Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
MAN 1 Bandar Lampung
Daftar Isi
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6
| Perencanaan Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta Mata Pelajaran Bahasa Indonesia TL BAB 1 : Argumentasi |
|||||||||||||||||||||||||||||
| I | Spesifikasi | ||||||||||||||||||||||||||||
| Nama Penyusun | Agnes Afrilia | ||||||||||||||||||||||||||||
| Satuan Pendidikan | Madrasah Aliyah | ||||||||||||||||||||||||||||
| Nama Madrasah | MAN 1 Bandar Lampung | ||||||||||||||||||||||||||||
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia TL | ||||||||||||||||||||||||||||
| Fase/Kelas/Semester | F/XI/Ganjil | ||||||||||||||||||||||||||||
| Topik Pembelajaran | Eksplanasi | ||||||||||||||||||||||||||||
| Alokasi Waktu | 8 Pertemuan (24 JP 3×45 Menit) | ||||||||||||||||||||||||||||
| II | Identifikasi | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1 | Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) | Guru dapat memberikan pemantik berupa pernyataan atau pertanyaan yang memotivasi. Misalnya, “Orang-orang ternama selalu menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan”. Hal itu akan menjadi pemantik agar peserta didik mau belajar menulis teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| 2 | Dimensi Profil Lulusan | Pilih DPL yang ingin dicapai melalui proses pembelajaran dari 8 DPL yang tersedia!
|
|||||||||||||||||||||||||||
| 3 | Topik Panca Cinta | Pilih topik KBC dari PANCA CINTA, yang sesuai dengan materi pembelajaran!
|
|||||||||||||||||||||||||||
| 4 | Materi Integrasi KBC | Cinta pada Ilmu : Intinya, cinta pada ilmu adalah kunci untuk memahami, menghargai, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Dengan mencintai ilmu, peserta didik tidak hanya menjadi individu yang gigih belajar, tetapi juga mampu berpikir kritis, menganalisis gagasan-gagasan pendiri bangsa, dan berani mengkomunikasikan pemahaman mereka. Pada akhirnya, cinta pada ilmu mendorong mereka untuk aktif mencari solusi terhadap masalah sosial dan mengajak orang lain mengaktualisasikan Pancasila demi menjaga persatuan bangsa.
Cinta pada Lingkungan: Murid merumuskan solusi bertanggung jawab untuk mengatasi masalah lingkungan, menunjukkan bahwa keadilan sosial juga berlaku bagi alam. Cinta pada Tanah Air: Murid tidak hanya menghargai perjuangan para pendiri bangsa, tetapi juga menyadari bahwa Pancasila adalah pondasi utama untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman. Memahami dan mengamalkan Pancasila adalah wujud nyata dari tanggung jawab dan cinta mereka terhadap Indonesia. Cinta pada Diri Sendiri dan Sesama: Murid belajar bahwa perbedaan pendapat bukanlah penghalang, melainkan dapat disatukan melalui toleransi dan musyawarah. Semangat ini mendorong mereka untuk berkolaborasi dan bergotong royong demi mengatasi isu-isu yang mengancam persatuan, sekaligus menunjukkan tanggung jawab sosial dalam menjaga nilai-nilai Pancasila. |
|||||||||||||||||||||||||||
| III | Desain Pembelajaran | ||||||||||||||||||||||||||||
| 1 | Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 | Pada akhir fase F, Murid memiliki kemampuan berbahasa untuk berkomunikasi dan bernalar sesuai dengan tujuan, konteks sosial, akademis, dan dunia kerja. Murid mampu memahami, mengolah, menginterpretasi, dan mengevaluasi informasi dari berbagai tipe teks tentang topik yang beragam. Murid mampu menyintesis gagasan dan pendapat dari berbagai sumber. Murid mampu berpartisipasi aktif dalam diskusi dan debat. Murid mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan pendapat dan mempresentasikan serta menanggapi informasi nonfiksi dan fiksi secara kritis dan etis.
Capaian Pembelajaran setiap elemen mata pelajaran Bahasa Indonesia adalah sebagai berikut. Menyimak : Murid mampu mengevaluasi dan mengkreasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari menyimak berbagai tipe teks dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara. Membaca dan Memirsa : Murid mampu mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari berbagai tipe teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Murid mampu menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan simpati, peduli, empati dan/atau pendapat pro/kontra dari teks visual dan audiovisual secara kreatif. Murid mampu menggunakan sumber lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan isi teks. Berbicara dan Mempersentasikan : Murid mampu mengolah dan menyajikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk tujuan pengajuan usul, perumusan masalah, dan solusi dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara secara logis, runtut, kritis, dan kreatif. Murid mampu mengkreasi ungkapan sesuai dengan norma kesopanan dalam berkomunikasi. Murid mampu berkontribusi lebih aktif dalam diskusi dengan mempersiapkan materi diskusi, melaksanakan tugas dan fungsi dalam diskusi. Murid mampu mengungkapkan kepedulian secara kreatif dalam bentuk teks fiksi dan nonfiksi multimodal. Menulis : Murid mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif dalam bentuk teks informasional dan/atau fiksi. Murid mampu menulis teks eksposisi hasil penelitian dan teks fungsional dunia kerja. Murid mampu mengalihwahanakan satu teks ke teks lainnya. Murid mampu menerbitkan hasil tulisan di media cetak, elektronik, dan/atau digital. |
|||||||||||||||||||||||||||
| 2 | Tujuan Pembelajaran | Peserta didik dapat menulis gagasan dalam bentuk teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| 3 | Kerangka Pembelajaran | a. Praktik Pedagogis
1) Model Pembelajaran: Pembelajaran Berbasis Teks (Text-Based Approach) dan Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning). Pendekatan: Deep Learning (Mindful Learning, Meaningful Learning, Joyful Learning) Mindful Learning: Murid belajar untuk fokus dan saksama dalam membaca serta menganalisis detail teks hikayat (bahasa, alur, karakter). Mereka juga diajak untuk merenungkan makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya secara mendalam, bukan hanya permukaan cerita. Meaningful Learning: Pembelajaran menjadi bermakna karena Murid menghubungkan nilai-nilai universal dalam hikayat dengan pengalaman dan tantangan hidup mereka saat ini. Mereka melihat relevansi cerita klasik dengan pembentukan karakter dan pemahaman budaya, sehingga pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis tetapi juga aplikatif. Joyful Learning: Pembelajaran dirancang menyenangkan melalui kegiatan membaca cerita yang menarik, diskusi interaktif, proyek kreatif (menulis ulang atau mendramatisasi hikayat), serta kesempatan untuk berbagi dan mengapresiasi karya teman. Guru dapat menggunakan media audio visual yang menarik untuk memicu minat.
2) Metode: tanya-jawab, brain storming,diskusi, presentasi, penugasan, Diskusi kelompok, tanya jawab, analisis teks, membaca nyaring, bermain peran (opsional), penulisan kreatif, dan presentasi. Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi: Diferensiasi Konten: Menyediakan beragam contoh teks hikayat (dengan tingkat kesulitan bahasa dan alur yang bervariasi); menyediakan rangkuman atau sinopsis hikayat untuk Murid dengan kebutuhan khusus; menyediakan video adaptasi hikayat atau ilustrasi visual. Diferensiasi Proses: Mengatur kelompok berdasarkan minat atau gaya belajar; menyediakan panduan analisis yang berbeda levelnya (misalnya, lembar kerja terstruktur atau pertanyaan terbuka); memberikan pilihan cara menganalisis nilai (misalnya, membuat peta konsep, tabel perbandingan, atau esai singkat). Diferensiasi Produk: Memberikan kebebasan memilih bentuk alih wahana (cerita pendek, naskah drama radio, komik adaptasi, atau presentasi visual); memungkinkan Murid menyajikan analisis nilai dalam berbagai format (lisan, tulisan, visual). |
|||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||||||||||||||
| IV | Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R) | ||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1 MODUL AJARBAB 2 : MENGONSTRUKSI TEKS EKSPLANASI BERTEMA BERAGAM FENOMENA ALAM SUB BAB 1 : MENYIMAK TEKS EKSPLANASI |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Kegiatan Inti (90 Menit)
|
|||||||||||||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
|
|||||||||||||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
Berdiskusi mengenai Teks Eksplanasi, dilakukan untuk membangun rasa kerjasama sekaligus berfikir kritis | |||||||||||||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Kegiatan 1: Menganalisis teks eksplanasi yang disimak
1) Informasi apa yang kalian dapatkan dari teks tersebut? 2) Dengan cara apa narator menutup teksnya? 3) Bagaimana kesimpulan teks tersebut?
Kegiatan 2: Mengevaluasi gagasan dalam teks eksplanasi yang disimak
|
|||||||||||||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | Menjawab soa-soal yang diberikan! | ||||||||||||||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Awal |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Proses | Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan pemahamanmu terhadap teks!
Fenomena alam apa yang dijelaskan penulis pada teks tersebut? Bagaimana fenomena ini dapat menjadi pengingat bagi kita akan kebesaran dan kekuatan alam, yang seharusnya menumbuhkan rasa cinta kita terhadap lingkungan dan keinginan untuk melestarikannya?
Apa ide pokok paragraf pertama? Jelaskan bagaimana pemahaman akan ide pokok ini dapat membantu kita untuk lebih mencintai proses pembelajaran dan memahami dunia di sekitar kita dengan lebih baik.
Bagaimana penulis menjelaskan mengenai terjadinya gempa bumi pada paragraf kedua? Berilah alasan yang mendukung jawabanmu, dan jelaskan mengapa pengetahuan ini penting untuk menumbuhkan cinta Allah dan Rasul-Nya yang mencontohkan peduli terhadap sesama, sehingga kita dapat lebih peduli dan siap membantu saat terjadi musibah.
Buatlah pemetaan isi teks dengan cara menuliskannya dalam sebuah bagan. Sambil membuat bagan, renungkanlah bagaimana setiap bagian teks saling terhubung dan membentuk satu kesatuan yang utuh, sama seperti setiap individu dalam masyarakat yang harus saling terhubung oleh rasa cinta dan kepedulian untuk menciptakan keharmonisan. |
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Akhir |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-2 MODUL AJARBAB 2 : MENGONSTRUKSI TEKS EKSPLANASI BERTEMA BERAGAM FENOMENA ALAM SUB BAB 2 : MEMBACA TEKS EKSPLANASI |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Peserta didik diajak untuk mengingat kembali kegiatan sebelumnya, yaitu kegiatan menyimak eksplanasi. Kemudian, mengaitkannya dengan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu membaca teks eksplanasi. Guru mengajak peserta didik untuk membuat perbandingan antara menyimak dan membaca. Guru, misalnya, mengatakan bahwa menyimak dan membaca merupakan dua keterampilan reseptif. Keduanya merupakan keterampilan untuk memperoleh informasi. Dalam kaitannya dengan teks eksplanasi, keterampilan reseptif ini akan sangat berguna menambah wawasan dan pengetahuan pendengar/pembaca. Betapa banyak fenomena alam atau fenomena sosial terjadi yang memerlukan penjelasan tentang proses terjadinya. | |||||||||||||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Peserta didik dapat mengevaluasi gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membaca teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
Gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membaca teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Guru dapat memberikan motivasi kepada peserta didik, misalnya dengan mengemukakan pernyataan: “Pada zaman kapan pun, membaca itu akan sangat bermanfaat. Membaca dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembacanya”. Hal itu akan menjadi pemantik agar peserta didik mau membaca teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | Membaca teks eksplanasi yang sudah disediakan | ||||||||||||||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Awal | Memberikan tugas untuk mendiskusikan teks eksplanasi mengenai gempa Cianjur. | ||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Proses | Materi Bahan Diskusi
Gambar Link youtube: GEMPA BUMI BANTUL YOGYAKARTA
Teks 1 Gempa Cianjur Senin, 21 November Cianjur dilanda gempa bumi dengan kekuatan 5,6 magnitudo. Gempa tersebut mengakibatkan banyaknya korban berjatuhan, rumah warga banyak yang hancur, dan sedikit jalanan retak hingga longsor yang memutus jalan Cipanas-Bogor. Gempa tersebut disebabkan pergerakan Sesar Cugenang. Meskipun ukuran gempanya terbilang sedang, kedalamannya yang dangkal menyebabkan goncangannya kuat. Tingkat kerusakan rumah dan bangunan masih dipelajari, tetapi kerusakan tampak ringan, sedikitnya 1.362 rumah yang rusak dan 343 di antaranya rusak berat. Tercatat sebanyak 334 orang meninggal dalam peristiwa gempa Cianjur dan sebanyak 59 korban dengan luka berat yang masih dirawat di Rumah Sakit Cianjur. Masih ada jumlah korban yang belum ditemukan sebanyak 5 orang. Hingga saat ini gempa susulan masih terus terjadi. Tercatat hingga 373 kali lebih. Masyarakat diimbau untuk tetap siaga dan tenang.
Teks 2 Gempa Bumi Gempa bumi adalah fenomena alam terjadinya goncangan akibat bergeraknya lapisan batuan yang berada di dasar permukaan bumi. Secara umum gempa bumi sering kali terjadi di wilayah sekitar pegunungan berapi. Gunung berapi tak hanya berada di daratan saja, ada pula gunung berapi yang berada di dasar laut. Tentu saja gunung berapi di dasar laut tersebut masih aktif dan berpotensi menimbulkan gempa dan tsunami. Fenomena gempa umumnya terjadi akibat bergesernya lapisan batuan di dasar permukaan bumi dan juga akibat meletusnya gunung berapi. Fenomena alam ini dapat terjadi sangat cepat dengan kekuatan yang memiliki daya hancur yang tinggi. Kerugian yang diakibatkan oleh gempa bumi tidak hanya sebatas kerugian materi saja, tetapi juga dapat memakan korban jiwa. Gempa bumi diklasifikasikan menjadi dua jenis berdasarkan sebab terjadinya, yaitu gempa vulkanik dan tektonik. Gempa tektonik adalah gempa yang diakibatkan oleh pergerakan lapisan lempengan kerak bumi. Teori “tektonik plate” menyatakan bahwa bumi tersusun atas beberapa lapisan batuan di dasarnya. Pergerakan tiap-tiap lapisan di dasar bumi mengakibatkan terjadinya saling tabrakan antara lapisan-lapisan tersebut. Lempengan lapisan bumi yang saling bertabrakan dan bergesekan inilah yang mengakibatkan gucangan. Guncangan yang diakibatkan oleh pergerakan lapisan bumi ini disebut dengan gempa tektonik. Sementara itu, gempa bumi vulkanik adalah gempa yang terjadi karena letusan gunung berapi yang masih aktif. Letusan gunung berapi ini menyebabkan guncangan yang dahsyat sehingga mengakibatkan terjadinya gempa. Gempa jenis ini intensitasnya lebih jarang terjadi dibandingkan dengan gempa tektonik. (sumber: https://ruangseni.com/ dengan pengubahan) |
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Akhir |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-3 MODUL AJARBAB 2 : MENGONSTRUKSI TEKS EKSPLANASI BERTEMA BERAGAM FENOMENA ALAM SUB BAB 3 : BERBICARA TENTANG TEKS EKSPLANASI |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Guru memberikan penjelasan bagaimana cara membaca teks eksplanasi | |||||||||||||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Guru dapat memberikan motivasi kepada peserta didik, misalnya dengan mengemukakan pernyataan: “Pada zaman kapan pun, membaca itu akan sangat bermanfaat. Membaca dapat menambah pengetahuan dan wawasan pembacanya”. Hal itu akan menjadi pemantik agar peserta didik mau membaca teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
Gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membaca teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Peserta didik dapat mengevaluasi gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membaca teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | Guru memberikan penjelasan bagaimana cara membaca teks eksplanasi
Kegiatan 1: Menganalisis teks eksplanasi yang dibaca
Kegiatan2: Mengevaluasi gagasan dan pandangan teks eksplanasi yang dibaca
|
||||||||||||||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Awal | Hujan Meteor Perseid 12-13 Agustus di Langit Indonesia, Ini Waktu dan Cara Menyaksikannya
Hujan Meteor Perseid ini dapat disaksikan secara langsung. Fenomena ini akan terlihat pada tanggal 12 sampai 13 Agustus 2021. Dikutip dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Hujan Meteor Perseid aktif sejak 17 Juli hingga 14 Agustus 2021. Sementara, Puncak Hujan Meteor Perseid akan terjadi pada tanggal 12 dan 13 Agustus 2021. Hujan meteor ini dinamai berdasarkan titik radian atau titik asal munculnya hujan meteor, yang terletak di konstelasi Perseus. Intensitas maksimum Hujan Meteor Perseid untuk Indonesia mencapai 212.400 kilometer per jam. Adapun Hujan Meteor Perseid tidak terganggu oleh bulan fase sabit awal berumur empat hari. Hal tersebut disebabkan bulan sudah terbenam sebelum tengah malam.
Latihan Setelah membaca teks tersebut, jawablah beberapa pertanyaan berikut.
Latihan Jelaskan bahwa teks tersebut termasuk teks eksplanasi karena adanya penciri, yaitu proses terjadinya sesuatu dan adanya hubungan sebabakibat di dalam proses terjadinya sesuatu itu.
Latihan
Untuk mengukur kemampuan dalam mengevaluasi akurasi teks ekpslanasi berdasarkan ciri-cirinya, peserta didik diminta membaca teks eksplanasi berjudul “Banjir”. Setelah itu, peserta didik diberi pertanyaan:
Bagi peserta didik yang dapat menjawab seluruh soal latihan dengan tepat (nomor 1 sampai 2), maka nilai yang didapat adalah sebagai berikut. NA = (ΣS/10) X 100 NA = Nilai Akhir ΣS = Jumlah perolehan skor
Keterangan rumus nilai Setiap nomor mendapatkan bobot skor paling tinggi 5. Angka ini didapat dari ketentuan berikut ini: Kriteria nilai: 5 = sangat tepat, 4 = tepat, 3 = cukup tepat, 2 = kurang tepat, 1 = tidak tepat Pertanyaan ada tiga nomor, berarti perolehan skor ideal adalah 2 X 5 = 10 |
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Proses | Peserta didik diminta untuk menjawab secara lisan mengenai kegiatan pembelajaran hari ini. Dalam hal ini guru dapat membuat pertanyaanpertanyaan refleksi untuk menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi ataupun aktivitas yang telah dilakukan. | ||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Akhir |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-4 MODUL AJARBAB 2 : MENGONSTRUKSI TEKS EKSPLANASI BERTEMA BERAGAM FENOMENA ALAM SUB BAB 4 : MENULIS TEKS EKSPLANASI |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
|
|||||||||||||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
|
|||||||||||||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
Gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membuat teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Peserta didik dapat mengevaluasi gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari membuat teks eksplanasi. | |||||||||||||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Awal | Beri tanda keterangan pada pernyataan-pernyataan berikut, apakah dapat dijadikan topik teks eksplanasi atau tidak. (Nomor 1 sudah diisi, lanjutkan nomor-nomor berikutnya!
Tabel 2.2 Identifikasi pernyataan-pernyataan yang dapat/tidak dapat dijadikan topik teks eksplanasi
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Proses | Buatlah kerangka karangan berdasarkan topik-topik berikut:
|
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Akhir | Kembangkanlah kerangka karangan berikut menjadi teks eskplanasi yang utuh!
Topik/judul: Proses terbentuknya keluarga harmonis Pernyataan umum: Keluarga harmonis merupakan keluarga yang anggotanya (suami, istri, dan anak-anak) sadar akan perannya masingmasing dan menjalankan peran-peran itu. Urutan sebab-akibat:
Interpretasi: Keluarga harmonis sangat membantu terhadap terbentuknya masyarakat yang rukun dan damai serta turut memajukan negara dan bangsa. |
||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-5 MODUL AJARBAB 2 : MENGONSTRUKSI TEKS EKSPLANASI BERTEMA BERAGAM FENOMENA ALAM SUB BAB 4 : MENULIS TEKS EKSPLANASI |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
|
|||||||||||||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
|
|||||||||||||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
Gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari mempersentasikan teks eksplanasi yang dibuatnya. | |||||||||||||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Peserta didik dapat mengevaluasi gagasan berdasarkan kaidah logika berpikir dari mempersentasikan teks eksplanasi yang dibuatnya.. | |||||||||||||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
|
||||||||||||||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Awal | Latihan 2
Untuk mengukur kemampuan dalam menulis teks eksplanasi, peserta didik diberi latihan-latihan berikut:
Setelah peserta didik menghasilkan produk berupa teks eksplanasi secara individu, guru memberikan penilaian dengan menggunakan rubrik sebagai berikut: Tabel 2.2 Rubrik penilaian menulis teks eksplanasi
Bagi peserta didik yang dapat memproduksi eksplanasi sesuai dengan rubrik tersebut, nilai yang didapat adalah sebagai berikut: NA = (ΣS/25) X 100 NA = Nilai Akhir ΣS = jumlah perolehan skor
Keterangan rumus nilai Setiap nomor mendapatkan bobot skor paling tinggi 5. Angka ini didapat dari ketentuan berikut: Kriteria nilai: 5 = sangat tepat, 4 = tepat, 3 = cukup tepat, 2 = kurang tepat, 1 = tidak tepat Pertanyaan ada tiga nomor, berarti perolehan skor ideal adalah 5 X 5 = 25 |
||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Proses | Peserta didik dapat mencari cara lain dalam menulis teks eksplanasi yang dianggapnya mudah. Misalnya, mengubah teks eksplanasi yang sudah ada dengan penyajian dalam bentuk tanya jawab. | ||||||||||||||||||||||||||||
| Asesmen Akhir | Murid diminta untuk menjawab secara lisan mengenai kegiatan pembelajaran hari ini. Dalam hal ini guru dapat membuat pertanyaan-pertanyaan refleksi untuk menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi ataupun aktivitas yang telah dilakukan. | ||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-6 Ulangan, Remedial dan Pengayaan |
|||||||||||||||||||||||||||||
| Remedial dan Pengayaan | Peserta didik dapat mencari cara lain dalam menulis teks eksplanasi yang dianggapnya mudah. Misalnya, mengubah teks eksplanasi yang sudah ada dengan penyajian dalam bentuk tanya jawab. | ||||||||||||||||||||||||||||
| Refleksi Guru dan Murid | Peserta didik diminta untuk menjawab secara lisan mengenai kegiatan pembelajaran hari ini. Dalam hal ini guru dapat membuat pertanyaanpertanyaan refleksi untuk menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi ataupun aktivitas yang telah dilakukan. | ||||||||||||||||||||||||||||
| Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang | |||||||||||||||||||||||||||||









