta Tanah Air

Melalui pembelajaran Discussion Text, murid membahas berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan di Indonesia dengan mempertimbangkan berbagai sudut pandang. Murid mengembangkan rasa cinta tanah air dengan menghargai keberagaman pendapat dan menyampaikan pandangan yang dapat memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat Indonesia.

4 Materi Integrasi KBC Toleransi dan sikap saling menghargai sebagai wujud keterbukaan terhadap berbagai pendapat dan sudut pandang.
III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025

Menyimak – Berbicara

Memahami alur informasi secara keseluruhan dari teks lisan fiksi dan non fiksi tentang isu terkini atau topik terkait mata pelajaran lain; menggunakan bahasa Inggris untuk mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang topik yang dibahas.

Membaca – Memirsa

Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari berbagai jenis teks fiksi dan non fiksi tertulis atau teks multimodal tentang isu terkini atau topik yang terkait mata pelajaran lain.

Menulis – Mempresentasikan

Mengomunikasikan gagasan atau pengalaman secara tertulis atau multimodal dalam berbagai jenis teks fiksi dan nonfiksi dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat dan kompleks dengan menggunakan berbagai media presentasi (cetak dan digital) untuk mencapai tujuan yang berbeda-beda; menunjukkan strategi koreksidalam kaidah menulis baik dengan bantuan pendidik maupun mandiri; mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini atau topik yang terkait mata pelajaran lain.

2 Tujuan Pembelajaran Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking)

1. Murid mampu menemukan gagasan utama dari Discussion Text lisan yang diperdengarkan.

2. Murid mampu menemukan informasi rinci dari Discussion Text lisan yang diperdengarkan.

3. Murid mampu mengidentifikasi argumen yang mendukung dan menentang suatu isu dalam Discussion Text lisan yang diperdengarkan.

4. Murid mampu menyampaikan kembali isi Discussion Text yang telah diperdengarkan dengan pelafalan dan intonasi yang tepat serta menyampaikannya dengan lancar.

5. Murid mampu mempraktikkan dialog yang mengandung ekspresi menunjukkan perbedaan pendapat dan menyampaikan sanggahan (The Expression of Showing Contrast and Counter-Arguing) dengan pelafalan dan intonasi yang tepat serta menyampaikannya dengan lancar.

Membaca-Memirsa (Reading-Viewing)

1. Murid mampu menemukan gagasan utama dari discussion text tulis maupun visual secara tepat.

2. Murid mampu menemukan informasi rinci dari discussion text tulis maupun visual secara tepat.

3. Murid mampu mengidentifikasi argumen yang mendukung dan menentang suatu isu dalam discussion text.

4. Murid mampu menemukan makna kosakata tertentu dalam discussion text, termasuk istilah dan frasa penting, serta mengidentifikasi sinonim dan antonim berdasarkan konteks.

5. Murid mampu menentukan kata atau frasa yang dirujuk oleh kata ganti (reference pronouns) dalam teks Discussion Text secara tepat.

6. Murid mampu menarik kesimpulan berdasarkan argumen dan informasi yang disajikan dalam teks discussion.

7. Murid mampu mengidentifikasi unsur kebahasaan seperti Simple Present Tense, Contrastive Conjunctions, dan Modalities yang terdapat dalam teks discussion.

Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting)

1. Murid mampu menyusun kerangka Discussion Text dengan struktur issue, arguments for, dan arguments against, serta menentukan pendapat dan argumen yang mendukung maupun menentang isu yang dibahas.

2. Murid mampu membuat contoh penggunaan Simple Present Tense, Contrastive Conjunctions, dan Modalities dalam kerangka Discussion Text sesuai dengan konteks isu yang dibahas.

3. Murid mampu mengembangkan kerangka karangan yang telah dibuat menjadi Discussion Text sepanjang ±250 kata.

4. Murid mampu mempresentasikan Discussion Text yang telah dibuat secara runtut dengan menggunakan media yang sesuai.

3 Kerangka Pembelajaran 1. Praktik Pedagogik

a. Model Pembelajaran: LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi), yang meliputi kegiatan memperoleh informasi melalui literasi, menghubungkan informasi dengan materi melalui orientasi, bekerja sama dalam menyelesaikan tugas melalui kolaborasi, serta mengevaluasi pengalaman belajar melalui refleksi.

b. Metode Pembelajaran: tanya jawab, diskusi, penugasan, dan presentasi.

2. Kemitraan pembelajaran (opsional): 

Lingkungan Sekolah: Guru berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan sumber belajar dan mengarahkan murid untuk membaca, membahas, dan mengidentifikasi unsur-unsur Discussion Text, seperti issue, arguments for, arguments against, dan conclusion. Teman sebaya menjadi mitra belajar melalui kegiatan diskusi kelompok, pemilihan isu, penyusunan kerangka teks, dan pemberian umpan balik terhadap Discussion Text yang dibuat. Perpustakaan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi untuk menemukan berbagai contoh Discussion Text dan mendukung pengumpulan informasi untuk membahas isu dari berbagai sudut pandang.

3. Lingkungan Pembelajaran

a. Ruang Fisik: Kelas diatur secara fleksibel agar murid dapat bekerja secara individu, berpasangan, maupun berkelompok. Papan tulis digunakan untuk mencatat kosakata, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang dibahas selama pembelajaran.

b. Ruang Virtual: Internet digunakan untuk mencari informasi dan contoh teks yang mendukung kegiatan pembelajaran. Murid dapat memanfaatkan media digital untuk mengakses materi, mengolah informasi, mengerjakan tugas, mengembangkan teks, serta memublikasikan hasil karya melalui media yang sesuai.

c. Budaya Belajar

– Budaya Kolaboratif: Murid bekerja secara berkelompok dan berpasangan untuk berlatih dialog, membaca dan mendiskusikan Discussion Text, mengidentifikasi issue, arguments for, arguments against, dan conclusion, serta memberikan masukan terhadap teks teman.

– Budaya Kritis: Murid menganalisis Discussion Text dengan mengidentifikasi argumen yang mendukung dan menentang suatu pendapat.

– Budaya Interaktif: Murid berinteraksi dengan guru dan teman melalui kegiatan tanya jawab, diskusi, penyampaian pendapat, serta pemberian tanggapan terhadap hasil pekerjaan teman.

– Budaya Reflektif: Murid menyampaikan hal yang telah dipelajari, bagian pembelajaran yang dirasakan sulit, serta hal yang perlu diperbaiki berdasarkan pengalaman selama proses pembelajaran.

4. Pemanfaatan Digital (opsional)

Pemanfaatan gambar dan infografis sebagai bahan pengamatan, audio sebagai bahan menyimak, monitor dan laptop untuk menampilkan materi pembelajaran, serta internet untuk mengakses sumber informasi dan memublikasikan hasil karya murid.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1
Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal:  (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.

2. Guru mengondisikan murid  untuk siap belajar.

3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka.

4. Ice Breaking: AI—Helpful or Harmful?

Guru menyebutkan beberapa pernyataan sederhana tentang penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam kehidupan murid, kemudian menunjuk beberapa murid untuk menyampaikan pendapat secara singkat. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih konsentrasi, mengaktifkan pengetahuan awal murid, dan menghubungkan pengalaman mereka dengan topik “Should Students Be Allowed to Use AI for School Assignments?”

Contoh:

Guru: AI helps students finish their assignments faster. Do you agree or disagree?
Murid: I agree because AI can help students find information quickly.

Guru: Students who use AI do not need to think for themselves. Do you agree or disagree?

Murid: I disagree because students still need to check the answers and understand the information.

Guru: Using AI for every school assignment is a good idea. What do you think?

Murid: I disagree because students need to learn independently, too.

5. Apersepsi

Guru mengulas materi yang sudah diajarkan sebelumnya dengan mengajukan pertanyaan:

-What is a Hortatory Exposition Text?
-What are the three parts of a Hortatory Exposition Text?
-How do writers support their opinions and give recommendations?

Murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya.

Guru menghubungkan materi sebelumnya dengan pembelajaran hari ini:

“In the previous lessons, you learned how to express opinions, support them with arguments, and give recommendations in a Hortatory Exposition Text. Today, we will listen to a discussion text about Should Students Be Allowed to Use AI for School Assignments? and explore different opinions on this issue.”

6. Pengenalan Discussion Text

Guru memperkenalkan Discussion Text secara singkat dengan bahasa yang sederhana dan mengaitkannya dengan isu penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah.

“People often have different opinions about an issue. Some people agree with an idea, while others disagree. To understand both sides, we can read or listen to a text that presents different points of view. In English, this is called a Discussion Text.”

Guru menjelaskan secara sederhana:

“Discussion Text is a text that presents an issue from two different points of view. It provides arguments for and against the issue. The purpose is to help readers understand both sides of an issue before making a decision.”

Guru memberikan contoh sederhana:

“For example, some people believe that students should be allowed to use AI for school assignments because AI can help them find information and understand difficult topics. However, others argue that using AI too often can make students depend on technology and reduce their ability to think independently.”

Selanjutnya, guru memperkenalkan struktur umum Discussion Text:

  • Issue – introduces the topic or problem being discussed.

  • Arguments For – presents reasons or arguments that support the issue.

  • Arguments Against – presents reasons or arguments that oppose the issue.

  • Conclusion or Recommendation – may summarize both sides or provide a final statement about the issue.

Guru memperkenalkan beberapa unsur kebahasaan yang umum digunakan:

  • Simple Present Tense – used to express facts, opinions, and general statements.

  • Contrastive Conjunctions – used to show contrasting ideas, such as however, on the other hand, although, and whereas.

  • Modalities – used to express possibility, ability, obligation, or advice, such as can, could, should, and must.

Guru menegaskan materi yang akan dipelajari:

“Today, we will focus on the Discussion Text entitled ‘Should Students Be Allowed to Use AI for School Assignments?’ You will listen to different opinions about this issue, identify the arguments for and against it, and learn how to present both sides of an argument.”

Guru mengajukan pertanyaan untuk mendorong murid memikirkan berbagai pendapat tentang penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah:

-Why do students use AI for school assignments?
-What concerns might teachers have about students using AI?
-Should students be allowed to use AI for school assignments? Why or why not?

Beberapa murid menyampaikan jawaban berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka.

8. Penyampaian Tujuan Pembelajaran

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa pada pertemuan ini murid akan belajar keterampilan Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking) melalui Discussion Text berjudul “Should Students Be Allowed to Use AI for School Assignments?”. Murid akan berlatih menemukan gagasan utama dan informasi rinci, serta mengidentifikasi argumen yang mendukung dan menentang isu penggunaan AI untuk tugas sekolah dalam teks lisan yang diperdengarkan. Murid juga akan berlatih menyampaikan kembali isi teks dengan memperhatikan pelafalan, intonasi, dan kelancaran berbicara.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)

a. Literasi

1. Guru memutar audio pendek berupa Discussion Text berjudul “Should Students Be Allowed to Use AI for School Assignments?”.

2. Murid menyimak audio untuk memperoleh informasi umum tentang isu penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah serta pendapat yang mendukung dan menentang isu tersebut.

3. Guru mengajukan beberapa pertanyaan berdasarkan audio yang telah didengarkan:

-What is the discussion about?
-What are the arguments for allowing students to use AI for school assignments?
-What are the arguments against allowing students to use AI for school assignments?

4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan informasi yang mereka dengarkan.

5. Guru dan murid membahas jawaban bersama-sama.

b. Orientasi

1. Guru mengajak murid menghubungkan informasi yang telah mereka dengarkan dengan pengalaman mereka tentang penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah melalui beberapa pertanyaan:

-Have you ever used AI to help you with school assignments?
-How does AI help students complete their assignments?
-What problems might students face when using AI for school assignments?

2. Beberapa murid menyampaikan jawaban mereka berdasarkan informasi dari audio yang diperdengarkan dan pengalaman mereka.

3. Guru mengajak murid menyampaikan kembali secara singkat argumen yang mendukung dan menentang penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah berdasarkan audio yang telah didengarkan.

4. Guru memperkenalkan beberapa kosakata kunci yang terdapat dalam teks lisan yang dipelajari hari ini, seperti artificial intelligence, assignment, reliable information, independent thinking, dan overdependence.

5. Guru menjelaskan makna kosakata dan memberikan contoh penggunaannya dalam konteks discussion text tentang penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah.

Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan

c. Kolaborasi

Murid membentuk kelompok yang terdiri dari 4 orang.

1. First Listening – Main Idea

Guru memutar audio Discussion Text berjudul “Should Students Be Allowed to Use AI for School Assignments?” secara lengkap satu kali. Murid menyimak secara berkelompok untuk menemukan gagasan utama teks dan mendiskusikan jawabannya berdasarkan pertanyaan:

What is the main issue discussed in the audio?

2. Second Listening – Detailed Information

Guru memutar kembali audio. Murid menyimak untuk menemukan informasi rinci dan mendiskusikan jawaban dari pertanyaan di bawah ini.

-What are the sadvantages of using AI for school assignments mentioned in the audio?
-What are the disadvantages of using AI for school assignments mentioned in the audio?
-How can AI help students understand difficult topics?
-Why might using AI too often affect students’ independent thinking?

3. Third Listening – Arguments For and Against

Guru memutar kembali audio. Murid menyimak dan berdiskusi untuk mengidentifikasi argumen yang mendukung dan menentang penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah.

4. Setiap kelompok mendiskusikan dan menuliskan jawaban mereka dengan mengelompokkan argumen ke dalam dua kategori, yaitu Arguments For dan Arguments Against.

5. Guru meminta perwakilan setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya secara lisan.

6. Guru dan murid membahas hasil diskusi bersama.

7. Guru memberikan apresiasi terhadap jawaban yang benar dan memberikan penjelasan terkait jawaban yang kurang tepat.

Asesmen

Murid menyimak teks audio lain berjudul Does AI Make Students More Dependent? dan menjawab soal pilihan ganda secara individu. Teks yang digunakan berbeda dari teks yang telah dibahas dalam kegiatan kelompok, tetapi masih berkaitan dengan teks yang digunakan dalam pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan mengukur kemampuan murid secara mandiri dalam menemukan gagasan utama, informasi rinci, serta argumen yang mendukung dan menentang suatu isu berdasarkan teks lisan yang diperdengarkan.

Klik di SINI untuk menginput nilai siswa.

Bermakna dan Berkesadaran

d. Refleksi

Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.

-What did you learn from today’s listening activities?
-Which part of the discussion about the advantages and disadvantages of using AI for school assignments did you find interesting?
–Which part of the discussion about the advantages and disadvantages of using AI for school assignments did you find difficult?

C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan

1. Guru memberikan penguatan

-Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran yang telah dilalui hari ini, meliputi gagasan utama, informasi rinci, serta argumen yang mendukung dan menentang penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah berdasarkan Discussion Text yang diperdengarkan.

-Guru menegaskan bahwa penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah memiliki kelebihan dan kekurangan. AI dapat membantu murid menemukan informasi dan memahami materi, tetapi penggunaannya perlu disertai sikap kritis dan kemandirian dalam belajar.

2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam pembelajaran.

3. Guru menyampaikan informasi kegiatan yang akan datang, yaitu pada pertemuan berikutnya murid akan melanjutkan kegiatan Listening-Speaking dengan mempelajari The Expression of Showing Contrast and Counter-Arguing serta berlatih dan mempraktekkan dialognya.

4. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran

Asesmen Awal/Formatif
(assessment as learning): asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid.

Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid tentang Discussion Text dan penggunaan AI untuk mengerjakan tugas sekolah.
Asesmen Proses/Formatif
(assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran.

Guru mengamati murid ketika menyimak audio, menjawab pertanyaan, dan berdiskusi dalam kelompok. Guru juga mengamati kemampuan murid dalam menyampaikan hasil diskusi secara lisan. Guru memberikan apresiasi terhadap jawaban yang benar dan memberikan penjelasan terkait jawaban yang kurang tepat.

Asesmen Akhir/Sumatif
(assessment of learning)
Asesmen untuk mengukur pencapaian TP 1–3 pada akhir pembelajaran.

Murid menyimak audio Discussion Text berjudul “Does AI Make Students More Dependent?”, kemudian mengerjakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda secara individu. Audio yang digunakan berbeda dari teks yang dibahas dalam kegiatan kelompok tetapi masih berhubungan erat. Soal mengukur kemampuan murid dalam menemukan gagasan utama, informasi rinci, serta mengidentifikasi argumen yang mendukung dan menentang suatu isu dalam Discussion Text lisan yang diperdengarkan.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-2
Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan

1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.

2.Guru mengondisikan murid  untuk siap belajar.

3.Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka.

4. Ice Breaking:

Guru mengajak murid melakukan ice breaking “Quick Opinion” dengan menyebutkan beberapa topik sederhana tentang isu lingkungan. Murid secara bergantian menyampaikan pendapat singkat menggunakan ungkapan “I think…” atau “In my opinion…” untuk melatih konsentrasi dan mengaktifkan pengetahuan awal murid.

Quick Opinion

Guru menyebutkan satu topik, kemudian menunjuk beberapa murid untuk menyampaikan pendapat mereka secara singkat.

-saving water
-planting more trees
-reducing food waste

Contoh:

Guru: Saving water. What do you think?
Murid: I think saving water is important.

Guru: Why do you think so?
Murid: Because water is important for our lives.

5. Apersepsi:

Guru menanyakan materi yang sudah diajarkan sebelumnya:

-What did you learn in the previous meeting?
–What was the writer’s opinion in “Why Reducing Plastic Use Is Important for the Environment,” and what arguments supported it

Murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya.

Lalu guru mengaitkannya dengan pelajaran sekarang:

In the previous meeting, you listened to an Analytical Exposition Text and identified the writer’s opinion and arguments. Today, you will learn how to express your own opinions and arguments orally.

6. Pertanyaan Pemantik:

Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk mengajak murid mulai berpikir tentang cara menyampaikan pendapat dan alasan secara lisan.

-How do you usually express your opinion when you talk about an environmental issue?
-What do you usually say when you want to give a reason for your opinion?
-Why is it important to give a reason when expressing an opinion?

Beberapa murid menyampaikan pendapatnya.

7. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu murid akan belajar keterampilan Menyimak-Berbicara dengan menyampaikan pendapat dan argumen (Expressing Opinions and Arguments) terkait isu dalam Analytical Exposition Text.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)

a. Literasi

  1. Guru memutar audio pendek berupa dialog tentang isu reducing plastic use.
  2. Murid menyimak dialog untuk mengidentifikasi opinions dan arguments yang disampaikan oleh para pembicara.
  3. Guru mengajukan pertanyaan:
    • What is the topic of the conversation?
    • What opinions do the speakers express?
    • What reasons or arguments do the speakers give?
  4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan dialog yang didengarkan dan guru memberikan feedback atas jawaban-jawaban murid.

b. Orientasi

  1. Guru menampilkan naskah dialog yang telah didengarkan pada kegiatan Literasi dan mengajak murid mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pendapat dan memberikan alasan atau argumen melalui pertanyaan:
    • Which expressions does the speaker use to express an opinion?
    • Which expressions are used to give a reason or argument?
  2. Guru menjelaskan bahwa Expressing Opinions and Arguments merupakan ungkapan yang digunakan untuk menyampaikan pendapat tentang suatu isu serta memberikan alasan atau argumen untuk menjelaskan dan mendukung pendapat tersebut.
  3. Guru menjelaskan pola sederhana dalam menyampaikan pendapat dan argumen:

    Opinion → Reason/Argument

    Guru memberikan contoh:

    In my opinion, people should reduce the use of plastic because it causes environmental pollution.

    Guru menjelaskan bagian opinion dan reason/argument dalam kalimat tersebut.

  4. Guru menyampaikan materi Expressing Opinions and Arguments secara lengkap, meliputi:

    • Asking for Opinions
    • Expressing Opinions
    • Giving Reasons and Arguments
    • Giving Examples
    • Agreeing
    • Disagreeing
    • Concluding

    Guru menjelaskan fungsi dan memberikan contoh penggunaan setiap expression dalam kalimat dengan konteks yang relevan.

  5. Guru memberikan contoh dialog yang menggunakan berbagai expressions of opinions and arguments dalam konteks isu pengurangan penggunaan plastik.
  6. Guru bersama murid membahas dialog tersebut dengan mengidentifikasi penggunaan ungakapan pendapat, alasan atau argumen, persetujuan atau ketidaksetujuan, contoh, dan kesimpulan yang terdapat dalam dialog.
  7. Guru menjelaskan bahwa pada kegiatan berikutnya murid akan berlatih dan mempraktekkan dialog itu secara berpasangan.
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
c. Kolaborasi

Latihan Dialog (20 menit)

  1. Guru meminta murid secara pasangan berlatih dialog Expressing Opinions and Arguments yang telah dipelajari dengan memerhatikan pengucapan, intonasi, dan kelancaran berbicara.
  2. Guru berkeliling mengamati kegiatan murid, memberikan umpan balik, dan membantu murid yang mengalami kesulitan dalam mempraktikkan dialog.

d. Menampilkan Dialog (35 menit)

  1. Murid secara berpasangan tampil di depan kelas untuk mempraktikkan dialog Expressing Opinions and Arguments.
  2. Guru menilai kemampuan berbicara murid berdasarkan pengucapan, intonasi, kelancaran, serta ketepatan dalam menyampaikan pendapat dan argumen.
  3. Guru memberikan umpan balik singkat terhadap penampilan murid.

Klik di sini untuk menginput nilai siswa.

Merefleksi
(Bermakna dan Berkesadaran)

d. Refleksi

Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.

  1. What did you learn from expressing your opinion and supporting it with arguments?
  2. Which expression of opinion or argument did you find interesting?
  3. Which part of the speaking activity did you find difficult?
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan

a. Guru memberikan penguatan

  1. Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan hari ini.
  2. Guru menegaskan bahwa dalam menyampaikan pendapat, murid dapat memberikan reason atau argument untuk mendukung pendapat tersebut.

b. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran hari ini.

c. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan belajar Reading–Viewing masih dengan materi Analytical Exposition Text.

d. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal/Formatif
(assessment as learning): Asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid.

Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman murid terhadap pembelajaran sebelumnya tentang writer’s opinion dan arguments, serta pengetahuan awal murid tentang cara menyampaikan pendapat dan alasan secara lisan. Pertanyaan yang digunakan antara lain:

-What did you learn in the previous meeting?

-What was the writer’s opinion in ‘Why Reducing Plastic Use Is Important for the Environment,’ and what arguments supported it?

-How do you usually express your opinion when you talk about an environmental issue?

Asesmen Proses/Formatif
(assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran.

Guru mengamati murid ketika menyimak dialog, mengidentifikasi expressions of opinions and arguments, menjawab pertanyaan, serta berlatih dialog secara berpasangan. Guru memberikan umpan balik dan membantu murid yang mengalami kesulitan dalam menggunakan ungkapan, pengucapan, intonasi, dan kelancaran berbicara.

Asesmen Akhir/Sumatif
(assessment of learning)
Asesmen untuk mengukur pencapaian TP 1–3 pada akhir pembelajaran.

Murid secara berpasangan mempraktikkan dialog Expressing Opinions and Arguments di depan kelas. Guru menilai kemampuan berbicara masing-masing murid berdasarkan pengucapan, intonasi, kelancaran, serta ketepatan dalam menyampaikan pendapat dan argumen.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-3
Membaca-Memirsa (Reading-Viewing)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal (10 Menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1.Guru memberi salam kepada murid dan mengajak murid berdoa bersama.

2.Guru mengondisikan murid untuk siap belajar.

3.Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka.

4.Ice Breaking: Picture Guessing 

Guru menampilkan beberapa gambar yang berkaitan dengan energi terbarukan. Murid mengamati gambar dan menebak topik pada gambar untuk melatih konsentrasi dan mengaktifkan pengetahuan awal murid.

Lalu guru memberikan pertanyaan sederhana kepada murid:

  • What topic does the picture show?
  • How is this related to the environment?
  • Why is this topic important?

Contoh:

Guru: What topic does this picture show?
Murid: Renewable energy.

Guru: How is renewable energy related to the environment?
Murid: It can help reduce pollution.

Guru: Why is renewable energy important?
Murid: Because it can help protect the environment.

5. Apersepsi:

Guru menanyakan materi yang sudah diajarkan sebelumnya:

-What did you learn about Expressing Opinions and Arguments in the previous meeting?
-How can you support an opinion?

Murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya.

Lalu guru mengaitkannya dengan pelajaran sekarang:

In the previous meeting, you learned how to express your opinions and support them with reasons/arguments orally. Today, you will read and view an Analytical Exposition Text and identify the writer’s opinion, arguments, and supporting information.

6. Pertanyaan Pemantik:

Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk mengajak murid mulai berpikir tentang pendapat dan argumen dalam teks tertulis serta isu energi terbarukan.

-What do you think about using renewable energy?
-Why do you think renewable energy is important?
-What reasons can support your opinion about renewable energy?

Beberapa murid menyampaikan pendapatnya.

7.Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa pada pertemuan ini murid akan belajar Reading–Viewing melalui Analytical Exposition Text berjudul “Renewable Energy Is Essential for a Sustainable Future.” Murid akan berlatih menemukan gagasan utama dan informasi rinci, mengidentifikasi pendapat penulis dan argumen yang mendukungnya, menemukan makna kosakata berdasarkan konteks termasuk istilah, frasa penting, sinonim, dan antonim, menentukan informasi yang dirujuk oleh kata atau frasa referensial, menarik kesimpulan berdasarkan informasi dan argumen dalam teks, serta mengidentifikasi unsur kebahasaan berupa Simple Present Tense, Sequencing Connectives, dan Thinking Verbs.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)

a. Literasi

  1. Guru menampilkan beberapa gambar yang berkaitan dengan renewable energy, seperti solar panels, wind turbines, hydropower, dan geothermal.
  2. Murid mengamati gambar dan mengidentifikasi jenis-jenis renewable energy yang ditampilkan.
  3. Guru mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengarahkan pengamatan murid pada topik renewable energy:
  4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan informasi yang mereka peroleh dari gambar.
  5. Guru dan murid membahas jawaban bersama sebagai pengantar menuju pembelajaran Reading–Viewing Analytical Exposition Text.

b. Orientasi

  1. Guru menampilkan sebuah infografik sederhana tentang renewable energy yang menunjukkan beberapa sumber energi terbarukan dan penggunaannya.
  2. Murid mengamati infografik tersebut.
  3. Guru mengajukan beberapa pertanyaan berdasarkan infografik tersebut:
  4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan informasi yang terdapat dalam infografik.
  5. Guru dan murid membahas jawaban bersama serta menghubungkan informasi dalam infografik dengan materi pelajaran hari ini yaitu “Renewable Energy is Essential for a Sustainable Future.”
  6. Guru memperkenalkan beberapa kosakata kunci yang terdapat dalam teks yaitu: renewable energy, fossil fuels, greenhouse gas emissions, natural resources, sustainable, pollution, solar panels, wind turbines, hydropower, dan geothermal energy.
  7. Guru menjelaskan makna kosakata tersebut dan memberikan contoh penggunaannya dalam kalimat yang berkaitan dengan topik renewable energy.
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan)

c. Kolaborasi

Murid membentuk kelompok yang terdiri dari 4 siswa.

1.Guru meminta murid membaca teks “Renewable Energy Is Essential for a Sustainable Future” secara keseluruhan.

2.Setelah membaca, setiap kelompok mendiskusikan dan menjawab beberapa pertanyaan untuk menemukan gagasan utama dan informasi rinci, seperti:

-What is the text mainly about?

-Why does renewable energy help reduce environmental pollution?

-Why is renewable energy considered a sustainable source of energy?

-How does renewable energy support economic development?

3.Guru mengingatkan kembali bahwa Analytical Exposition Text menyampaikan opinion yang didukung oleh beberapa arguments.

4.Setiap kelompok mengidentifikasi writer’s opinion dan arguments yang mendukung pendapat tersebut.

Writer’s Opinion:
……………………………………….

Arguments:

……………………………………………………………..

……………………………………………………………..

……………………………………………………………..

5. Setiap kelompok mendiskusikan dan menuliskan kesimpulan berdasarkan pertanyaan: Why is renewable energy essential for a sustainable future?

6. Setiap kelompok mencari dan mencatat beberapa contoh Simple Present Tense, Modal Verbs, dan Thinking Verbs yang terdapat dalam teks, kemudian mendiskusikan fungsi masing-masing unsur kebahasaan dalam teks.

7. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusinya.

8. Guru meminta perwakilan setiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya.

9. Guru bersama murid membahas hasil diskusi. Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap jawaban yang tepat serta penjelasan terhadap jawaban yang kurang tepat.

8. Guru meminta murid untuk secara individu menjawab soal pilihan ganda reading teks berjudul Why Biomass Energy Is a Valuable Renewable Energy Source.

Merefleksi
(Bermakna dan Berkesadaran)

d. Refleksi

Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.

  1. What information about renewable energy did you find interesting?
  2. How did the infographic help you understand the topic?
  3. Which part of the reading and viewing activity did you find difficult?
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan

a. Guru memberikan penguatan

  1. Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini.
  2. Guru menegaskan bahwa Analytical Exposition Text menyampaikan writer’s opinion yang didukung dengan arguments, serta memiliki unsur kebahasaan tertentu untuk menyampaikan informasi dan pendapat.

b. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran hari ini.

c. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya mereka akan belajar Writing-Presenting dengan materi Analytical Exposition Text.

d. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal/Formatif
(assessment as learning): Asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid.

Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman murid terhadap pembelajaran sebelumnya tentang Expressing Opinions and Arguments serta pengetahuan dan pendapat awal murid tentang renewable energy. Pertanyaan yang digunakan antara lain:

-What did you learn about Expressing Opinions and Arguments in the previous meeting?
-How can you support an opinion?
-What do you think about using renewable energy?

Asesmen Proses/Formatif
(assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran.

Guru memperhatikan murid ketika mereka mengamati gambar dan infografik, menjawab pertanyaan, membaca teks, berdiskusi dalam kelompok, dan menjawab soal pilihan ganda secara individu.  Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap jawaban yang tepat serta penjelasan terhadap jawaban yang kurang tepat.

Asesmen Akhir/Sumatif
(assessment of learning)
Asesmen untuk mengukur pencapaian TP 1–3 pada akhir pembelajaran.

Murid membaca teks Analytical Exposition berjudul “Why Biomass Energy Is a Valuable Renewable Energy Source” dan mengerjakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda secara individu. Soal mengukur kemampuan murid dalam menemukan gagasan utama, informasi rinci, writer’s opinion, arguments, makna kosakata berdasarkan konteks, informasi yang dirujuk oleh kata atau frasa referensial, kesimpulan, serta unsur kebahasaan berupa Simple Present Tense, Modal Verbs, Sequencing Connectives, dan Thinking Verbs.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-4
Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  2. Guru mengondisikan murid untuk siap mengikuti pembelajaran.
  3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka.
  4. Guru memberikan ice breaking singkat atau kegiatan untuk memusatkan konsentrasi murid.
  5. Apersepsi

    Guru mengulas materi Reading–Viewing pada pertemuan sebelumnya dan menghubungkannya dengan kegiatan menulis yang akan dilakukan melalui beberapa pertanyaan:

    • What did you learn about Analytical Exposition Text in the previous meeting?
    • What are the three parts of an Analytical Exposition Text?
    • What language features are commonly used in an Analytical Exposition Text?

    Beberapa murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya.

    Guru kemudian menghubungkan materi sebelumnya dengan pembelajaran hari ini:

    In the previous meeting, you identified the thesis, arguments, and reiteration in an Analytical Exposition Text. Today, you will use the same structure to write your own text about an environmental issue at school.

    6. Pertanyaan Pemantik

    Guru menampilkan gambar yang berkaitan dengan lingkungan sekolah, seperti penggunaan listrik, area hijau sekolah, dan kebersihan lingkungan, kemudian mengajukan pertanyaan:

    • What environmental problems can you find at school?
    • Which environmental issue is important to you?
    • What do you think students or schools should do about it?
    • Why do you think so?

    Beberapa murid menyampaikan pendapat berdasarkan pengalaman dan kondisi lingkungan sekolah mereka.

    7. Penyampaian Tujuan Pembelajaran

    Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa pada pertemuan ini murid akan menulis Analytical Exposition Text sepanjang 250 kata dengan struktur thesis, arguments, dan reiteration, menggunakan Simple Present Tense, Sequencing Connectives dan Thinking Verbs secara tepat, kemudian mempresentasikan karya melalui media publikasi yang sesuai.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
Memahami (Bermakna dan Berkesadaran)

a. Literasi

1.Guru menampilkan 5 pilihan topik yang berkaitan dengan lingkungan sekolah:

  • Why Saving Electricity at School Matters
  • Why Schools Need More Green Areas
  • Why Keeping the School Environment Clean Matters
  • Why Saving Water at School Matters
  • Why Using Less Paper at School Matters

2.Murid memilih satu topik yang akan dikembangkan menjadi Analytical Exposition Text.

3.Guru menampilkan kembali contoh Analytical Exposition Text yang telah dipelajari pada pertemuan sebelumnya.

4.Murid membaca contoh tersebut dan mengidentifikasi:

-Thesis
-Arguments
-Reiteration

5.Guru mengingatkan kembali unsur kebahasaan yang digunakan dalam Analytical Exposition Text, yaitu Simple Present Tense, Sequencing Connective dan Thinking Verbs.

6.Guru menampilkan beberapa contoh kalimat yang mengandung language features tersebut berkaitan dengan topik Why Using Reusable Products Matters:

Firstly, people use reusable products many times instead of throwing them away after one use. I believe that using reusable products is an important environmental habit.

Secondly, reusable bags and bottles reduce the amount of waste produced every day. I think this simple habit helps keep the environment clean.

Finally, reusable products help people save money because they do not needto buy disposable products repeatedly. We need to considerhow much money people save by using reusable products instead of buying disposable ones repeatedly.

7. Murid mengidentifikasi penggunaan Simple Present Tense, Sequencing Connectives, dan Thinking Verbs pada contoh teks  di atas, yaitu:

Sequencing Connectives:
Firstly, Secondly, Finally

Thinking Verbs:
believe, think, consider

Simple Present Tense:
use, is, reduce, helps, help, do not need, need, save

b. Orientasi

1.Guru menjelaskan langkah-langkah menyusun Analytical Exposition Text, yaitu memilih topik, menyatakan pendapat, mengembangkan argumen, menulis reiteration, dan merevisi tulisan.

2.Guru menjelaskan kembali fungsi setiap bagian dalam Analytical Exposition Text:

-Thesis digunakan untuk memperkenalkan topik dan menyatakan sikap/pendapat penulis tentang isu yang dibahas.

-Arguments digunakan untuk memberikan alasan/argumen yang mendukung pendapat penulis.

-Reiteration digunakan untuk menegaskan kembali pendapat penulis.

3.Guru memberikan contoh cara mengembangkan topik “Why Reducing Food Waste Matters” menjadi thesis, arguments, dan reiteration.

Thesis:

Food waste is a common problem in many communities and, if not addressed properly, can lead to serious environmental problems. I believe that reducing food waste is an important step toward protecting the environment for a number of reasons.

Argument 1:

Firstly, food production requires water, energy, and land. When food is wasted, these resources are also wasted. We need to consider the resources that are lost when food is thrown away.

Argument 2:

Secondly, food waste can produce greenhouse gases when it decomposes in landfills. Many people may not realize that throwing away food can contribute to environmental problems.

Argument 3:

Moreover, reducing food waste encourages people to use food more carefully and responsibly. I think this habit can help people develop more responsible practices in their daily lives.

Reiteration:

Therefore, I believe that reducing food waste is important because it helps conserve natural resources, reduce environmental problems, and encourage responsible food use.

4.Guru menunjukkan kepada murid bagaimana contoh tersebut dikembangkan dari thesis menjadi beberapa arguments dan kemudian ditegaskan kembali melalui reiteration.

5.Guru memberikan pertanyaan panduan untuk membantu murid mengembangkan topik yang telah dipilih:

-What is your opinion about the topic?

-What is your first reason?

-What is your second reason?

-What is your third reason?

-How can you restate your opinion?

6.Guru mengingatkan murid bahwa setiap argumen harus relevan dengan thesis dan dapat dijelaskan dengan alasan, fakta, atau contoh yang sesuai.

7.Guru menjelaskan bahwa tulisan yang dibuat harus sepanjang ±250 kata dan menggunakan Simple Present Tense, Sequencing Connective serta Thinking Verbs secara tepat.

c. Kolaborasi

1.Murid membentuk kelompok berdasarkan topik yang dipilih, yaitu:

-Why Saving Electricity at School Matters
-Why Schools Need More Green Areas
-Why Keeping the School Environment Clean Matters
-Why Saving Water at School Matters
-Why Using Less Paper at School Matters

2. Setiap kelompok mendiskusikan topik yang dipilih untuk menentukan pendapat utama dan alasan yang dapat mendukung pendapat tersebut.

3. Murid mencatat hasil diskusi sebagai bahan untuk menyusun thesis, arguments, dan reiteration.

4. Setiap murid menyusun kerangka Analytical Exposition Text secara mandiri berdasarkan hasil diskusi kelompok.

b. Refleksi

Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.

  • What did you learn from today’s writing activity?
  • What was difficult when you made your writing outline?

C. Kegiatan Penutup (10 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan a. Guru memberikan penguatan
  1. Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan, mulai dari memilih topik, hingga menyusun kerangka Analytical Exposition Text.

  2. Guru menegaskan bahwa kerangka yang telah disusun akan menjadi dasar untuk mengembangkan Analytical Exposition Text dengan struktur thesis, arguments, dan reiteration.

b. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran hari ini.

c. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan mengembangkan kerangka menjadi Analytical Exposition Text sepanjang 250 kata, melakukan revisi, dan memublikasikan karya melalui media yang sesuai.

d. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6

Pertemuan Ke-5
Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting)

Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)

A. Kegiatan Awal: (10 menit)

Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
  2. Guru mengondisikan murid untuk siap mengikuti pembelajaran.
  3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka.
  4. Guru memberikan ice breaking singkat atau kegiatan untuk memusatkan konsentrasi murid.
  5. Apersepsi

Guru mengulas kegiatan pada pertemuan sebelumnya dengan mengajukan pertanyaan:

What did you do in the previous meeting?
What parts did you include in your writing outline?

Guru menghubungkan kegiatan sebelumnya dengan pembelajaran hari ini:

Last meeting, you made an outline for your Analytical Exposition Text. Today, you will develop your outline into a complete text.

6. Pertanyaan Pemantik

Guru mengajukan pertanyaan untuk mendorong murid memikirkan cara mengembangkan kerangka menjadi tulisan yang utuh:

  • How can you develop your ideas into a complete paragraph?
  • What information can you add to support each argument?
  • How can you make your arguments clear and convincing?

Beberapa murid menyampaikan jawaban berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka.

7. Penyampaian Tujuan Pembelajaran

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa pada pertemuan ini murid akan mengembangkan kerangka yang telah dibuat menjadi Analytical Exposition Text sepanjang 250 kata dengan struktur thesis, arguments, dan reiteration, serta menggunakan Simple Present Tense dan Thinking Verbs secara tepat. Murid juga akan merevisi tulisan dan menyiapkan hasilnya untuk dipresentasikan melalui media yang sesuai.

B. Kegiatan Inti (105 menit)

Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
a. Lanjutan Kegiatan Pertemuan Sebelumnya

1. Murid mengembangkan kerangka tulisan yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya menjadi Analytical Exposition Text sepanjang ±250 kata dengan menggunakan Simple Present Tense, Thinking Verbs, dan sequencing connectives secara tepat.

2. Murid bertukar hasil tulisan dengan teman dalam kelompok untuk memberikan masukan terkait dengan:

-kelengkapan struktur teks: thesis, arguments, dan reiteration;

-keterkaitan antara pendapat dan argumen;

-penggunaan Simple Present Tense;

-penggunaan Thinking Verbs;

-dan penggunaan sequencing connectives.

3. Murid mendiskusikan masukan yang diperoleh dan memperbaiki tulisan masing-masing.

4. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik selama proses penulisan dan revisi.

5. Murid menyiapkan tulisan yang telah diperbaiki dalam bentuk poster, digital poster, atau artikel pendek untuk dipublikasikan.

6. Murid mempresentasikan hasil tulisannya dengan memublikasikan karya melalui mading sekolah/kelas, website sekolah, atau media sosial mereka, sesuai dengan media yang ditentukan.

7. Guru memberikan apresiasi terhadap karya murid dan memberikan penguatan terhadap tulisan yang sudah baik serta koreksi terhadap bagian yang masih perlu diperbaiki.

8. Guru menilai Analytical Exposition Text yang telah direvisi dan dipublikasikan berdasarkan kriteria penilaian yang meliputi kelengkapan struktur thesis, arguments, dan reiteration, keterkaitan antara pendapat dan argumen, penggunaan Simple Present Tense, Thinking Verbs, dan Sequencing Connectives, serta ketepatan dan kejelasan isi tulisan.

b. Refleksi

Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.

  • What did you learn from developing your outline into an Analytical Exposition Text?
  • Which part of writing the text activity was difficult for you?
  • What did you improve in your use of Simple Present Tense, Thinking Verbs, and sequencing connectives?
  • How do you feel about presenting your ideas through your written work?
C. Kegiatan Penutup (10 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan a. Penguatan
  1. Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan, mulai dari mengembangkan kerangka menjadi Analytical Exposition Text, memberikan dan menerima masukan, melakukan revisi, hingga menyiapkan karya untuk dipresentasikan.

  2. Guru menegaskan bahwa Analytical Exposition Text disusun dengan struktur thesis, arguments, dan reiteration, serta menggunakan Simple Present Tense, Thinking Verbs, dan sequencing connectives.

b. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha, kreativitas, dan partisipasi mereka dalam menyelesaikan dan mempresentasikan karya.

c. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya mereka akan belajar Listening-Speaking dengan materi Hortatory Exposition Text.

d. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Asesmen Pembelajaran
Asesmen Awal/Formatif
(assessment as learning): Asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid.

Asesmen untuk mengetahui kesiapan dan pengetahuan awal murid sebelum menulis Analytical Exposition Text. Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman murid tentang struktur dan language features Analytical Exposition Text, serta pengetahuan dan pendapat awal murid tentang isu lingkungan di sekolah.

Asesmen Proses/Formatif
(assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran.

Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan penyusunan dan pengembangan tulisan. Guru mengamati murid ketika memilih topik, mengidentifikasi struktur dan language features pada contoh teks, berdiskusi dalam kelompok, menyusun kerangka, mengembangkan kerangka menjadi teks, bertukar tulisan, serta melakukan revisi. Guru memberikan bimbingan, apresiasi, dan umpan balik terhadap proses dan hasil kerja murid.

Asesmen Akhir/Sumatif
(assessment of learning)
Asesmen untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran pada akhir rangkaian kegiatan.

Murid menghasilkan Analytical Exposition Text sepanjang ±250 kata berdasarkan topik lingkungan sekolah yang dipilih, dengan struktur thesis, arguments, dan reiteration, serta menggunakan Simple Present Tense, Thinking Verbs, dan Sequencing Connectives secara tepat. Setelah melakukan revisi, murid memublikasikan karya melalui media yang sesuai. Guru menilai teks akhir murid berdasarkan kelengkapan struktur, keterkaitan antara pendapat dan argumen, penggunaan unsur kebahasaan, serta ketepatan dan kejelasan isi tulisan.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-6
Ulangan, Remedial dan Pengayaan
MAN 1 Bandar Lampung, Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *