Perencanaan Pembelajaran Digital Terintegrasi Mata Pelajaran Geografi (Hidrosfer) MAN 1 Bandar Lampung

hidrosfer

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Geografi (Hidrosfer)
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Geografi
Hidrosfer
I Spesifikasi
Nama Penyusun Fahmi Astathi, S.Pd., Gr.
Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah
Nama Madrasah MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran Geografi
Fase/Kelas/Semester E / X / 2
Topik Pembelajaran Dinamika Hidrosfer
Alokasi Waktu 12 JP (6 Pertemuan x 2 JP @ 45 menit)
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid.

 

Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan dasar siswa mengenai siklus air, jenis-jenis sungai, serta kondisi wilayah pesisir Teluk Lampung.

2 Dimensi Profil Lulusan
  • DPL 1: Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME (v)

  • DPL 2: Kewargaan (v)

  • DPL 3: Penalaran Kritis (v)

  • DPL 4: Kreativitas (v)

  • DPL 5: Kolaborasi (v)

  • DPL 6: Kemandirian (v)

  • DPL 7: Kesehatan

  • DPL 8: Komunikasi (v)

3 Topik Panca Cinta
  • TOPIK 1: Cinta Allah dan Rasul-Nya (v)

  • TOPIK 2: Cinta Ilmu (v)

  • TOPIK 3: Cinta Lingkungan (v)

  • TOPIK 4: Cinta Diri dan Sesama Manusia (v)

  • TOPIK 5: Cinta Tanah Air (v)

4 Materi Integrasi KBC
  • Cinta Allah & Rasul-Nya: Mengagumi keagungan penciptaan air sebagai sumber kehidupan utama seluruh makhluk di bumi (QS. Al-Anbiya: 30 dan QS. An-Nur: 45).

  • Cinta Ilmu: Mendorong ketelitian peserta didik dalam mempelajari dinamika perairan darat dan laut secara ilmiah.

  • Cinta Lingkungan & Tanah Air: Memahami potensi Maritim Indonesia, menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS), dan mencegah pencemaran laut Teluk Lampung.

III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 Peserta didik mampu memahami dinamika hidrosfer, menganalisis proses siklus air dan potensi perairan darat maupun laut, mengidentifikasi dampaknya terhadap kehidupan, serta merumuskan upaya konservasi sumber daya air dan mitigasi bencana pesisir/kelautan.
2 Tujuan Pembelajaran
  • Melalui pengamatan diagram interaktif (Condition), peserta didik (Audience) dapat menganalisis tahapan siklus hidrologi dan pola aliran sungai (Behavior) secara runtut dan tepat (Degree).

  • Melalui studi kasus kerusakan DAS (Condition), peserta didik (Audience) dapat mengidentifikasi jenis air tanah dan perairan darat serta merumuskan upaya konservasinya (Behavior) secara kritis dan kolaboratif (Degree).

  • Melalui observasi video dinamika samudra (Condition), peserta didik (Audience) dapat menganalisis zona kedalaman laut, suhu, salinitas, dan gerakan air laut (gelombang, arus, pasang surut) (Behavior) secara rinci (Degree).

  • Melalui peta batas wilayah laut Indonesia (Condition), peserta didik (Audience) dapat membandingkan Batas Laut Teritorial, ZEE, dan Landas Kontinen serta potensi ekonominya (Behavior) secara tepat (Degree).

  • Melalui eksplorasi aplikasi peta lingkungan (Condition), peserta didik (Audience) dapat merumuskan solusi penanggulangan pencemaran perairan dan mitigasi bencana tsunami/rob (Behavior) secara kontekstual (Degree).

  • Melalui kegiatan evaluasi berbasis digital (Condition), peserta didik (Audience) dapat mengukur pemahaman materi Dinamika Hidrosfer (Behavior) dengan bersikap jujur dan bertanggung jawab (Degree).

3 Kerangka Pembelajaran
  • Praktik Pedagogis: Model Pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi). Metode: Observasi virtual, analisis peta laut, diskusi kelompok, presentasi digital.

  • Kemitraan Pembelajaran: Kolaborasi kelompok antarpeserta didik dan pemanfaatan portal data kelautan/hidrologi terbuka (Ina-Geoportal / BMKG Maritim).

  • Lingkungan Pembelajaran: Kelas inklusif; Ruang virtual (Google Earth, Padlet, Mentimeter, Google Forms).

  • Pemanfaatan Digital: Smartphone/Laptop, LCD Proyektor, Google Earth, Video Animasi Siklus Air, Peta Tematik Hidrologi.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1
Topik: Siklus Hidrologi dan Perairan Darat I (Sungai & Danau)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Mengucapkan salam, berdoa bersama, mempresensi kehadiran, dan merapikan kelas.

  • Ice Breaking: Kuis cepat tebak nama-nama sungai dan danau terkenal di Indonesia.

  • Apersepsi: Menampilkan gambar air terjun dan aliran sungai di Lampung.

  • Pertanyaan Pemantik: “Mengapa jumlah air di bumi secara keseluruhan relatif tetap meskipun terus-menerus kita gunakan?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan alokasi waktu.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik membaca e-modul mengenai Siklus Hidrologi (Pendek, Sedang, Panjang) serta karakteristik sungai (meander, oxbow lake, pola aliran sungai).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru memperlihatkan diagram siklus air dan contoh pola aliran sungai (Dendritik, Radial, Trellis) pada peta topografi.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berkelompok (4–5 orang) membuat skema Siklus Hidrologi interaktif menggunakan Canva dan menganalisis profil sungai dari bagian hulu, tengah, hingga hilir.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik merefleksikan rasa syukur atas nikmat air bersih sebagai rahmat dari Allah SWT (Cinta Allah & Cinta Ilmu).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan ulasan dan penguatan konsep siklus air.

  • Memberikan apresiasi pada kelompok dengan karya Canva terbaik.

  • Mengingatkan peserta didik membaca materi air tanah dan rawa.

  • Memimpin doa penutup kafaratul majlis dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan lisan mengenai proses penguapan dan hujan.
Asesmen Proses Rubrik penilaian skema Canva Siklus Hidrolog
Asesmen Akhir Kuis singkat perbedaan jenis siklus hidrologi.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-2
Topik: Perairan Darat II (Air Tanah, Rawa) dan Pelestarian DAS
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam pembuka, doa bersama, presensi, dan memeriksa kesiapan belajar.

  • Ice Breaking: Tebak gambar sumber air sumur vs air pegunungan.

  • Pertanyaan Pemantik: “Mengapa pada musim kemarau sumur warga di pemukiman padat sering mengalami kekeringan?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik menyimak modul digital tentang lapisan akuifer (freatik & artesis), jenis-jenis rawa, dan tata kelola Daerah Aliran Sungai (DAS).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menunjukkan studi kasus alih fungsi lahan di hulu sungai yang memicu banjir bandang di kawasan hilir.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berdiskusi kelompok menganalisis masalah kerusakan DAS Way Kuripan/Way Galih dan merumuskan langkah konservasi air tanah di lingkungan perkotaan.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik menyadari tanggung jawab manusia sebagai pengelola bumi untuk tidak mencemari sumber air (Cinta Lingkungan).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan umpan balik dan konfirmasi terhadap hasil perumusan solusi siswa.

  • Memberikan penghargaan atas kerjasama kelompok.

  • Menyampaikan tugas membaca materi Perairan Laut.

  • Menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Kuis lisan asal mula air tanah.
Asesmen Proses Lembar kerja analisis kerusakan DAS dan solusinya.
Asesmen Akhir Soal uraian singkat perbedaan akuifer freatik dan artesis.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-3
Topik: Perairan Laut (Karakteristik, Morfologi, dan Gerak Air Laut)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan mengondisikan ruang kelas.

  • Apersepsi: Menampilkan video keindahan laut Teluk Lampung dan biota bawah laut.

  • Pertanyaan Pemantik: “Mengapa air laut rasanya asin dan bagaimana arus laut dapat berpindah dari kutub menuju khatulistiwa?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik membaca materi zona kedalaman laut (Litoral, Neritik, Batial, Abisal), morfologi dasar laut (punggung laut, palung, ambal), salinitas, serta faktor pembentuk arus dan gelombang laut.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru memaparkan grafik hubungan antara kedalaman laut, penetrasi sinar matahari, dan keanekaragaman hayati laut.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berdiskusi kelompok mengidentifikasi zona laut yang paling potensial untuk perikanan dan pariwisata berdasarkan data karakteristik fisik laut.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik kagum akan luas dan kekayaan lautan yang diciptakan Allah SWT untuk kesejahteraan manusia (Cinta Allah & Cinta Tanah Air).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan penguatan konsep morfologi dan dinamika air laut.

  • Memberikan apresiasi atas ketelitian kelompok.

  • Menugaskan membaca materi Batas Wilayah Laut Indonesia.

  • Doa penutup dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan pemantik zona laut dangkal vs laut dalam.
Asesmen Proses Penilaian lembar kerja klasifikasi zona kedalaman laut.
Asesmen Akhir Soal pilihan ganda penyebab pasang surut air laut.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-4
Topik: Batas Wilayah Laut Indonesia dan Potensi Sumber Daya Kelautan
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, mempresensi murid, dan merapikan ruang belajar.

  • Ice Breaking: Tebak pulau terluar Indonesia.

  • Pertanyaan Pemantik: “Sejauh mana batas hak kedaulatan negara Indonesia atas wilayah laut di sekeliling pulau-pulau kita?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik mengamati peta Deklarasi Djuanda serta batas laut Indonesia (Laut Teritorial 12 mil, Zona Landas Kontinen, dan Zona Ekonomi Eksklusif 200 mil).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menunjukkan potensi ekonomi maritim Indonesia (perikanan, energi gelombang, minyak bumi lepas pantai, dan geowisata bahari).
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berkelompok menganalisis batas wilayah laut pada peta komparasi dan mendiskusikan pentingnya menjaga kedaulatan laut NKRI di papan Padlet.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik menumbuhkan rasa bangga dan Cinta Tanah Air sebagai bagian dari bangsa maritim yang besar.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru menyimpulkan pentingnya kepemilikan batas laut yang tegas bagi pertahanan dan ekonomi.

  • Apresiasi atas gagasan rasa kebangsaan siswa.

  • Pengumuman materi minggu depan tentang pencemaran perairan dan mitigasi bencana pesisir.

  • Doa penutup dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan pemantik pengertian ZEE.
Asesmen Proses Rubrik penilaian hasil analisis peta batas laut di Padlet.
Asesmen Akhir Soal uraian aturan pemanfaatan sumber daya di ZEE.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-5
Topik: Pencemaran Perairan, Peran Lembaga Pengelola Air, dan Mitigasi Bencana Hidrologi
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, mempresensi, dan mengondisikan media pembelajaran digital.

  • Apersepsi: Menampilkan foto pembersihan sampah plastik di kawasan pesisir pantai.

  • Pertanyaan Pemantik: “Bagaimana sampah plastik yang kita buang di daratan bisa merusak ekosistem terumbu karang di tengah laut?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik membaca materi tentang dampak pencemaran air, peran lembaga pengelola air (BPDAS, BMKG Maritim, KKP), serta mitigasi bencana tsunami dan banjir rob.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru memaparkan mekanisme sistem peringatan dini tsunami (Tsunami Early Warning System) dan pentingnya hutan mangrove sebagai penahan gelombang rob.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berdiskusi kelompok menyusun poster kampanye digital “Satu Langkah Selamatkan Laut Kita” atau panduan mitigasi bencana tsunami di wilayah pesisir Lampung.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kebersihan perairan sebagai ikhtiar melindungi sesama makhluk hidup (Cinta Lingkungan & Cinta Sesama).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru mengulas kesimpulan materi pencemaran dan mitigasi pesisir.

  • Memberikan apresiasi atas ide karya poster siswa.

  • Mengingatkan persiapan Asesmen Sumatif (Ulangan Harian Bab Hidrosfer) pada pertemuan ke-6.

  • Doa kafaratul majlis dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan penyebab pencemaran laut.
Asesmen Proses Rubrik penilaian poster kampanye penyelamatan laut/mitigasi.
Asesmen Akhir Soal pilihan ganda peran vegetasi mangrove bagi ling
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-6
Ulangan, Remedial dan Pengayaan
Tes Tertulis Siklus Hidrologi
Tes Tertulis dan proyek Miniatur Siklus Hidrologi
Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *