| I |
Spesifikasi |
|
| Nama Penyusun |
Riya Septiyana, M.Pd. |
| Satuan Pendidikan |
Madrasah Aliyah Negeri 1 Bandar Lampung |
| Nama Madrasah |
MAN 1 Bandar Lampung |
| Mata Pelajaran |
Bahasa Indonesia |
| Fase/Kelas/Semester |
E/ X/ Genap |
| Topik Pembelajaran |
Memetik Keteladanan dari Biografi Tokoh Inspiratif |
| Alokasi Waktu |
6 Pertemuan (18 JP, 3 JP x 45 menit = 135 menit per pertemuan) |
| II |
Identifikasi |
|
| 1 |
Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) |
-
Kognitif: Tes singkat (quiz/kuis interaktif) untuk mengukur pemahaman awal murid mengenai struktur teks biografi, pembedaan fakta vs. opini, dan unsur kebahasaan.
-
Non-Kognitif (KBC): Pemetaan minat, gaya belajar, serta penelusuran tokoh pahlawan/figur publik/ulama yang paling diidolakan dan diinspirasi oleh murid dalam kehidupan sehari-hari.
|
| 2 |
Dimensi Profil Lulusan |
Pilih DPL yang ingin dicapai melalui proses pembelajaran dari 8 DPL yang tersedia!
| DPL 1 |
Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME : Murid mensyukuri anugerah Tuhan Yang Maha Esa berupa kemampuan berbahasa dan akal budi. Murid berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran serta mengembangkan sikap jujur dan bertanggung jawab dalam mempelajari teks biografi. |
v |
| DPL 2 |
Kewargaan: Murid menunjukkan sikap menghargai keberagaman pendapat dan budaya dalam berdiskusi tentang teks biografi, serta berkontribusi positif dalam |
v |
| DPL 3 |
Penalaran Kritis: Murid mengembangkan kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menafsirkan informasi dalam teks biografi secara logis, membedakan fakta dari opini, serta menarik simpulan yang tepat. |
v |
| DPL 4 |
Kreativitas: Murid merancang dan menyajikan teks biografi tokoh inspiratif lokal/nasional secara kreatif (teks cetak, infografis, podcast, atau rekaman video). |
v |
| DPL 5 |
Kolaborasi: Murid bekerjasama secara aktif dan berempati dalam penyusunan draft dan proses penyuntingan teks biografi karya kelompok. |
v |
| DPL 6 |
Kemandirian: Murid mengelola tugas secara bertanggung jawab, menetapkan tujuan belajar, serta mengevaluasi kemajuan diri dalam mempelajari dan menghasilkan karya teks biografi. |
v |
| DPL 7 |
Kesehatan |
|
| DPL 8 |
Komunikasi: Murid mengembangkan keterampilan komunikasi lisan dan tulisan yang efektif dan santun dalam menyampaikan serta mempresentasikan gagasan terkait teks biografi. |
v |
|
| 3 |
Topik Panca Cinta |
Pilih topik KBC dari PANCA CINTA, yang sesuai dengan materi pembelajaran!
| TOPIK 1 |
Cinta Allah dan Rasul-Nya: Memahami bahwa kisah perjalanan hidup manusia unggul adalah cermin hikmah, kekuasaan, dan kasih sayang Allah SWT yang patut diteladani. |
v |
| TOPIK 2 |
Cinta Ilmu: Mendorong rasa ingin tahu (curiosity) murid untuk menggali rekam jejak perjuangan, pemikiran, dan keteladanan para tokoh melalui literasi biografi. |
v |
| TOPIK 3 |
Cinta Lingkungan |
|
| TOPIK 4 |
Cinta Diri dan Sesama Manusia: Meneladani empati, daya juang, kepedulian sosial, serta sikap dermawan tokoh biografi untuk diaplikasikan dalam interaksi antar sesama. |
v |
| TOPIK 5 |
Cinta Tanah Air: Menumbuhkan rasa bangga dan jiwa patriotisme melalui penelusuran sejarah serta kontribusi nyata pahlawan dan tokoh nasional. |
v |
|
| 4 |
Materi Integrasi KBC |
Pada materi teks biografi bertumpu pada transformasi karakter: murid tidak hanya mempelajari struktur dan kebahasaan teks, tetapi juga menyerap, meneladani, dan mempraktikkan nilai-nilai kebaikan tokoh dalam kehidupan sehari-hari. |
| III |
Desain Pembelajaran |
|
| 1 |
Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 |
Menyimak
Mengevaluasi gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari teks nonsastra berbentuk teks aural (teks yang dibacakan dan/atau didengarkan); dan mengevaluasi unsur intrinsik dan ekstrinsik teks sastra berbentuk teks aural.
Membaca dan Memirsa
Mengevaluasi informasi berupa gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan dari berbagai tipe teks berwujud visual dan/atau audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat; menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan (simpati, peduli, dan empati) dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual secara kreatif; mengevaluasi kualitas dan/atau kredibilitas dari berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual menggunakan sumber informasi lain; dan membandingkan isi teks.
Berbicara dan Mempresentasikan
Mempresentasikan gagasan, pandangan, arahan, dan/atau pesan berbagai tipe teks berbentuk monolog, dialog, dan/atau gelar wicara secara sistematis, kritis, dan/atau kreatif; dan mengungkapkan kepedulian dari berbagai tipe teks dan/atau teks multimodal secara kreatif.
Menulis
Menulis gagasan, pandangan, arahan, pesan, dan/atau imajinasi dalam berbagai tipe teks secara logis, kritis, dan kreatif; dan memublikasikan hasil karya di media cetak, elektronik, dan/atau digital. |
| 2 |
Tujuan Pembelajaran |
Setelah mempelajari bab ini, murid mampu menafsirkan ide pokok dan ide penjelas serta menginterpretasi isi teks rekon dan biografi, memahami tanda baca dan kata serapan, menulis teks biografi yang logis dan kreatif berdasarkan infografik dan penelitian sederhana, serta mempresentasikannya untuk memetik keteladanan tokoh inspiratif. |
| 3 |
Kerangka Pembelajaran |
a. Praktik Pedagogis
1) Model Pembelajaran: LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi). Pembelajaran berpusat pada murid melalui membaca biografi tokoh, diskusi keteladanan, penelitian sederhana, dan menulis kreatif. Guru memfasilitasi murid menafsirkan kisah tokoh dan meneladani nilai positif dalam suasana yang bermakna dan inspiratif.
2) Metode: tanya-jawab, brain storming,diskusi, presentasi, penugasan,
b. Kemitraan pembelajaran (opsional):
Pembelajaran melibatkan perpustakaan sekolah untuk menyediakan buku biografi tokoh inspiratif. Guru dapat bermitra dengan tokoh masyarakat atau alumni untuk berbagi kisah inspiratif, serta melibatkan orang tua dalam menggali kisah tokoh teladan di keluarga atau lingkungan.
2) Kolaborasi antar peserta didik melalui diskusi kelompok dan presentasi silang.
c. Lingkungan Pembelajaran
1) Ruang fisik: Pembelajaran dirancang di kelas dengan sudut baca biografi dan area presentas. Guru menciptakan suasana yang inspiratif melalui pemajangan profil tokoh teladan dan hasil tulisan biografi murid, serta budaya saling menghargai kisah keteladanan.
2) Ruang virtual: media visual dan audiovisual digunakan agar pembelajaran menjadi bermakna.
3) Budaya belajar: kolaborasi dengan adanya forum diskusi.
d. Pemanfaatan Digital (opsional): Gambar dari laman tertentu, video pembelajaran dari YouTube, LCD, laptop. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
| IV |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R) |
| Pertemuan Ke-1
Menyimak – Membaca
(Menjelaskan pengertian dan karakteristik teks biografi serta menafsirkan ide pokok dan penjelasnya) |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
1. Pembukaan & Doa: Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menyapa murid dengan hangat, dan mengajak berdoa bersama dipimpin oleh ketua kelas.
2. Pengondisian & Presensi: Guru memeriksa kerapian kelas, menciptakan suasana belajar yang kondusif, mempresensi murid, serta mengapresiasi kehadiran seluruh murid.
3. Ice Breaking: “Tebak Tokoh Inspiratif” — Guru memberikan 3 kata kunci sifat/jasa tokoh (misal: “Jepara, Emansipasi, Surat” $\rightarrow$ R.A. Kartini), murid menebak dengan antusias.
4. Apersepsi & Pemanfaatan Digital: Guru menayangkan kutipan (quote) motivasi dari tokoh inspiratif di layar proyektor dan mengaitkannya dengan pentingnya meneladani perjuangan hidup tokoh.
5. Pertanyaan Pemantik:
-
“Siapa tokoh yang paling kamu idolakan dalam hidupmu, dan nilai kebaikan apa yang paling ingin kamu tiru darinya?”
-
“Mengapa riwayat hidup seorang tokoh penting untuk kita pelajari?”
6. Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran (Murid mampu menjelaskan pengertian dan karakteristik teks biografi serta menafsirkan ide pokok dan penjelasnya), alur kegiatan LOK-R, serta mengintegrasikan pentingnya dimensi Cinta.. |
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
-
Penyajian Media: Guru menyajikan teks biografi inspiratif (misal: B.J. Habibie: Sosok Pembelajar Sepanjang Hayat) baik dalam bentuk cetak maupun tayangan digital/QR Code.
-
Membaca & Menyimak Aktif: Murid membaca dan menyimak teks biografi secara cermat dan mandiri.
-
Pencatatan Mandiri: Murid mencatat informasi penting, ide-ide yang muncul, serta menandai kalimat yang berpotensi menjadi ide pokok pada setiap paragraf.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pengarahan Materi: Guru menjelaskan pengertian, ciri/karakteristik utama, dan struktur teks biografi (orientasi, peristiwa penting/masalah, reorientasi).
-
Penjelasan Teknikal: Guru memberikan pemahaman terstruktur mengenai cara membedakan ide pokok (gagasan utama) dan ide penjelas (gagasan pendukung/fakta rinci) pada teks biografi.
-
Penguatan Nilai KBC: Guru menekankan bagaimana ide pokok dalam teks biografi selalu memuat nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan semangat Cinta Ilmu serta Cinta Tanah Air.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) 35 menit |
-
Pembentukan Kelompok: Murid dibagi ke dalam beberapa kelompok heterogen (4–5 orang).
-
Diskusi Lembar Kerja (LKPD): Murid berdiskusi kelompok untuk menganalisis teks biografi yang dibaca, meliputi:
-
Menentukan pengertian dan karakteristik teks biografi berdasarkan bukti paragraf.
-
Menafsirkan ide pokok dan ide penjelas dari setiap paragraf.
-
Menemukan nilai keteladanan tokoh yang mencerminkan pilar Panca Cinta.
-
Fasilitasi Guru: Guru berkeliling memberikan pendampingan, membimbing kelompok yang mengalami kesulitan, dan memastikan seluruh anggota kelompok berpartisipasi aktif.
|
| d |
Refleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) 20 menit |
-
Berbagi Temuan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis ide pokok dan ide penjelas di depan kelas secara santun dan percaya diri.
-
Diskusi & Tanggapan: Kelompok lain memberikan masukan dan tanggapan secara konstruktif.
-
Refleksi Keteladanan Tokoh: Murid merefleksikan nilai-nilai kebaikan dan keteladanan tokoh yang relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari (“Nilai apa yang paling ingin saya terapkan dalam kehidupan sekolah/rumah?”).
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Penguatan: Guru memberikan ulasan dan menyimpulkan kembali poin-poin utama mengenai karakteristik teks biografi serta cara menemukan ide pokok dan penjelas.
- Apresiasi: Guru memberikan pujian dan apresiasi atas kerja sama kelompok, keaktifan, dan kesungguhan murid selama proses pembelajaran.
- Informasi Tindak Lanjut: Guru menyampaikan rencana materi pembelajaran pada pertemuan berikutnya (Murid mampu menginterpretasi isi teks rekon dan biograf).
- Penutup & Doa: Guru mengajak murid membaca doa syukur atas ilmu yang bermanfaat (Alhamdulillah) dan mengakhiri pembelajaran dengan salam hangat.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Teknik: Tes Tertulis Singkat / Tanya Jawab Lisan (Non-Tes)
Instrumen: Pertanyaan pemantik dan kuis 3 soal singkat mengenai pengetahuan dasar riwayat hidup tokoh serta perbedaan fakta vs pendapat.
Waktu Pelaksanaan: Pada Kegiatan Awal (sebelum kegiatan inti dimulai). |
| Asesmen Proses |
Teknik: Observasi (Pengamatan) dan Penilaian Kinerja Kelompok
Instrumen:
-
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD): Matriks analisis ide pokok dan ide penjelas.
-
Rubrik Observasi Diskusi Kelompok: Menilai keaktifan, kolaborasi, rasa empati/kesantunan berbahasa, serta penalaran kritis murid selama kegiatan diskusi dan presentasi.
Waktu Pelaksanaan: Selama Kegiatan Inti (pada tahap Kolaborasi dan Refleksi). |
| Asesmen Akhir |
Teknik: Tes Tertulis Mandiri
Instrumen:
Soal uraian singkat/pilihan ganda kompleks berdasarkan teks biografi baru untuk mengukur kemampuan murid dalam:
-
Mengidentifikasi karakteristik teks biografi.
-
Menafsirkan ide pokok dan ide penjelas pada paragraf tertentu.
-
Menyebutkan nilai keteladanan tokoh berbasis Panca Cinta.
Waktu Pelaksanaan: Pada akhir rangkaian materi/bab atau bagian akhir pertemuan. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
| Pertemuan Ke-2
Menyimak – Membaca dan Memirsa
(Murid mampu menginterpretasi isi teks rekon dan biograf) |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
-
Pembukaan & Doa: Guru membuka pembelajaran dengan salam hangat, menanyakan kabar murid, dan mengajak berdoa bersama dipimpin ketua kelas sebagai bentuk kesadaran Cinta Allah SWT.
-
Pengondisian & Presensi: Guru memeriksa kerapian dan kebersihan kelas, mempresensi murid, serta memberikan apresiasi atas kehadiran tepat waktu.
-
Ice Breaking: “Kata Kunci Keteladanan” — Guru menyebutkan satu nama tokoh, murid secara bergantian menyebutkan satu sifat unggul tokoh tersebut secara cepat (misal: B.J. Habibie $\rightarrow$ Tekun, Inovatif, Religius).
-
Apersepsi & Pemanfaatan Digital: Guru menayangkan klip cuplikan video biografi/rekon singkat di layar proyektor dan mengaitkannya dengan materi pertemuan sebelumnya.
-
Pertanyaan Pemantik:
-
“Apa perbedaan antara cerita kejadian masa lalu yang biasa (rekon) dengan kisah hidup seorang tokoh yang ditulis secara utuh (biografi)?”
-
“Bagaimana kita bisa mengambil hikmah/nilai kehidupan dari peristiwa sejarah yang dialami seorang tokoh?”
-
Penyampaian Tujuan: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, yaitu menginterpretasi isi teks rekon dan biografi serta memetik nilai-nilai keteladanan berbasis Panca Cinta (Cinta Ilmu, Cinta Tanah Air, Cinta Diri & Sesama).
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
-
Pemodelan Teks Contoh: Guru menyajikan contoh teks rekon faktual/sejarah dan teks biografi tokoh inspiratif melalui media cetak atau tayangan slide interaktif.
-
Membaca & Memirsa Aktif: Murid membaca teks biografi dan memirsa tayangan rekon secara saksama.
-
Pencatatan Mandiri: Murid mencatat fakta-fakta kunci, kronologi kejadian, serta pesan/kejadian berkesan yang dialami tokoh pada lembar catatan mandiri.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pengarahan Konsep: Guru menjelaskan secara terstruktur perbedaan antara teks rekon (faktual, pribadi, imajinatif) dengan teks biografi dari segi fungsi sosial, struktur, dan kedalaman isi.
-
Penjelasan Teknik Interpretasi: Guru memodelkan cara menginterpretasi isi teks (mencari makna tersirat, pandangan penulis, dan relevansi peristiwa) serta cara mengekstrak nilai keteladanan yang mencerminkan pilar Panca Cinta.
-
Diskusi Terarah: Guru memberikan ruang tanya jawab untuk memastikan murid memahami cara menafsirkan teks secara kritis.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) 35 menit |
-
Kerja Berpasangan (Think-Pair-Share): Murid berpasangan dengan teman sebangku untuk mengerjakan Lembar Kerja Murid (LKM).
-
Tugas Interpretasi (LKM):
-
Menganalisis perbedaan isi dan konteks antara teks rekon dan teks biografi yang disajikan.
-
Menginterpretasi makna tersirat serta pesan utama yang disampaikan dalam kisah hidup tokoh.
-
Mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan tokoh yang mencerminkan pilar KBC (Cinta Ilmu, Cinta Tanah Air, atau Cinta Sesama).
-
Bimbingan Guru: Guru berkeliling memfasilitasi diskusi berpasangan, memberikan bimbingan bagi pasangan yang membutuhkan pencerahan, dan mendorong pemikiran kritis.
|
| d |
Refleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) 20 menit |
-
Berbagi Hasil: Beberapa pasangan murid mempresentasikan hasil interpretasi isi teks dan nilai keteladanan di depan kelas.
-
Umpan Balik Kritis & Apresiatif: Murid lain memberikan tanggapan dan apresiasi secara santun.
-
Refleksi Nilai Keteladanan: Murid merenungkan nilai unggul tokoh yang paling menyentuh hati dan mengaitkannya dengan aksi nyata dalam kehidupan mereka sehari-hari (“Komitmen apa yang ingin saya buat setelah mempelajari perjuangan tokoh hari ini?”).
-
Penguatan Guru: Guru memberikan klarifikasi, ulasan, serta penguatan karakter berdasarkan hasil refleksi murid.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Penguatan: Guru menyimpulkan kembali poin-poin utama perbedaan teks rekon dan biografi serta pentingnya menginterpretasi nilai kehidupan dari sebuah teks.
- Apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas kerja sama berpasangan, keaktifan, dan keberanian murid dalam mengemukakan pendapat.
- Informasi Tindak Lanjut: Guru memberikan informasi materi pertemuan ke-3 (memahami aspek kebahasaan, tanda baca, dan kata serapan dalam teks biografi).
- Penutup & Doa: Guru mengajak murid membaca doa syukur atas ilmu yang bermanfaat (Alhamdulillah) dan mengakhiri pembelajaran dengan salam hangat.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Teknik: Tes Lisan / Tanya Jawab Singkat
Instrumen: Pertanyaan pemantik di awal pembelajaran tentang pemahaman dasar kata “rekon” dan “biografi”.
Waktu Pelaksanaan: Kegiatan Awal (10 menit pertama). |
| Asesmen Proses |
Teknik: Observasi Kinerja & Penilaian Lembar Kerja Berpasangan
Instrumen:
-
Lembar Kerja Murid (LKM): Rubrik penilaian ketepatan menginterpretasi isi teks dan mengidentifikasi nilai keteladanan.
-
Lembar Observasi Sikap/Karakter: Menilai kolaborasi berpasangan, penalaran kritis, dan kesantunan berbahasa.
Waktu Pelaksanaan: Selama Kegiatan Inti (pada alur Kolaborasi dan Refleksi). |
| Asesmen Akhir |
Teknik: Tes Tertulis Mandiri
Instrumen: Soal uraian interpretatif: Murid disajikan satu teks biografi singkat/rekon baru, lalu diminta menjawab pertanyaan terkait interpretasi isi, makna tersirat, serta menentukan nilai KBC yang terkandung di dalamnya.
Waktu Pelaksanaan: Akhir rangkaian materi/bab biografi. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
| Pertemuan Ke-3
Menyimak – Membaca dan Memirsa
(memahami aspek kebahasaan, tanda baca, dan kata serapan dalam teks biografi) |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Pembukaan & Doa: uru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menyapa murid dengan hangat, dan mengajak berdoa bersama dipimpin oleh ketua kelas sebagai bentuk rasa syukur dan Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya.
- Pengondisian & Presensi: Guru memeriksa kerapian kelas, menciptakan suasana belajar yang kondusif, mempresensi murid, serta mengapresiasi kehadiran seluruh murid.
- Ice Breaking: “Detektif Kata Baku” — Guru menampilkan 3 pasang kata di layar/papan tulis (misal: Aktivitas vs Aktipitas, Kualitas vs Kwalitas, Nasihat vs Nasehat), murid memilih kata yang baku secara cepat dan kompak.
- Apersepsi & Pemanfaatan Digital: Guru menayangkan kutipan teks biografi yang sengaja diselipkan kesalahan ejaan, tanda baca, dan kata tidak baku pada layar proyektor untuk diamati bersama murid.
- Pertanyaan Pemantik:
- “Mengapa kerapian dan ketepatan tata bahasa dalam menuliskan kisah hidup seseorang itu penting?”
- “Bagaimana penulisan kata baku dan tanda baca yang benar mencerminkan kerapian berpikir dan kepedulian kita terhadap bahasa nasional?”
Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran (murid mampu memahami aspek kebahasaan, tanda baca, dan kata serapan baku dalam teks biografi), alur kegiatan LOK-R, serta mengintegrasikan pentingnya dimensi Cinta Allah SWT dan Rasul-Nya melalui prinsip kejujuran, ketelitian, dan pemuliaan ilmu. |
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pemodelan Teks: Guru memodelkan pembacaan teks biografi tokoh inspiratif yang memuat contoh konkret kata kerja tindakan, konjungsi temporal, kata ganti (pronomina), serta kata serapan.
-
Membaca & Memirsa Aktif: Murid membaca dan memirsa teks biografi secara cermat.
-
Pencatatan Mandiri: Murid menandai dan mencatat unsur-unsur kebahasaan, penggunaan tanda baca (seperti koma, titik, tanda petik), serta kata-kata serapan yang ditemukan pada lembar pencatatan mandiri.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pengarahan Konsep Kebahasaan: Guru menjelaskan aspek kebahasaan khusus teks biografi:
-
Kata kerja tindakan (verba material): Menunjukkan aksi fisik tokoh.
-
Konjungsi temporal: Menandai urutan waktu peristiwa kehidupan.
-
Kata ganti (pronomina orang ketiga): Menyebutkan nama tokoh (ia, beliau, -nya).
-
Penjelasan Kaidah Ejaan & Kata Serapan: Guru memaparkan tata cara penggunaan tanda baca berdasarkan EYD/PUEBI serta kaidah penyerapan kata asing/daerah ke dalam Bahasa Indonesia yang baku.
-
Penguatan Nilai KBC: Guru menekankan bahwa kecermatan dalam menggunakan tata bahasa baku adalah bentuk Cinta Ilmu dan wujud penghormatan terhadap integritas rekam jejak kehidupan tokoh.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) 35 menit |
-
Pembentukan Kelompok: Murid dibagi ke dalam kelompok heterogen (4–5 orang).
-
Pengerjaan Lembar Kerja Murid (LKM): Murid berdiskusi kelompok untuk:
-
Menganalisis dan mengelompokkan kata kerja tindakan, konjungsi temporal, dan kata ganti dalam cuplikan teks biografi.
-
Mengidentifikasi kesalahan penggunaan tanda baca dan menyuntingnya menjadi benar.
-
Memperbaiki penulisan kata serapan yang tidak baku menjadi kata baku sesuai KBBI.
-
Bimbingan Guru: Guru berkeliling membimbing kelompok, memberikan respon atas pertanyaan murid, serta memastikan proses diskusi berjalan komunikatif dan saling menghargai.
|
| d |
Refleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) 20 menit |
-
Berbagi Hasil Temuan: Setiap kelompok menyampaikan hasil suntingan dan analisis kebahasaannya secara tertib di depan kelas.
-
Umpan Balik Kritis: Kelompok lain memberikan masukan atau tanggapan konstruktif atas hasil analisis yang dipresentasikan.
-
Refleksi Makna Penulisan: Murid merefleksikan pentingnya disiplin, ketelitian, dan kejujuran dalam berbahasa sebagai cerminan akhlak terpuji (“Bagaimana ketelitian menata kata dapat melatih kita untuk lebih teliti dan jujur dalam bertindak?”).
-
Penguatan Guru: Guru memberikan konfirmasi, koreksi ilmiah, dan apresiasi atas kerja sama seluruh kelompok.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Penguatan: Guru menyimpulkan kembali poin-poin utama aspek kebahasaan teks biografi, fungsi tanda baca, dan pentingnya menggunakan kata serapan yang baku.
- Apresiasi: Guru memberikan pujian dan apresiasi tinggi atas ketelitian, kerja sama, dan kerapian kerja murid selama proses kegiatan LOK-R.
- Informasi Tindak Lanjut: Guru menyampaikan rencana materi pada pertemuan berikutnya (menganalisis struktur teks biografi secara mendalam dan persiapan merancang draf teks biografi).
- Penutup & Doa: Guru mengajak murid membaca doa syukur atas ilmu yang bermanfaat (Alhamdulillah) dan mengakhiri pembelajaran dengan salam hangat.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Teknik: Tes Tertulis Singkat / Kuis Interaktif
Instrumen: 3–5 soal pilihan kata baku dan identifikasi tanda baca pada Kegiatan Awal (Ice Breaking).
Waktu Pelaksanaan: Pada Kegiatan Awal (10 menit pertama). |
| Asesmen Proses |
Teknik: Observasi Kinerja Diskusi & Penilaian Hasil LKM
Instrumen:
-
Lembar Kerja Murid (LKM): Matriks analisis unsur kebahasaan, perbaikan tanda baca, dan penyuntingan kata serapan.
-
Rubrik Observasi Diskusi: Menilai ketelitian, penalaran kritis, kolaborasi kelompok, dan kesantunan berbahasa.
Waktu Pelaksanaan: elama Kegiatan Inti (alur Kolaborasi dan Refleksi). |
| Asesmen Akhir |
Teknik: Tes Tertulis Mandiri (Penyuntingan Teks)
Instrumen: Soal uraian/praktik penyuntingan: Murid diberikan satu paragraf teks biografi yang memuat kesalahan kebahasaan, tanda baca, dan kata tidak baku, lalu diminta untuk merevisi paragraf tersebut menjadi teks yang padu dan baku.
Waktu Pelaksanaan: Pada tes formatif/sumatif bab biografi. |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
| Pertemuan Ke-4
Menulis
(Menulis teks biografi yang logis dan kreatif berdasarkan infografik dan penelitian sederhana) |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Pembukaan & Doa: Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menyapa murid dengan hangat, dan mengajak berdoa bersama dipimpin oleh ketua kelas sebagai bentuk kesadaran Cinta Allah SWT.
- Pengondisian & Presensi: Guru memeriksa kerapian kelas, menciptakan suasana belajar yang kondusif, mempresensi murid, serta mengapresiasi kehadiran seluruh murid.
- Ice Breaking:“Peta Jejak Tokoh” — Guru menampilkan potongan gambar/infografik fakta tokoh terkenal di layar proyektor, lalu murid secara cepat merangkai fakta tersebut menjadi satu kalimat cerita yang utuh.
- Apersepsi & Pemanfaatan Digital: Guru menayangkan contoh infografik biografi tokoh nasional/lokal dari media digital dan menunjukkan bagaimana data grafis dapat diubah menjadi narasi cerita yang menarik.
- Pertanyaan Pemantik:
-
“Bagaimana cara kita mengubah fakta-fakta singkat pada sebuah infografik menjadi sebuah cerita biografi yang menginspirasi dan enak dibaca?”
-
“Mengapa penting untuk menyajikan kisah hidup tokoh secara jujur, logis, dan tidak memanipulasi data?”
Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran (murid mampu menyunting dan menyempurnakan teks biografi serta menyiapkan media presentasi), alur kegiatan LOK-R, serta mengintegrasikan pentingnya dimensi Cinta Ilmu, Cinta Tanah Air, dan Cinta Diri/Sesama melalui karya tulis yang menginspirasi. |
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pemodelan (Think Aloud): Guru memodelkan proses berpikir (think aloud) dalam mengolah infografik menjadi naskah biografi:
-
Demonstrasi membaca fakta dari infografik tokoh.
-
Menentukan alur/kronologi dari data lahir, perjuangan, hingga pencapaian.
-
Mengubah data poin menjadi kalimat naratif berstruktur (orientasi, peristiwa penting, reorientasi).
-
Membaca & Memahami Media: Murid mengamati infografik tokoh pilihan dan catatan hasil penelitian sederhana yang telah dipersiapkan sebelumnya.
-
Pencatatan Mandiri: Murid mencatat kata kunci kronologi, fakta penting, dan nilai kebaikan tokoh pada lembar perancangan naskah.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pengarahan Tahapan Menulis: Guru menjelaskan langkah-langkah sistematis dalam menulis teks biografi:
-
Pengumpulan & Validasi Data: Memilih fakta relevan dari infografik/sumber riset.
-
Penyusunan Kerangka Chronological: Mengurutkan peristiwa penting berdasarkan alur waktu.
-
Pengembangan Struktur: Menyusun bagian orientasi, rangkaian peristiwa/masalah, dan reorientasi.
-
Penonjolan Keteladanan: Menggali dan menonjolkan nilai karakter/Panca Cinta tokoh agar menginspirasi pembaca.
-
Penguatan Nilai KBC: Guru menekankan pentingnya kejujuran akademik (Cinta Ilmu) dan empati (Cinta Sesama) saat menyajikan kisah perjuangan tokoh.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) 35 menit |
-
Proses Menulis Draf Mandiri dalam Kelompok: Murid duduk bersama kelompoknya, namun menulis draf teks biografi tokoh pilihannya secara mandiri menggunakan kerangka pada Lembar Kerja Murid (LKM).
-
Diskusi Sebaya: Murid dapat saling bertanya atau mengonfirmasi urutan alur peristiwa dan pilihan kata kepada teman sekelompok.
-
Bimbingan & Pendampingan Guru: Guru berkeliling memberikan umpan balik langsung (diferensiasi proses), membimbing murid yang menemui hambatan dalam merangkai kalimat atau mengembangkan paragraf.
|
| d |
Refleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) 20 menit |
-
Pemeriksaan Silang (Peer Review): Murid bertukar draf teks biografi dengan teman sebangku/sekelompok.
-
Pemberian Masukan Konstruktif: Menggunakan rubrik sederhana pada LKM, murid memberikan apresiasi dan saran perbaikan terkait kelogisan alur, kelengkapan struktur, dan keterbacaan nilai keteladanan.
-
Refleksi Proses Menulis: Murid merefleksikan pengalaman menulisnya (“Bagian mana dari kisah tokoh yang paling menyentuh dan paling menantang untuk dituang ke dalam tulisan?”).
-
Penguatan Guru: Guru memberikan tanggapan umum atas draf yang dihasilkan, mengapresiasi kejujuran dan kreativitas murid dalam menyusun narasi.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Penguatan: Guru menyimpulkan kembali poin-poin penting dalam merangkai data infografik menjadi teks biografi yang runtut, logis, dan berkesan.
- Apresiasi: Guru memberikan pujian dan apresiasi atas kesungguhan, kerja keras, dan kedisplinan murid selama proses merancang draf tulisan.
- Informasi Tindak Lanjut: Guru menugaskan murid untuk menyunting dan menyempurnakan teks biografi serta menyiapkan media presentasi sebagai persiapan finalisasi dan publikasi/presentasi pada Pertemuan Ke-5.
- Penutup & Doa: Guru mengajak murid membaca doa syukur atas ilmu yang bermanfaat (Alhamdulillah) dan mengakhiri pembelajaran dengan salam hangat.
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
Teknik: Tes Lisan / Pengamatan Kesiapan
Instrumen: Pertanyaan singkat mengenai kesiapan hasil penelitian sederhana/infografik tokoh yang dibawa murid.
Waktu Pelaksanaan: Pada Kegiatan Awal (10 menit pertama). |
| Asesmen Proses |
Teknik: Penilaian Kinerja Menulis Draf & Observasi Umpan Balik Sebaya (Peer Assessment)
Instrumen:
-
Lembar Kerja Murid (LKM): Kerangka penulisan teks biografi dan draf awal.
-
Rubrik Peer Review: Lembar penilaian antar-teman mencakup kelogisan alur, struktur teks, dan keberadaan nilai keteladanan.
Waktu Pelaksanaan: Selama Kegiatan Inti (alur Kolaborasi dan Refleksi). |
| Asesmen Akhir |
Teknik: Penilaian Produk (Teks Biografi Utuh)
Instrumen:
Rubrik Penilaian Menulis Teks Biografi mencakup:
-
Struktur Teks: Kelengkapan orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi.
-
Kelogisan & Kebahasaan: Keterpaduan paragraf, kebenaran ejaan/tanda baca, dan kata transisi temporal.
-
Substansi Keteladanan: Kedalaman penyampaian nilai-nilai KBC (Panca Cinta) tokoh.
Waktu Pelaksanaan: Dinilai pada hasil revisi final (Pertemuan Ke-5/Ke-6). |
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
| Pertemuan Ke-5
Berbicara dan mempersentasikan – Menulis
(Menyunting dan menyempurnakan teks biografi serta menyiapkan media presentasi) |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Pembukaan & Doa: Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menyapa murid dengan hangat, dan mengajak berdoa bersama dipimpin oleh ketua kelas sebagai bentuk kesadaran Cinta Allah SWT.
- Pengondisian & Presensi: Guru memeriksa kerapian kelas, menciptakan suasana belajar yang kondusif, mempresensi murid, serta mengapresiasi kehadiran seluruh murid.
- Ice Breaking: “Galeri Visual Tokoh” Guru menampilkan dua contoh slide/infografik biografi (satu yang padat teks/kurang menarik dan satu yang estetis/sederhana), murid secara cepat memilih media yang paling komunikatif.
- Apersepsi & Pemanfaatan Digital: Guru mengaitkan hasil draf tulisan biografi pertemuan sebelumnya dengan pentingnya mengubah teks narasi menjadi media visual digital (Canva/PowerPoint/papan pamer) agar kisah inspiratif tokoh lebih mudah dipahami orang lain.
- Pertanyaan Pemantik:
-
“Mengapa sebelum sebuah karya dipublikasikan/diberitahukan kepada publik perlu ada proses penyuntingan (editing) terlebih dahulu?”
-
“Bagaimana penyajian media visual yang baik dapat membantu kita menyampaikan nilai keteladanan tokoh secara lebih menyentuh hati pembaca/pendengar?”
- Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan tujuan pembelajaran (murid mampu menyunting draf teks biografi dan menyusun media presentasi yang estetis), alur kegiatan LOK-R, serta mengintegrasikan pentingnya dimensi Cinta Ilmu (ketelitian menyunting) dan Cinta Diri/Sesama (menghargai keindahan serta kemudahan orang lain dalam memahami informasi).
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
| a |
Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Penyajian Contoh/Pemodelan: Guru menampilkan contoh naskah biografi sebelum dan sesudah disunting, serta menyajikan contoh media presentasi sederhana (slide/infografik) yang memuat poin penting perjalanan hidup tokoh.
-
Membaca & Memirsa Aktif: Murid membaca teks perbandingan dan memirsa elemen tata letak (layout), warna, serta kejelasan teks pada media presentasi contoh.
-
Pencatatan Mandiri: Murid mencatat prinsip-prinsip penting dalam menyunting (kelengkapan struktur, kelogisan alur, ejaan baku) serta poin-poin utama tulisan biologinya sendiri yang akan dituangkan ke dalam media presentasi.
|
| b |
Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) 25 menit |
-
Pengarahan Teknik Menyunting: Guru menjelaskan teknik penyuntingan menyeluruh:
-
Asesmen Isi & Kelogisan: Memastikan alur kronologis tidak meloncat dan struktur (orientasi, peristiwa penting, reorientasi) utuh.
-
Asesmen Kebahasaan & Ejaan: Memperbaiki kesalahan penggunaan tanda baca, kata tidak baku, dan konjungsi temporal.
-
Pengarahan Penyusunan Media Presentasi: Guru memaparkan panduan membuat media visual (slide/infografik):
-
Penguatan Nilai KBC: Guru menekankan bahwa menyunting karya sendiri adalah bentuk kejujuran ilmiah (Cinta Ilmu) dan bentuk rasa hormat terhadap tokoh yang ditulis.
|
| c |
Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) 35 menit |
-
Kerja Menyunting & Merancang Media: Murid bekerja menyunting draf tulisan masing-masing dan mulai merancang media presentasi (menggunakan aplikasi digital seperti Canva/slides atau sketsa manual pada lembar kerja) dengan bimbingan sejawat dalam kelompok.
-
Diskusi & Masukan Sebaya: Murid dalam kelompok saling memeriksa kecermatan ejaan dan tata letak desain media presentasi teman sejawat.
-
Fasilitasi & Bimbingan Guru: Guru berkeliling memberikan pendampingan teknis, saran desain, dan umpan balik langsung (diferensiasi proses) untuk memfasilitasi kreativitas setiap murid.
|
| d |
Refleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) 20 menit |
-
Berbagi Rancangan Media: Beberapa perwakilan murid menampilkan draf naskah yang sudah disunting beserta sketsa/rancangan media presentasinya di depan kelas.
-
Apresiasi & Masukan Positif: Murid lain dan guru memberikan apresiasi, saran estetika, dan masukan konstruktif demi kesempurnaan tampilan media.
-
Refleksi Proses Kreatif: Murid merenungkan proses menyunting dan merancang media (“Sikap sabar dan teliti apa yang saya pelajari saat menyempurnakan tulisan dan media presentasi hari ini?”).
-
Penguatan Guru: Guru memberikan kesimpulan atas pentingnya kerapian karya dan mempersiapkan mental murid untuk sesi presentasi lisan di pertemuan berikutnya.
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
-
Penguatan: Guru menyimpulkan kembali poin penting penyuntingan naskah dan prinsip pembuatan media presentasi yang efektif, komunikatif, dan menginspirasi.
-
Apresiasi: Guru memberikan pujian dan apresiasi atas kesabaran, kerapian, serta kerja keras murid selama proses menyunting dan membuat media.
-
Informasi Tindak Lanjut: Guru menugaskan murid menyelesaikan media presentasi secara final sebagai persiapan unjuk kerja/presentasi lisan pada Pertemuan Ke-6.
-
Penutup & Doa: Guru mengajak murid membaca doa syukur atas ilmu yang bermanfaat (Alhamdulillah) dan mengakhiri pembelajaran dengan salam hangat
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
|
| Asesmen Proses |
|
| Asesmen Akhir |
|
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
Pertemuan Ke-6
Ulangan, Remedial dan Pengayaan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang |