Perencanaan Pembelajaran Digital Terintegrasi Mata Pelajaran Sosiologi MAN 1 Bandar Lampung

Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Sosiologi
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Sosiologi
Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial
I Spesifikasi
Nama Penyusun  Fatkhurohmah, S.Pd.
Satuan Pendidikan  Madrasah Aliyah
Nama Madrasah  MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran  Sosiologi
Fase/Kelas/Semester  E/X/Ganjil
Topik Pembelajaran  Individu, Kelompok, dan Hubungan Sosial
Alokasi Waktu  4 Pertemuan (8 JP @ 45 Menit)
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) Memberikan pertanyaan pemantik dan diagnostic assessment singkat (kuesioner emosi & kuis minat/pengetahuan awal) pada kegiatan awal pertemuan 1 untuk mengetahui kesiapan belajar, gaya belajar, serta pengetahuan awal murid tentang identitas diri dan interaksi sosial.
2 Dimensi Profil Lulusan
  1. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME
  2. Penalaran Kritis
  3. Kreativitas
  4. Kolaborasi
  5. Kemandirian
  6. Komunikasi
3 Topik Panca Cinta
  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya
  2. Cinta Ilmu
  3. Cinta Diri dan Sesama Manusia
4 Materi Integrasi KBC
  1. Nilai Cinta Diri dan Sesama Manusia: Mengenal keunikan potret diri sebagai anugerah Allah SWT, menghargai perbedaan identitas antarmanusia, mengembangkan empati dan tenggang rasa dalam interaksi sosial.
  2. Nilai Cinta Allah dan Rasul-Nya: Meneladani akhlakul karimah Rasulullah SAW dalam berinteraksi, bersosialisasi secara santun (muamalah hasanah), serta menjauhi perilaku perundungan (bullying) dan prasangka buruk.
  3. Nilai Cinta Ilmu: Menumbuhkan rasa ingin tahu yang tinggi dalam memahami dinamika sosial masyarakat melalui studi kritis dan ilmiah.
III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 Peserta didik mampu memahami fungsi sosiologi sebagai ilmu yang mengkaji masyarakat; memahami identitas diri, proses pembentukan diri melalui sosialisasi, serta dinamika interaksi sosial; dan mampu melakukan penelitian sosial sederhana untuk menyelesaikan masalah sosial di lingkungan sekitar.
2 Tujuan Pembelajaran
  1. Pertemuan 1 (Identitas Diri): Peserta didik mampu mengidentifikasi serta menganalisis hakikat identitas diri (fisik, sosial, dan psikologis) sebagai wujud rasa syukur atas ciptaan Allah SWT dan saling menghargai keberagaman.
  2. Pertemuan 2 (Proses Pembentukan Diri): Peserta didik mampu menjelaskan tahapan sosialisasi dan peran agen sosialisasi (keluarga, sekolah, teman sebaya, media) dalam pembentukan karakter dan jati diri yang berakhlak mulia.
  3. Pertemuan 3 (Interaksi Sosial): Peserta didik mampu menganalisis syarat, bentuk (asosiatif & disosiatif), dan faktor pendorong interaksi sosial serta menerapkannya dalam membangun komunikasi bermakna dan penuh kasih sayang.
  4. Pertemuan 4 (Asesmen): Peserta didik mampu mengevaluasi pemahamannya tentang identitas diri, sosialisasi, dan interaksi sosial melalui proyek unjuk kerja kreatif serta asesmen sumatif terintegrasi.
3 Kerangka Pembelajaran Praktik Pedagogis
  • Model Pembelajaran: LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
  • Metode Pembelajaran: Tanya-jawab, brainstorming, diskusi kelompok, roleplay (simulasi), presentasi, penugasan proyek, dan penilaian mandiri/sejawat

Kemitraan Pembelajaran

  • Kolaborasi antarpeserta didik dalam diskusi heterogen dan presentasi silang.
  • Kolaborasi dengan Guru Bimbingan Konseling (BK) untuk penguatan pemahaman pemetaan potensi dan karakter diri peserta didik.

Lingkungan Pembelajaran

  • Ruang Fisik: Kelas inklusif yang aman, nyaman, tertata ramah kelompok, dan saling memuliakan antarpeserta didik.
  • Ruang Virtual: Platform Google Classroom/Madrasah Digital, Kahoot/Quizizz, Canva, dan media visual/audiovisual dari YouTube.
  • Budaya Belajar: Budaya kasih sayang, menghargai pendapat (no-blame culture), keterbukaan, kolaborasi aktif, serta keberanian menyampaikan ide.

Pemanfaatan Digital (Opsional)

  • Slide Presentasi Canva/PPT interaktif.
  • Video pembelajaran YouTube tentang identitas dan dinamika sosial.
  • Platform kuis interaktif (Quizizz / Google Forms).
  • Proyektor LCD dan Laptop.
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1
Identitas Diri
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  1. Guru membuka pembelajaran dengan salam ramah dan mengajak peserta didik berdoa dipimpin oleh ketua kelas (Cinta Allah & Rasul-Nya).
  2. Guru memastikan kerapian kelas, menciptakan suasana hangat dan saling memuliakan.
  3. Guru memeriksa kehadiran murid dan memberikan kalimat penguatan/apresiasi positif.
  4. Guru memandu permainan mini “Tebak Siapa Aku” (mengenal potensi dan keunikan teman sekelas secara menyenangkan).
  5. Guru memberikan Apersepsi & Pertanyaan Pemantik:
    “Mengapa setiap manusia diciptakan unik dan memiliki identitas yang berbeda-beda?”
    “Bagaimana keunikan diri kita bisa menjadi sarana untuk bersyukur dan menebar kasih sayang?”
  6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kaitan materi dengan nilai Cinta Diri dan Sesama Manusia.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)

Guru meminta murid untuk membaca Modul mengenai Hakikat Identitas Diri (Identitas Personal dan Identitas Sosial) yang sudah dibagikan.

b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menampilkan tayangan visual/video singkat tentang ragam identitas individu di masyarakat. Guru memantik diskusi tentang pentingnya menerima kelebihan dan kekurangan diri sendiri (Self-Love) sebagai bentuk cinta kepada Sang Pencipta.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan

Guru membagi murid ke

Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya memelihara identitas positif dan menghargai keberagaman.

Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas keaktifan dan kerja samanya.

Guru menyampaikan informasi kegiatan minggu depan (Proses Pembentukan Diri / Sosialisasi).

Berdoa syukur atas ilmu yang didapat dan diakhiri dengan salam penutup.

nteraksi dengan orang lain.

d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran

Setiap murid menuliskan satu kalimat refleksi pada sticky note: “Satu hal yang aku syukuri dari diriku dan satu hal yang paling aku hargai dari temanku hari ini.”

Perwakilan murid membacakan hasil refleksinya di depan kelas.

C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  1. Guru memberikan penguatan materi tentang pentingnya memelihara identitas positif dan menghargai keberagaman.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas keaktifan dan kerja samanya.
  3. Guru menyampaikan informasi kegiatan minggu depan (Proses Pembentukan Diri / Sosialisasi).
  4. Berdoa syukur atas ilmu yang didapat dan diakhiri dengan salam penutup.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan pemantik terkait dengan identitas diri.
Asesmen Proses Analisis proses diskusi dan tanya jawab dalam pembelajaran.
Asesmen Akhir Soal uraian terkait identitas diri individu.
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-2
PROSES PEMBENTUKAN DIRI / SOSIALISASI
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  1. Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengondisikan kelas.
  2. Ice Breaking: Kuis singkat emosi emosional “Roda Perasaan” untuk menyelaraskan kesadaran diri (mindfulness).
  3. Apersepsi: Mengaitkan materi Pertemuan 1 (Identitas Diri) dengan Pembentukan Diri.
  4. Pertanyaan Pemantik:
    “Siapa orang/lembaga yang paling berpengaruh dalam membentuk kepribadianmu hingga hari ini?”
    “Bagaimana ajaran kasih sayang di keluarga membentuk cara pandangmu terhadap dunia?”
  5. Penyampaian tujuan pembelajaran dan penilaian.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru meminta murid membaca materi tentang Jenis Sosialisasi (Primer & Sekunder) serta Agen Sosialisasi (Keluarga, Sekolah, Peer Group, Media Massa).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menyajikan studi kasus singkat tentang pengaruh media sosial terhadap pembentukan karakter remaja modern.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan

Muridbekerja dalam kelompok diskusi berdasarkan agen sosialisasi yang dipilih (Kelompok Keluarga, Kelompok Sekolah, Kelompok Teman Sebaya, Kelompok Media).

Setiap kelompok menganalisis peran positif dan tantangan dari agen tersebut, serta merumuskan aksi nyata bagaimana menyerap nilai-nilai cinta dan kebaikan dari lingkungan tersebut.

Kelompok menyajikan hasil analisis berupa bagan alur pembentukan diri atau poster infografis sederhana

d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Murid merefleksikan peran orang tua dan guru dalam pembentukan dirinya, lalu merancang kalimat apresiasi/terima kasih yang akan disampaikan kepada orang tua/wali di rumah.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  1. Guru memberikan penguatan kunci: Pembentukan diri yang berkarakter diikat oleh rasa Cinta Allah dan Cinta Ilmu.
  2. Memberikan penghargaan (applause bersama) untuk performa kelompok.
  3. Menjelaskan rencana topik berikutnya: Interaksi Sosial.
  4. Doa penutup dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan pemantik terkait dengan Sosialisasi.
Asesmen Proses Analisis proses diskusi dan tanya jawab dalam pembelajaran.
Asesmen Akhir Soal uraian terkait Sosialisasi.
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-3
INTERAKSI SOSIAL
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  1. Salam penuh kehangatan, doa bersama, dan presensi.
  2. Ice Breaking: GAMES “Cermin Cinta” (Peserta didik berpasangan dan menirukan gerakan positif rekannya secara bergantian untuk membangun empati dan kontak sosial).
  3. Apersepsi & Pertanyaan Pemantik:
    “Apakah manusia bisa hidup tanpa berkomunikasi dengan orang lain?”
    “Bagaimana ajaran Islam (Rasulullah SAW) mengajarkan kita untuk menjaga hubungan antarmanusia (Hablum minannas)?”
  4. Penyampaian tujuan pembelajaran.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Murid membaca Teks mengenai Syarat Interaksi Sosial (Kontak Sosial & Komunikasi) serta Bentuk Interaksi (Asosiatif: Kerja sama, Akomodasi, Akulturasi; Disosiatif: Konflik, Persaingan).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menampilkan potongan video pendek yang menunjukkan interaksi gotong royong masyarakat (Asosiatif) dan contoh perselisihan antarremaja (Disosiatif).
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan

Murid mempraktikkan simulasi Roleplay singkat tentang penyelesaian konflik/perselisihan di sekolah secara damai dengan mengedepankan komunikasi bermakna dan kasih sayang.

Kelompok lain mengamati dan mencatat syarat serta faktor interaksi (imitasi, sugesti, identifikasi, empati, simpati) yang muncul dalam simulasi.

d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Murid menjawab pertanyaan reflektif: “Apakah cara berkomunikasiku selama ini sudah mengedepankan rasa cinta dan menghargai perasaan sesama?”
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan Rangkuman bersama guru dan murid mengenai pentingnya membangun interaksi sosial asosiatif.

Guru mengapresiasi keberanian peserta didik dalam simulasi roleplay.

Menjelaskan persiapan Pertemuan 4: Asesmen Sumatif & Pameran Karya Proyek.

Guru menutup kelas.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan pemantik terkait dengan interaksi sosial.
Asesmen Proses Analisis proses diskusi dan tanya jawab dalam pembelajaran.
Asesmen Akhir Soal uraian terkait interaksi sosial.
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-4
ASESMEN PEMBELAJARAN
Kegiatan Awal

Salam, doa pembuka, dan afirmasi positif “Aku Siap, Aku Mampu, Aku Berdaya”.

Guru memeriksa kehadiran.

Pengondisian Asesmen: Guru menciptakan suasana tenang, nyaman, bebas dari rasa takut, serta menanamkan kejujuran sebagai bentuk Cinta Allah dan Diri Sendiri.

Penyampaian alur kegiatan asesmen.

Kegiatan Inti Asesmen Tertulis/Digital (30 Menit): Murid  mengerjakan Tes Sumatif Terintegrasi KBC (pilihan ganda beralasan & uraian berbasis studi kasus) secara mandiri.
Kegiatan Penutup

Guru memberikan umpan balik konstruktif dan penguatan atas proses belajar 4 pertemuan.

Apresiasi Utama: Guru memberikan Sertifikat Apresiasi / Bintang Kebaikan kepada seluruh kelas atas usaha, kerja sama, dan kejujuran mereka.

Doa syukur atas kelancaran seluruh proses pembelajaran dan ditutup dengan doa kafaratul majlis serta salam.

Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *