| I |
Spesifikasi |
|
| Nama Penyusun |
Arina Khuzaniar Rosadyyah, S.Pd |
| Satuan Pendidikan |
Madrasah Aliyah |
| Nama Madrasah |
MAN 1 Bandar Lampung |
| Mata Pelajaran |
Bahasa Inggris Tingkat Lanjut |
| Fase/Kelas/Semester |
F / XI / 2 |
| Topik Pembelajaran |
Analytical Exposition Text |
| Alokasi Waktu |
6 kali pertemuan × 2 JP = 12 JP (1 JP = 45 menit) |
| II |
Identifikasi |
|
| 1 |
Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) |
DPL 1 Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME
Murid membangun sikap jujur, bertanggung jawab, santun, dan beretika dalam menyampaikan pendapat serta menggunakan bahasa untuk kebaikan.
DPL 3 Penalaran Kritis
Murid menganalisis tesis, arguments, evidence, hubungan sebab-akibat, penggunaan bahasa evaluatif, modalitas, dan kesimpulan dalam analytical exposition.
DPL 4 Kreativitas
Murid mengembangkan gagasan, memilih isu yang relevan, menyusun argumen, dan menghasilkan teks/presentasi yang menarik.
DPL 5 Kolaborasi
Murid bekerja dalam kelompok, berdiskusi, melakukan peer review, memberi dan menerima umpan balik, serta mempresentasikan hasil.
DPL 6 Kemandirian
Murid melakukan riset sederhana, menyusun kerangka, memperbaiki draf, dan menyelesaikan tugas menulis secara bertahap.
DPL 8 Komunikasi
Murid menyimak, membaca, berbicara, menulis, menyampaikan pendapat, menanggapi pendapat orang lain, dan melakukan presentasi secara santun. |
|
|
|
| 3 |
Topik Panca Cinta |
- Cinta Allah dan Rasul-Nya: menggunakan bahasa secara jujur, santun, bertanggung jawab, dan membawa kemaslahatan.
- Cinta Ilmu: menelaah struktur analytical exposition dan unsur kebahasaan secara teliti serta menggunakan alasan/evidence secara bertanggung jawab.
- Cinta Lingkungan: mengangkat isu kepedulian lingkungan, kebersihan, konservasi, dan keberlanjutan sebagai pilihan topik argumentasi.
- Cinta Diri dan Sesama Manusia: melatih empati, menghargai perbedaan pendapat, komunikasi santun, dan menghindari serangan pribadi.
- Cinta Tanah Air: mengembangkan topik yang berkaitan dengan budaya, pendidikan, lingkungan, literasi, dan kehidupan masyarakat Indonesia.
|
|
Materi Integrasi KBC |
Nilai KBC diintegrasikan melalui tema kindness, honesty, responsibility, environmental care, respect, fairness, gratitude, dan social responsibility. Expressing Opinions digunakan untuk membangun keberanian berkomunikasi sekaligus kesantunan; evaluative and emotive words digunakan secara bertanggung jawab agar tidak merendahkan pihak lain; penggunaan reasons, evidence, modal verbs, dan passive voice diarahkan pada penyampaian gagasan yang logis dan etis. |
| III |
Desain Pembelajaran |
|
| 1 |
Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 |
Menyimak–Berbicara: memahami informasi, gagasan, dan sudut pandang dari teks lisan/multimodal serta menggunakan Bahasa Inggris untuk berkomunikasi sesuai konteks.
Membaca–Memirsa: memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan menginterpretasi informasi tersurat maupun tersirat dari berbagai teks, termasuk teks argumentatif/eksposisi.
Menulis–Mempresentasikan: mengomunikasikan gagasan, pendapat, dan argumen secara tertulis atau multimodal dengan struktur dan unsur kebahasaan yang tepat serta mempresentasikannya secara efektif dan sesuai konteks. |
| 2 |
Tujuan Pembelajaran |
- Murid mampu mengidentifikasi fungsi sosial, tujuan komunikatif, struktur generik, dan karakteristik analytical exposition text.
- Murid mampu membedakan thesis, arguments, supporting reasons/evidence, dan reiteration.
- Murid mampu menemukan main idea, supporting details, claims, reasons, evidence, inference, dan writer’s position.
- Murid mampu menggunakan mental process verbs secara tepat untuk menunjukkan proses berpikir, keyakinan, sikap, dan penilaian.
- Murid mampu menggunakan evaluative and emotive words secara tepat, santun, dan bertanggung jawab.
- Murid mampu menggunakan enumeration and causal conjunctions untuk mengurutkan serta menghubungkan argumen secara logis.
- Murid mampu menggunakan modal verbs untuk menunjukkan degree of certainty, obligation, recommendation, dan possibility.
- Murid mampu mengenali dan menggunakan passive voice ketika fokus informasi diarahkan pada tindakan, proses, atau objek.
- Murid mampu menggunakan expressions of opinion, agreement, disagreement, clarification, dan respectful response.
- Murid mampu menulis analytical exposition sekitar 350–500 kata dengan thesis, arguments, dan reiteration yang koheren.
- Murid mampu mempresentasikan pendapat dan argumen secara lisan dengan pronunciation, fluency, intonation, evidence, dan sikap komunikasi yang santun.
- Murid mampu mengintegrasikan nilai KBC dalam pemilihan isu, alasan, bahasa, dan cara menyampaikan pendapat.
|
| 3 |
Kerangka Pembelajaran |
- Praktik Pedagogis: Model LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi), dengan metode tanya jawab, brainstorming, diskusi, membaca kritis, menyimak, latihan terbimbing, analisis teks, language noticing, sentence transformation, role play, peer review, penugasan, presentasi, dan refleksi.
- Kemitraan Pembelajaran: kolaborasi antarpeserta didik; pemanfaatan perpustakaan/sumber bacaan; bila memungkinkan kolaborasi dengan guru Bahasa Indonesia untuk membandingkan struktur argumentasi; dan pemanfaatan sumber digital yang relevan.
- Lingkungan Pembelajaran: kelas inklusif yang aman, nyaman, komunikatif, kolaboratif, dan saling memuliakan; ruang kelas dapat diatur untuk individu, pasangan, dan kelompok; perbedaan pendapat diperlakukan sebagai kesempatan belajar.
- Pemanfaatan Digital: LCD/laptop, artikel/video pendek, kamus digital, dokumen kolaboratif, word processor, media presentasi digital, dan sumber informasi daring yang telah dipilih guru.
|
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
| IV |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R) |
Pertemuan Ke-1
Getting to Know Analytical Exposition(purpose, issue, thesis, arguments, reiteration; fact vs opinion) |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (15 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
2. Guru mengkondisikan murid untuk siap belajar, memeriksa kehadiran, dan mengapresiasi kehadiran mereka.
3. Ice breaker “Opinion Line”: memilih agree/disagree pada pernyataan ringan dengan tetap menghormati teman.
4. Apersepsi: membedakan fact dan opinion dari dua pernyataan tentang lingkungan sekolah.
5. Diagnostik: menulis 3–4 kalimat tentang satu masalah sekolah dan satu pendapat.
6. Menyampaikan tujuan, alur LOK-R, dan adab berdiskusi. |
| B. Kegiatan Inti (65 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru membagikan contoh teks berjudul “Students Should Develop Responsible Digital Literacy.”
- Murid membaca teks secara mandiri dan mencatat kosakata yang belum dipahami.
- Guru meminta Murid menandai bagian yang menunjukkan issue/topic, thesis, arguments, supporting details/evidence, dan reiteration.
- Murid membaca kembali teks dan memberikan tanda pada setiap bagian.
- Guru membacakan beberapa bagian teks sebagai model pronunciation dan intonation.
- Murid mengikuti pembacaan dan memperbaiki pengucapan kata-kata yang dianggap sulit.
- Guru memberikan pertanyaan pemahaman:
- What is the topic of the text?
- What is the writer’s opinion?
- What reasons does the writer give?
- How does the writer conclude the text?
- Murid menjawab pertanyaan berdasarkan informasi dalam teks dan menunjukkan kalimat yang menjadi bukti jawabannya.
- Guru menegaskan bahwa jawaban harus berdasarkan bukti tekstual.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan pengertian dan fungsi sosial Analytical Exposition Text.
- Murid menyimak dan mencatat informasi penting.
- Guru menjelaskan struktur:
- Thesis
- Arguments
- Reiteration
- Murid mengidentifikasi ketiga bagian tersebut dalam teks.
- Guru menjelaskan hubungan claim – reason – evidence/explanation.
- Guru memberikan contoh:
- Claim: Students should read books regularly.
- Reason: Reading improves students’ knowledge.
- Explanation: Students can learn new information and vocabulary from books.
- Reiteration: Therefore, students should develop a regular reading habit.
- Murid menganalisis contoh tersebut dan menjelaskan fungsi setiap kalimat.
- Guru memberikan beberapa kalimat tambahan dan meminta Murid menentukan apakah kalimat tersebut merupakan thesis, argument, atau reiteration.
- Murid memberikan jawaban dan alasan.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan |
- Guru membagi Murid ke dalam kelompok yang terdiri atas 4–5 orang.
- Guru membagikan potongan paragraf Analytical Exposition Text yang diacak.
- Murid membaca seluruh potongan paragraf, mendiskusikan hubungan antarparagraf, kemudian menyusunnya menjadi teks yang utuh.
- Setiap kelompok memberi label Thesis, Argument 1, Argument 2, dan Reiteration.
- Guru berkeliling dan memberikan pertanyaan pengarah apabila kelompok mengalami kesulitan.
- Murid menuliskan alasan atas susunan yang mereka pilih.
- Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil.
- Kelompok lain memberikan tanggapan menggunakan ungkapan santun, seperti I agree with your arrangement because… atau I have a different opinion because…
- Guru memberikan penguatan dan mengoreksi kesalahan konsep.
|
| d |
Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran |
- Guru meminta murid menjawab:
- What did you learn today?
- What is the purpose of an analytical exposition text?
- What is the difference between thesis and reiteration?
- Murid menuliskan jawaban secara singkat.
- Guru memberikan penguatan berdasarkan hasil refleksi.
|
| C. Kegiatan Penutup (10 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini.
- Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi, usaha, kolaborasi, dan sikap saling menghargai.
- Guru menyampaikan kegiatan/tindak lanjut pertemuan berikutnya.
- Guru mengajak murid membaca doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Guru menggunakan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik untuk mengetahui kesiapan serta pengetahuan awal murid. |
| Asesmen Proses |
Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Diagnostik melalui pertanyaan; formatif melalui story map dan diskusi. Guru juga mengamati keterlibatan, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan penerapan nilai KBC. |
| Asesmen Akhir |
Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning): Bukti belajar berupa produk/tugas pada pertemuan ini digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai materi. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
Pertemuan Ke-2
Mental Process Verbs, Evaluative and Emotive Words |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
- Guru mengecek kehadiran dan kesiapan murid.
- Guru melakukan review dengan menanyakan struktur Analytical Exposition Text.
- Murid menyebutkan thesis, arguments, dan reiteration.
- Guru menampilkan beberapa pernyataan:
- I think reading is important.
- I believe students need more reading time.
- I feel worried about students’ reading habits.
- Murid mengidentifikasi kata yang menunjukkan proses berpikir atau perasaan.
- Guru mengarahkan murid pada materi Mental Process Verbs dan Evaluative and Emotive Words.
|
| B. Kegiatan Inti (65 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru memberikan teks Analytical Exposition berjudul “Students Should Reduce Single-Use Plastic.”
- Murid membaca teks secara individual.
- Guru meminta Murid menggarisbawahi mental process verbs, seperti:
think, believe, know, understand, realize, consider, feel, value.
- Murid memberi kotak pada kata-kata yang menunjukkan evaluasi atau emosi, seperti:
important, harmful, beneficial, dangerous, responsible, worrying, valuable.
- Guru meminta Murid mencari minimal lima contoh dari teks.
- Murid mencatat kata tersebut beserta kalimat lengkapnya.
- Guru mengajak Murid membandingkan makna beberapa kata berdasarkan konteks.
- Murid menjelaskan bagaimana kata tersebut membantu penulis memperkuat argumentasi.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan bahwa mental process verbs digunakan untuk menunjukkan proses berpikir, mengetahui, memahami, mempertimbangkan, atau merasakan sesuatu.
- Guru memberikan pola:
- I think…
- I believe…
- We understand that…
- Many people realize that…
- Students should consider…
- Murid membuat contoh kalimat berdasarkan pola tersebut.
- Guru menjelaskan evaluative words sebagai kata yang memberikan penilaian terhadap seseorang, benda, tindakan, atau keadaan.
- Guru menjelaskan emotive words sebagai kata yang membangkitkan atau menunjukkan perasaan.
- Murid mengelompokkan kata menjadi positive evaluation, negative evaluation, positive emotion, dan negative emotion.
- Guru memberikan latihan substitusi, misalnya mengubah:
Plastic pollution is bad.
menjadi
Plastic pollution is harmful and alarming.
- Murid memperbaiki kalimat agar lebih akademik dan persuasif.
- Guru menekankan bahwa evaluative language harus digunakan untuk menilai ide atau masalah, bukan menyerang pribadi.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan |
- Guru membagi Murid ke dalam kelompok.
- Setiap kelompok menerima kartu berisi mental process verbs, evaluative words, emotive words, dan beberapa kalimat.
- Murid mencocokkan kata dengan kategori dan kalimat yang tepat.
- Murid kemudian menyusun lima kalimat argumentatif menggunakan kata yang diperoleh.
- Guru meminta setiap kelompok membuat satu paragraf pendek tentang pengurangan sampah plastik.
- Paragraf harus memuat minimal:
- 2 mental process verbs;
- 3 evaluative/emotive words;
- 1 opinion.
- Kelompok menempelkan hasil pekerjaan.
- Murid melakukan gallery walk.
- Murid memberikan satu komentar positif dan satu saran terhadap karya kelompok lain.
- Guru memberikan umpan balik terhadap penggunaan kosakata dan kekuatan argumentasi.
|
| d |
Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran |
- Guru meminta murid menyelesaikan kalimat:
- Today I learned that…
- One mental process verb I can use is…
- One evaluative word I can use is…
- Murid menuliskan refleksi.
- Guru memberikan penguatan.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini.
- Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi, usaha, kolaborasi, dan sikap saling menghargai.
- Guru menyampaikan kegiatan/tindak lanjut pertemuan berikutnya.
- Guru mengajak murid membaca doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Guru menggunakan pertanyaan apersepsi dan contoh kalimat, seperti “I think reading is important” dan “I feel worried about students’ reading habits”, untuk mengetahui pemahaman awal murid tentang ungkapan pikiran, keyakinan, perasaan, dan penilaian dalam teks argumentatif. |
| Asesmen Proses |
Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Diagnostik melalui pertanyaan dan identifikasi kata dalam teks; formatif melalui kegiatan menemukan dan mengelompokkan mental process verbs, evaluative words, dan emotive words, membuat kalimat, menyusun paragraf argumentatif, diskusi kelompok, serta gallery walk. Guru mengamati ketepatan penggunaan kosakata, keterlibatan, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, sikap saling menghargai, dan penerapan nilai KBC.
|
| Asesmen Akhir |
Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning): Bukti belajar berupa paragraf argumentatif yang memuat minimal mental process verbs dan evaluative/emotive words digunakan untuk mengukur kemampuan murid menerapkan unsur kebahasaan tersebut dalam penyampaian pendapat secara tepat dan santun.
|
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
Pertemuan Ke-3
Enumeration and Causal Conjunctions |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
- Guru mengulas materi sebelumnya melalui pertanyaan:
“What words can help us express thoughts, beliefs, and evaluations?”
- Murid menyebutkan mental process verbs dan evaluative words.
- Guru menampilkan dua paragraf: satu tanpa conjunction dan satu dengan conjunction.
- Murid membandingkan kedua paragraf.
- Guru bertanya: “Which paragraph is easier to follow? Why?”
- Murid menyampaikan pendapat.
- Guru menghubungkan jawaban dengan fungsi conjunction dalam mengorganisasi argumen.
|
| B. Kegiatan Inti (65 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru memberikan teks Analytical Exposition mengenai “Why Students Should Develop Reading Habits.”
- Murid membaca teks.
- Guru meminta Murid menandai kata:
- firstly
- secondly
- moreover
- furthermore
- in addition
- finally
- because
- since
- therefore
- thus
- consequently
- as a result
- Murid mengelompokkan kata tersebut menjadi enumeration conjunctions dan causal conjunctions.
- Guru meminta murid menentukan hubungan antargagasan pada setiap contoh.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan fungsi enumeration conjunctions untuk menyusun argumen secara berurutan.
- Murid mencatat dan mengamati contoh:
Firstly…, Secondly…, Moreover…, Finally…
- Guru menjelaskan causal conjunctions untuk menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
- Murid mengamati contoh:
because, since, therefore, consequently, as a result.
- Guru memberikan dua kalimat terpisah dan meminta Murid menggabungkannya.
- Murid melakukan latihan:
- Students read regularly. They improve their vocabulary.
- Plastic waste increases. It harms the environment.
- Guru membahas jawaban bersama.
- Murid memperbaiki struktur kalimat apabila terdapat kesalahan.
- Guru menjelaskan bahwa conjunction harus digunakan sesuai hubungan logis antargagasan.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan |
- Guru membagi Murid menjadi beberapa kelompok.
- Setiap kelompok mendapatkan satu isu, misalnya:
- school reading habits;
- reducing plastic waste;
- school gardens;
- responsible use of technology;
- school uniforms.
- Murid membuat Argument Ladder yang berisi thesis dan tiga argumen.
- Setiap argumen harus menggunakan enumeration conjunction.
- Minimal satu hubungan sebab-akibat harus menggunakan causal conjunction.
- Murid juga diwajibkan menggunakan minimal satu mental process verb dan dua evaluative words.
- Guru memonitor proses penyusunan argument.
- Murid menyusun argumen secara berurutan dan memastikan hubungan logisnya.
- Setiap kelompok menyampaikan argumennya selama sekitar satu menit.
- Kelompok lain memberikan pertanyaan atau tanggapan.
- Guru memberikan koreksi terhadap penggunaan conjunction dan organisasi gagasan.
|
| d |
Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran |
- Guru meminta murid menuliskan:
- two enumeration conjunctions;
- two causal conjunctions;
- one sentence using each.
- Murid mengumpulkan hasil refleksi.
- Guru memberikan penguatan.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini.
- Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi, usaha, kolaborasi, dan sikap saling menghargai.
- Guru menyampaikan kegiatan/tindak lanjut pertemuan berikutnya.
- Guru mengajak murid membaca doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Guru menggunakan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik untuk mengetahui kesiapan serta pengetahuan awal murid. |
| Asesmen Proses |
Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Language Hunt worksheet dan presentasi kelompok. Guru juga mengamati keterlibatan, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan penerapan nilai KBC. |
| Asesmen Akhir |
Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning): Bukti belajar berupa produk/tugas pada pertemuan ini digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai materi. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
Pertemuan Ke-4
Modal Verbs and Passive Voice |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
- Guru menampilkan dua kalimat:
- Students should reduce plastic waste.
- Plastic waste should be reduced.
- Murid membandingkan kedua kalimat.
- Guru bertanya tentang perbedaan fokus kedua kalimat.
- Murid menyampaikan pendapat.
- Guru memperkenalkan materi Modal Verbs and Passive Voice.
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru memberikan teks mengenai environmental responsibility at school.
- Murid membaca teks secara mandiri.
- Guru meminta Murid menggarisbawahi modal verbs.
- Murid menandai should, must, can, could, may, dan might.
- Murid kemudian memberi lingkaran pada kalimat passive voice.
- Guru meminta Murid menentukan fungsi masing-masing modal.
- Murid mendiskusikan apakah modal menunjukkan advice, obligation, possibility, atau ability.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan pola modal:
Subject + modal + base verb.
- Murid membuat beberapa contoh.
- Guru menjelaskan:
- should → advice/recommendation;
- must → strong obligation;
- can → ability/possibility;
- may/might → possibility.
- Guru menjelaskan passive voice:
Subject + be + past participle (V3).
- Guru memberikan contoh:
- Students clean the classroom.
- The classroom is cleaned by students.
- Guru memperkenalkan modal passive:
Subject + modal + be + V3.
- Murid mengubah kalimat aktif menjadi pasif.
- Guru memberikan beberapa kalimat dengan kesalahan.
- Murid melakukan error analysis dan menjelaskan kesalahannya.
- Guru memberikan penguatan.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan |
- Guru membagi Murid menjadi kelompok.
- Setiap kelompok membuat “A More Caring School” Policy Poster.
- Poster harus berisi:
- minimal 2 kalimat menggunakan should;
- 1 kalimat menggunakan must;
- 1 kalimat menggunakan can;
- minimal 2 passive voice;
- minimal 1 alasan untuk setiap kebijakan.
- Murid mendiskusikan kebijakan yang realistis untuk sekolah.
- Guru berkeliling memberikan bimbingan.
- Murid menyusun poster dan memeriksa penggunaan grammar.
- Setiap kelompok mempresentasikan poster.
- Kelompok lain mengajukan pertanyaan.
- Guru memberikan umpan balik terhadap isi, grammar, dan kelayakan argumen.
- Murid memperbaiki kalimat berdasarkan umpan balik.
|
| d |
Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran |
- Guru meminta Murid menyelesaikan:
- Students should…
- Schools must…
- … should be improved.
- Murid menuliskan contoh kalimat.
- Guru memberikan koreksi singkat.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama Murid menyimpulkan penggunaan modal verbs dan passive voice.
- Murid menyampaikan kembali pola modal passive.
- Guru memberikan latihan individu.
- Guru menyampaikan materi berikutnya, yaitu Expressing Opinions dan Writing Workshop.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Guru menggunakan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik untuk mengetahui kesiapan serta pengetahuan awal murid. |
| Asesmen Proses |
Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Latihan simple past dan observasi ketepatan grammar. Guru juga mengamati keterlibatan, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan penerapan nilai KBC. |
| Asesmen Akhir |
Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning): Bukti belajar berupa produk/tugas pada pertemuan ini digunakan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai materi. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
Pertemuan Ke-5
Expressing Opinions and Analytical Exposition Writing |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
- Guru menampilkan pernyataan:
“Schools should start later in the morning.”
- Murid memilih Agree, Disagree, atau Unsure.
- Guru meminta Murid menyampaikan pendapat secara santun.
- Murid menggunakan ungkapan:
- In my opinion…
- I believe…
- I agree because…
- I see your point, but…
- I respectfully disagree because…
- Guru menjelaskan bahwa perbedaan pendapat harus disampaikan dengan alasan dan bahasa yang menghargai orang lain.
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru membagikan dialog mengenai perbedaan pendapat tentang school uniforms.
- Murid membaca dialog secara berpasangan.
- Guru meminta Murid menandai:
- expression of opinion;
- agreement;
- disagreement;
- clarification;
- reason.
- Murid mengidentifikasi setiap ungkapan.
- Beberapa pasangan mempraktikkan dialog.
- Guru memberikan koreksi pronunciation dan intonation.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan ungkapan:
- In my opinion…
- I believe that…
- From my perspective…
- I agree with you because…
- I see your point, but…
- I respectfully disagree because…
- Could you clarify your point?
- Murid menirukan dan mempraktikkan ungkapan.
- Guru memberikan beberapa topik sederhana.
- Murid menyampaikan pendapat dan satu alasan.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan |
-
- Guru menjelaskan bahwa Murid akan mulai menyusun Analytical Exposition Text sebagai persiapan proyek akhir.
- Guru membagikan Writing Planner dengan bagian:
- Topic/Issue;
- Thesis;
- Argument 1;
- Evidence/Explanation;
- Argument 2;
- Evidence/Explanation;
- Argument 3;
- Evidence/Explanation;
- Reiteration.
- Murid memilih salah satu isu yang relevan dengan kehidupan mereka.
- Murid menyusun thesis yang menunjukkan posisi atau pendapat secara jelas.
- Murid menyusun minimal tiga argumen.
- Setiap argumen harus dilengkapi alasan atau contoh pendukung.
- Guru meminta Murid memasukkan unsur kebahasaan yang telah dipelajari:
- mental process verbs;
- evaluative/emotive words;
- enumeration conjunctions;
- causal conjunctions;
- modal verbs;
- passive voice.
- Guru berkeliling melakukan mini writing conference dengan Murid.
- Murid menunjukkan draft kepada guru dan menerima masukan.
- Setelah mendapatkan masukan, Murid memperbaiki draft.
- Murid bertukar draft dengan teman.
- Teman memberikan umpan balik menggunakan Peer Review Checklist yang mencakup:
- Is the thesis clear?
- Are the arguments relevant?
- Is there sufficient explanation/evidence?
- Are conjunctions used appropriately?
- Are modal verbs and passive voice used correctly?
- Is the language respectful and persuasive?
- Murid memperbaiki tulisan berdasarkan hasil peer review.
|
| d |
Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran |
- Guru meminta murid menjawab:
- What is the strongest part of my argument?
- What part needs improvement?
- What language feature do I still need to practice?
- Murid menuliskan refleksi.
- Guru memberikan arahan untuk penyelesaian final draft.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini.
- Guru memberikan apresiasi terhadap partisipasi, usaha, kolaborasi, dan sikap saling menghargai.
- Guru menyampaikan kegiatan/tindak lanjut pertemuan berikutnya.
- Guru mengajak murid membaca doa syukur dan menutup pembelajaran dengan salam.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Guru menggunakan pernyataan pemantik, seperti “Schools should start later in the morning”, untuk mengetahui kemampuan awal murid dalam menyatakan pendapat, menyetujui atau menolak pendapat, memberikan alasan, dan menyampaikan ketidaksetujuan secara santun |
| Asesmen Proses |
Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Diagnostik melalui praktik expressing opinion; formatif melalui analisis dialog, praktik opinion, agreement, disagreement, dan clarification, penyusunan Writing Planner, pengembangan thesis dan tiga argumen, writing workshop, mini writing conference, serta peer review. Guru mengamati kemampuan menalar, menulis, berkomunikasi, bekerja sama, menerima feedback, kemandirian, dan penerapan nilai KBC. |
| Asesmen Akhir |
Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning): Bukti belajar berupa draft Analytical Exposition Text yang terdiri atas thesis, arguments, dan reiteration digunakan untuk mengukur kemampuan murid mengembangkan pendapat menjadi tulisan argumentatif yang terstruktur dengan menggunakan unsur kebahasaan yang telah dipelajari. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
Pertemuan Ke-6
Ulangan, Remedial dan Pengayaan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang |
| |