Perencanaan Pembelajaran Digital Terintegrasi Mata Pelajaran Bahasa Inggris MAN 1 Bandar Lampung

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Chapter I : Hortatory Exposition Text
I Spesifikasi
Nama Penyusun Arina Khuzaniar Rosadyyah, S.Pd
Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah
Nama Madrasah MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
Fase/Kelas/Semester F/XII/1
Topik Pembelajaran Hortatory Exposition Text
Alokasi Waktu 6 × 2 JP = 12 JP (1 JP = 45 menit)
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional)
  • Apa yang kamu pahami tentang teks yang bertujuan meyakinkan pembaca agar melakukan/tidak melakukan sesuatu?
  • Pernahkah kamu memberikan saran atau nasihat kepada teman?
  • Apa perbedaan opinion, argument, suggestion, dan advice?
  • Identifikasi kata yang menunjukkan penilaian atau perasaan dalam teks argumentatif.
  • Apa fungsi because, therefore, however, first, then, dan finally?
  • Apa yang kamu ketahui tentang active dan passive voice?
2 Dimensi Profil Lulusan
  • Keimanan dan ketakwaan: menggunakan kemampuan berbahasa untuk menyampaikan kebaikan, kejujuran, dan tanggung jawab.
  • Penalaran kritis: mengevaluasi klaim, alasan, bukti, dan konsekuensi.
  • Kreativitas: menyusun argumen dan rekomendasi secara efektif.
  • Kolaborasi: berdiskusi, memberi umpan balik, dan bekerja dalam kelompok.
  • Kemandirian: melakukan riset sederhana, menyusun, merevisi, dan mempresentasikan teks.
  • Komunikasi: menyampaikan argumentasi, saran, dan nasihat secara santun dan meyakinkan.
3 Topik Panca Cinta
  • Cinta Allah dan Rasul-Nya
  • Cinta Ilmu
  • Cinta Lingkungan
  • Cinta Diri dan Sesama Manusia
  • Cinta Tanah Air
4 Materi Integrasi KBC
  • Hortatory exposition sebagai sarana mendorong perubahan positif.
  • Evaluative/emotive words digunakan secara bertanggung jawab, bukan untuk menyerang pribadi.
  • Suggestions dan advice dilatih dengan empati dan kesantunan.
  • Isu pembelajaran: lingkungan, pendidikan, kesehatan, literasi digital, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 Pembelajaran mengacu pada Capaian Pembelajaran Bahasa Inggris Tingkat Lanjut Fase F. Peserta didik mengembangkan kemampuan memahami, mengevaluasi, menghasilkan, dan mempresentasikan teks lisan, tulis, visual, dan multimodal yang kompleks dengan memperhatikan tujuan, audiens, struktur teks, pilihan bahasa, dan konteks.
2 Tujuan Pembelajaran
  • Menjelaskan pengertian, tujuan komunikatif, karakteristik, dan konteks hortatory exposition.
  • Mengidentifikasi thesis, arguments, dan recommendation.
  • Membedakan hortatory exposition dan analytical exposition.
  • Mengidentifikasi claim, reason, evidence, consequence, dan recommendation.
  • Menggunakan evaluative words secara tepat dan bertanggung jawab.
  • Menggunakan emotive words secara persuasif tanpa bahasa menyerang/manipulatif.
  • Menggunakan temporal connectives untuk urutan gagasan.
  • Menggunakan causal connectives untuk hubungan sebab-akibat.
  • Menggunakan mental process verbs secara tepat.
  • Mengidentifikasi dan menggunakan passive voice.
  • Menyampaikan suggestions dan advice sesuai tingkat kesantunan.
  • Menganalisis kekuatan/kelemahan argumen berdasarkan relevansi, logika, dan bukti.
  • Menyusun hortatory exposition 300–400 kata.
  • Menyunting teks berdasarkan organisasi, tata bahasa, konektor, dan pilihan kata.
  • Mempresentasikan argumen dan rekomendasi secara santun dan percaya diri.
  • Merefleksikan penggunaan bahasa untuk mendorong tindakan positif.
3 Kerangka Pembelajaran
  1. Praktik Pedagogis: Genre-Based Approach, LOK-R, inquiry, collaborative learning, explicit grammar, discussion, presentation, peer review, project-based learning.
  2. Kemitraan Pembelajaran: Guru sebagai fasilitator; siswa aktif; peer feedback; kerja kelompok; isu nyata di madrasah/masyarakat.
  3. Lingkungan Pembelajaran: Kelas dialogis, aman menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, menolak serangan pribadi.
  4. Pemanfaatan Digital: Kamus digital, LMS, dokumen kolaboratif, presentasi, sumber daring kredibel, alat pengecekan bahasa secara kritis.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1

Introduction to Hortatory Exposition Text & Diagnostic Assessment

Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1) Guru memberi salam, mengajak murid berdoa, memeriksa kehadiran, dan memastikan kesiapan belajar.

2) Guru melakukan apersepsi melalui pertanyaan/aktivitas singkat yang berkaitan dengan materi sebelumnya dan topik hari ini.

3) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, aktivitas utama, dan hasil belajar yang diharapkan.

4) Guru menyampaikan penguatan nilai KBC/Panca Cinta yang akan dikembangkan pada pertemuan tersebut.

B. Kegiatan Inti (65 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Guru menampilkan dua pernyataan: “Plastic waste should be reduced at school” dan “Plastic waste is a serious problem.”
  2. Murid membaca/menyimak contoh teks pendek dan mengidentifikasi siapa penulisnya, isu yang dibahas, pendapat penulis, dan tindakan yang diharapkan.
  3. Murid menjawab pertanyaan 5W+1H sederhana untuk menemukan informasi utama.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Guru menjelaskan pengertian hortatory exposition sebagai teks yang bertujuan meyakinkan pembaca agar melakukan atau menghindari suatu tindakan.
  2. Guru menjelaskan social function, audience, context, serta perbedaan umum antara opinion dan argument.
  3. Guru memperkenalkan struktur Thesis – Arguments – Recommendation.
  4. Guru menjelaskan bahwa recommendation menjadi ciri penting karena teks mengarah pada tindakan.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  1. Guru membagi murid dalam kelompok kecil dan memberikan teks model.
  2. Murid menandai bagian thesis, arguments, dan recommendation dengan simbol berbeda.
  3. Murid mendiskusikan alasan mengapa sebuah kalimat termasuk thesis, argument, atau recommendation.
  4. Setiap kelompok membuat peta sederhana: ISSUE → POSITION → REASONS → RECOMMENDATION.
  5. Kelompok menyampaikan hasil dan kelompok lain memberikan satu pertanyaan klarifikasi.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  1. Murid menjawab: What did I already know? What is new for me? What do I still need to learn?
  2. Murid menuliskan satu isu di sekolah/lingkungan yang menurut mereka membutuhkan recommendation.
  3. Guru menekankan nilai Cinta Ilmu dan Cinta Diri dan Sesama: menyampaikan pendapat dengan alasan dan menghargai pendapat orang lain.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan 1) Guru bersama murid menyimpulkan konsep, strategi, dan kosakata penting.

2) Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, partisipasi, kolaborasi, kemandirian, dan sikap saling menghargai.

3) Guru menyampaikan tindak lanjut: latihan, revisi, persiapan materi berikutnya, atau remedial/pengayaan.

4) Guru mengajak murid melakukan doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Guru menggunakan pertanyaan apersepsi, self-check, dan refleksi untuk mengetahui kesiapan serta kesadaran belajar murid.
Asesmen Proses Guru mengamati murid ketika membaca, menjawab pertanyaan, mengerjakan worksheet, berdiskusi, melakukan role play, menulis, merevisi, dan mempresentasikan. Guru memberikan apresiasi, corrective feedback, dan penguatan.
Asesmen Akhir Asesmen awal melalui pertanyaan diagnostik, identifikasi struktur teks, dan pengamatan kemampuan menyampaikan pendapat.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-2
Generic Structure: Thesis, Arguments, Recommendation
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1). Guru memberi salam, mengajak murid berdoa, memeriksa kehadiran, dan memastikan kesiapan belajar.

2) Guru melakukan apersepsi melalui pertanyaan/aktivitas singkat yang berkaitan dengan materi sebelumnya dan topik hari ini.

3) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, aktivitas utama, dan hasil belajar yang diharapkan.

4) Guru menyampaikan penguatan nilai KBC/Panca Cinta yang akan dikembangkan pada pertemuan tersebut.

B. Kegiatan Inti (65 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Murid membaca teks model kedua secara individual.
  2. Murid menggarisbawahi kalimat yang memperkenalkan isu, alasan pendukung, dan rekomendasi.
  3. Murid menuliskan satu kalimat yang dianggap sebagai thesis dan menjelaskan alasannya.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Guru memodelkan cara menemukan thesis dengan pertanyaan: What is the issue? What does the writer believe?
  2. Guru menjelaskan fungsi arguments sebagai alasan yang memperkuat posisi penulis.
  3. Guru menjelaskan recommendation sebagai tindakan yang disarankan pada akhir teks.
  4. Guru membandingkan hortatory exposition dan analytical exposition secara singkat.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  1. Kelompok menerima paragraf yang diacak.
  2. Murid menyusun paragraf menjadi urutan thesis → argument 1 → argument 2 → recommendation.
  3. Murid memberi nomor pada alasan berdasarkan kekuatan/relevansi, lalu mendiskusikan pilihan tersebut.
  4. Kelompok membuat graphic organizer struktur teks.
  5. Perwakilan kelompok menjelaskan urutan dan alasan pemilihannya.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  1. Murid menjawab: Why should a recommendation be connected to the arguments?
  2. Murid menuliskan satu kesalahan struktur yang perlu dihindari saat menulis.
  3. Guru menguatkan Cinta Ilmu melalui ketelitian membaca struktur dan Cinta Sesama melalui penghargaan terhadap ide teman.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan 1) Guru bersama murid menyimpulkan konsep, strategi, dan kosakata penting.

2) Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, partisipasi, kolaborasi, kemandirian, dan sikap saling menghargai.

3) Guru menyampaikan tindak lanjut: latihan, revisi, persiapan materi berikutnya, atau remedial/pengayaan.

4) Guru mengajak murid melakukan doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Guru menggunakan pertanyaan apersepsi, self-check, dan refleksi untuk mengetahui kesiapan serta kesadaran belajar murid.
Asesmen Proses Guru mengamati murid ketika membaca, menjawab pertanyaan, mengerjakan worksheet, berdiskusi, melakukan role play, menulis, merevisi, dan mempresentasikan. Guru memberikan apresiasi, corrective feedback, dan penguatan.
Asesmen Akhir Worksheet struktur, hasil sequencing paragraph, graphic organizer, dan observasi kolaborasi.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-3
Claims, Reasons, Evidence, Consequences and Counterarguments
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1) Guru memberi salam, mengajak murid berdoa, memeriksa kehadiran, dan memastikan kesiapan belajar.

2) Guru melakukan apersepsi melalui pertanyaan/aktivitas singkat yang berkaitan dengan materi sebelumnya dan topik hari ini.

3) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, aktivitas utama, dan hasil belajar yang diharapkan.

4) Guru menyampaikan penguatan nilai KBC/Panca Cinta yang akan dikembangkan pada pertemuan tersebut.

B. Kegiatan Inti (65 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Murid membaca satu teks tentang school waste dan menandai claim, reason, example/evidence, dan consequence.
  2. Murid membedakan pernyataan yang berupa claim dengan informasi yang berfungsi sebagai support.
  3. Murid menjawab pertanyaan: Which argument is supported better? Why?
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Guru menjelaskan claim sebagai pernyataan yang ingin diyakinkan kepada pembaca.
  2. Guru menjelaskan reason sebagai alasan, evidence/example sebagai dukungan, dan consequence sebagai dampak.
  3. Guru memperkenalkan counterargument sebagai pandangan alternatif yang perlu ditanggapi secara santun.
  4. Guru memodelkan argument chain: CLAIM → REASON → EVIDENCE/EXAMPLE → CONSEQUENCE → RECOMMENDATION.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  1. Kelompok membuat argument map dari teks.
  2. Murid melengkapi bagian yang kosong pada argument chain.
  3. Setiap kelompok menambahkan satu counterargument yang masuk akal.
  4. Murid menyusun respons terhadap counterargument menggunakan bahasa santun.
  5. Kelompok mempresentasikan argument map dan menerima pertanyaan dari kelompok lain.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  1. Murid menulis: A strong argument needs … because …
  2. Murid menjawab apakah pendapat tanpa alasan dapat disebut argument.
  3. Guru menekankan penalaran kritis dan kejujuran dalam menggunakan bukti.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan 1) Guru bersama murid menyimpulkan konsep, strategi, dan kosakata penting.

2) Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, partisipasi, kolaborasi, kemandirian, dan sikap saling menghargai.

3) Guru menyampaikan tindak lanjut: latihan, revisi, persiapan materi berikutnya, atau remedial/pengayaan.

4) Guru mengajak murid melakukan doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Guru menggunakan pertanyaan apersepsi, self-check, dan refleksi untuk mengetahui kesiapan serta kesadaran belajar murid.
Asesmen Proses Guru mengamati murid ketika membaca, menjawab pertanyaan, mengerjakan worksheet, berdiskusi, melakukan role play, menulis, merevisi, dan mempresentasikan. Guru memberikan apresiasi, corrective feedback, dan penguatan.
Asesmen Akhir Argument map, counterargument response, presentasi kelompok, dan pertanyaan lisan.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-4
Evaluative Words
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1) Guru memberi salam, mengajak murid berdoa, memeriksa kehadiran, dan memastikan kesiapan belajar.

2) Guru melakukan apersepsi melalui pertanyaan/aktivitas singkat yang berkaitan dengan materi sebelumnya dan topik hari ini.

3) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, aktivitas utama, dan hasil belajar yang diharapkan.

4) Guru menyampaikan penguatan nilai KBC/Panca Cinta yang akan dikembangkan pada pertemuan tersebut.

B. Kegiatan Inti (65 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Murid membaca daftar kata: good, useful, beneficial, harmful, effective, serious, valuable, irresponsible, risky.
  2. Murid menemukan evaluative words dalam teks dan menghubungkannya dengan objek yang dinilai.
  3. Murid mengelompokkan kata menjadi positive evaluation dan negative evaluation.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Guru menjelaskan evaluative words sebagai kata yang menunjukkan judgment atau assessment.
  2. Guru membahas perbedaan kekuatan makna, misalnya useful – valuable – highly beneficial.
  3. Guru menjelaskan bahwa evaluasi sebaiknya didukung alasan agar tidak menjadi label kosong.
  4. Guru memodelkan perubahan kalimat dari “Plastic is bad” menjadi evaluasi yang lebih spesifik dan beralasan.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan)
  1. Murid bekerja berpasangan mengubah kata evaluatif yang terlalu umum menjadi lebih tepat.
  2. Kelompok membuat vocabulary scale dari weak evaluation ke strong evaluation.
  3. Murid menulis lima kalimat evaluatif tentang isu sekolah.
  4. Pasangan memeriksa apakah evaluasi sesuai dengan alasan yang diberikan.
  5. Beberapa pasangan membacakan hasil dan kelas memberikan umpan balik.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  1. Murid menuliskan tiga evaluative words baru.
  2. Murid menjawab: How can evaluative words make an argument stronger?
  3. Guru mengaitkan penggunaan bahasa yang bertanggung jawab dengan Cinta Diri dan Sesama.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan 1). Guru bersama murid menyimpulkan konsep, strategi, dan kosakata penting.

2) Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, partisipasi, kolaborasi, kemandirian, dan sikap saling menghargai.

3) Guru menyampaikan tindak lanjut: latihan, revisi, persiapan materi berikutnya, atau remedial/pengayaan.

4) Guru mengajak murid melakukan doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Guru menggunakan pertanyaan apersepsi, self-check, dan refleksi untuk mengetahui kesiapan serta kesadaran belajar murid.
Asesmen Proses Guru mengamati murid ketika membaca, menjawab pertanyaan, mengerjakan worksheet, berdiskusi, melakukan role play, menulis, merevisi, dan mempresentasikan. Guru memberikan apresiasi, corrective feedback, dan penguatan.
Asesmen Akhir Vocabulary worksheet, five evaluative sentences, peer feedback, dan exit ticket.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-5
Emotive Words and Responsible Persuasive Language
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan 1) Guru memberi salam, mengajak murid berdoa, memeriksa kehadiran, dan memastikan kesiapan belajar.

2) Guru melakukan apersepsi melalui pertanyaan/aktivitas singkat yang berkaitan dengan materi sebelumnya dan topik hari ini.

3) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, aktivitas utama, dan hasil belajar yang diharapkan.

4) Guru menyampaikan penguatan nilai KBC/Panca Cinta yang akan dikembangkan pada pertemuan tersebut.

B. Kegiatan Inti (65 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Murid membaca dua versi kalimat: versi netral dan versi emotif.
  2. Murid mengidentifikasi kata yang menimbulkan rasa concern, hope, urgency, empathy, atau fear.
  3. Murid mendiskusikan perubahan respons pembaca setelah kata emotif ditambahkan.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  1. Guru menjelaskan emotive words sebagai kata yang dapat membangkitkan respons emosional.
  2. Guru membedakan emotive words dari evaluative words.
  3. Guru memberi contoh kata: alarming, heartbreaking, inspiring, vulnerable, urgent, hopeful, concerning.
  4. Guru menjelaskan bahwa bahasa emotif tidak boleh digunakan untuk menyesatkan, mempermalukan, atau menyerang.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  1. Kelompok membandingkan beberapa headline/kalimat persuasif.
  2. Murid menandai kata yang terlalu emosional dan menggantinya dengan bahasa yang tetap kuat tetapi santun.
  3. Murid menulis satu paragraf pendek dengan minimal tiga evaluative/emotive words.
  4. Kelompok melakukan peer review berdasarkan relevance, tone, dan responsibility.
  5. Kelompok menyampaikan satu revisi yang dianggap paling penting.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  1. Murid menjawab: When does emotional language help communication? When can it become misleading?
  2. Murid menuliskan satu prinsip yang akan digunakan saat memilih kata persuasif.
  3. Guru menegaskan nilai Cinta Sesama: persuasi tidak boleh menghilangkan empati.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan 1) Guru bersama murid menyimpulkan konsep, strategi, dan kosakata penting.

2) Guru memberikan apresiasi terhadap usaha, partisipasi, kolaborasi, kemandirian, dan sikap saling menghargai.

3) Guru menyampaikan tindak lanjut: latihan, revisi, persiapan materi berikutnya, atau remedial/pengayaan.

4) Guru mengajak murid melakukan doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
  • Guru menggunakan pertanyaan apersepsi, self-check, dan refleksi untuk mengetahui kesiapan serta kesadaran belajar murid.
Asesmen Proses
  • Guru mengamati murid ketika membaca, menjawab pertanyaan, mengerjakan worksheet, berdiskusi, melakukan role play, menulis, merevisi, dan mempresentasikan. Guru memberikan apresiasi, corrective feedback, dan penguatan.
Asesmen Akhir
  • Analysis worksheet, revised paragraph, peer-review checklist.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-6
Ulangan, Remedial dan Pengayaan
Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *