Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Kimia
MAN 1 Bandar Lampung
Daftar Isi
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6
| Perencanaan Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta Mata Pelajaran Kimia Kimia di Sekitar Kita |
|||||||||||||||||
| I | Spesifikasi | ||||||||||||||||
| Nama Penyusun | Dra. Efriyenti | ||||||||||||||||
| Satuan Pendidikan | Madrasah Aliyah | ||||||||||||||||
| Nama Madrasah | MAN 1 Bandar Lampung | ||||||||||||||||
| Mata Pelajaran | Kimia | ||||||||||||||||
| Fase/Kelas/Semester | E/X/Ganjil | ||||||||||||||||
| Topik Pembelajaran | Kimia di Sekitar Kita | ||||||||||||||||
| Alokasi Waktu | 3 kali pertemuan @ 2JP (2×2=4 JP), 1 JP =45 menit, total waktu 270 menit | ||||||||||||||||
| II | Identifikasi | ||||||||||||||||
| 1 | Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) | Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid. | |||||||||||||||
| 2 | Dimensi Profil Lulusan | 1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia : Fokus pada Akhlak Kepada Alam. Murid menunjukkan rasa syukur atas ketersediaan sumber daya alam dengan menjaga kebersihan lingkungan, memahami dampak pencemaran, dan aktif mencari solusipencegahannya
2. Penalaran Kritis: Murid memproses informasi secara objektif melalui penerapan metode ilmiah, membedakan fakta dan opini saat mengamati perubahan materi, serta menganalisis karakteristik zat (unsur, senyawa, campuran). Menganalisis data kualitas lingkungan (misalnya pH air, kadar polutan udara) dan mengevaluasi efektivitas solusi berdasarkan prinsip-prinsip Kimia Hijau. 3. Kreativitas: Murid mampu merancang prosedur eksperimen sederhana secara sistematis untuk membuktikan hipotesis ilmiah terkait fenomena alam di sekitarnya 4. Kolaborasi:Murid berkolaborasi dalam kelompok untuk menginvestigasi isu-isu lingkungan lokal, berbagi peran, dan secara sukarela mengampanyekan solusi penanganan limbah atau polusi di lingkungan sekolah. 5. Kemandirian: Murid menumbuhkan kesadaran akan keselamatan diri dan orang lain dengan secara sadar memahami serta menaati tata tertib, simbol bahaya, dan prosedur kerja di laboratorium kimia.
|
|||||||||||||||
| 3 | Topik Panca Cinta | 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya
Menumbuhkan rasa takjub dan syukur (spiritual deep engagement) atas keteraturan struktur materi dari skala subatomik hingga makrokosmos yang diciptakan Allah Swt. dalam keseimbangan sempurna. 2.Cinta Ilmu Memotivasi siswa untuk mengeksplorasi susunan rahasia zat di alam semesta secara tekun, jujur, objektif, dan berbasis data autentik (scientific integrity). 3.Cinta Diri dan Sesama Memahami hakikat perubahan materi agar dapat memperlakukan zat-zat kimia di sekitar dengan aman (safety first), guna melindungi kesehatan diri sendiri serta keselamatan lingkungan sosial. Memahami korelasi polusi toksik dengan degradasi kesehatan manusia, serta aktif membangun kolaborasi kelompok yang inklusif, toleran, dan suportif. 4.Cinta Lingkungan Menyadari dampak makro dari perubahan materi mikro sehingga berkomitmen mengaplikasikan prinsip dasar Kimia Hijau (Green Chemistry) untuk mencegah kerusakan bumi (cegah fasad). Menumbuhkan kepedulian mendalam terhadap krisis perubahan iklim dan berkomitmen nyata mengadopsi gaya hidup bebas emisi serta minim plastik 5. Tanah Air: Mengarahkan pemahaman kimia guna mengoptimalkan pemanfaatan kekayaan sumber daya alam Indonesia secara bijaksana dan berkelanjutan demi kedaulahan sains bangsa. |
|||||||||||||||
| 4 | Materi Integrasi KBC | Cinta lingkungan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian terhadap kelestarian alam, menumbuhkan kepedulian mendalam terhadap krisis perubahan iklim. | |||||||||||||||
| III | Desain Pembelajaran | ||||||||||||||||
| 1 | Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 | Pemahaman Kimia
Pemahaman fakta, konsep, prinsip,hukum, dan teori pada materi struktur atom, ikatan kimia, bentukmolekul, gaya intermolekuler,termokimia, laju reaksi,kesetimbangan kimia, selelektrokimia, senyawa karbon, danmakromolekul Keterampilan Proses Keterampilan yang dibutuhkanmurid dalam memahami kimiayang meliputi kemampuanmengamati; mempertanyakan danmemprediksi; merencanakan dan |
|||||||||||||||
| 2 | Tujuan Pembelajaran | Pemahaman Kimia
1.Murid mampu menganalisis hakikat ilmu kimia secara mendalam sebagai ilmu yang mempelajari struktur, sifat, komposisi, dan perubahan materi secara kritis. 2. Murid mampu mengaitkan interaksi makroskopis materi kimia dengan bukti mikroskopis (kekuasaan penciptaan Allah Swt.) melalui penalaran logis 3.Menganalisis fenomena kimia lingkungan (seperti hujan asam dan eutrofikasi) secara kritis melalui penelusuran reaksi kimia makroskopis dan mikroskopis
Keterampilan Proses 1. Murid mampu merancang argumen berbasis data mengenai peranan esensial ilmu kimia dalam menyelesaikan problem global secara bertanggung jawab dan beretika 2. Merancang aksi solusi nyata berdasarkan 12 prinsip Kimia Hijau (Green Chemistry) sebagai manifestasi tanggung jawab ekologis menjaga bumi 3. Menginternalisasi karakter luhur Panca Cinta (Religius, Cinta Ilmu, Peduli Lingkungan, Empati Sesama, dan Nasionalisme) selama proses penyelidikan ilmiah. |
|||||||||||||||
| 3 | Kerangka Pembelajaran | 1. Praktik Pedagogik a. Model Pembelajaran: LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi), yang meliputi kegiatan memperoleh informasi melalui literasi, menghubungkan informasi dengan materi melalui orientasi, bekerja sama dalam menyelesaikan tugas melalui kolaborasi, serta mengevaluasi pengalaman belajar melalui refleksi.b. Metode Pembelajaran: tanya jawab, diskusi, penugasan, dan presentasi.2. Kemitraan pembelajaran (opsional):Lingkungan Sekolah: Guru berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan sumber belajar dan mengarahkan murid untuk membaca, membahas, dan mengidentifikasi unsur-unsur Procedure Text, seperti tujuan, bahan atau alat, dan langkah-langkah kegiatan. Teman sebaya menjadi mitra belajar melalui kegiatan diskusi kelompok, pemilihan kegiatan, penyusunan kerangka teks, dan pemberian umpan balik terhadap Procedure Text yang dibuat. Perpustakaan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi untuk menemukan berbagai contoh Procedure Text dan mendukung pengembangan kerangka teks menjadi teks.3. Lingkungan Pembelajaran a. Ruang Fisik: Kelas diatur secara fleksibel agar murid dapat bekerja secara individu, berpasangan, maupun berkelompok. Papan tulis digunakan untuk mencatat kosakata, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang dibahas selama pembelajaran. b. Ruang Virtual: Internet digunakan untuk mencari informasi dan contoh teks yang mendukung kegiatan pembelajaran. Murid dapat memanfaatkan media digital untuk mengakses materi, mengolah informasi, mengerjakan tugas, mengembangkan teks, serta memublikasikan hasil karya melalui media yang sesuai. c. Budaya Belajar |
|||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 | |||||||||||||||||
| IV | Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R) | ||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1 Hakikat Ilmu Kimia |
|||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
|
1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
2. Guru mengondisikan murid untuk siap belajar. 3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka. 4. Apersepsi: pertanyaannya….. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya. Lalu guru mengaitkannya dengan pelajaran sekarang: 5. Pertanyaan Pemantik: Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk mengajak murid mulai berpikir tentang isu yang akan dibahas. Beberapa murid menyampaikan pendapatnya. 6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa murid akan menyimak . Murid juga akan menyampaikan pendapat dan argumen secara lisan mengenai isu yang dibahas.
|
||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
• Murid membaca artikel pendek atau infografis tentang sejarah penemuan produk kimia sehari-hari (seperti sabun, obat-obatan, atau plastik). • Murid mengamati demonstrasi sederhana guru atau video pendek mengenai perubahan materi (misal: kertas dibakar atau larutan yang berubah warna). • Murid mencatat istilah-istilah penting dan fenomena menarik yang mereka temukan berdasarkan materi bacaan dan tayangan visual |
|||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
• Guru memberikan pertanyaan pemantik berdasarkan hasil literasi: ‘Apakah semua yang ada di sekitar kita terbentuk dari bahan kimia? Apa sebenarnya yang dipelajari dalam ilmu kimia?’ • Guru memetakan pemahaman awal murid dan menjelaskan secara garis besar ruang lingkup hakikat ilmu kimia (metode ilmiah, materi, unsur, senyawa, campuran, serta peranan ilmu kimia dalam kehidupan). • Murid mengidentifikasi masalah utama: merumuskan apa itu hakikat ilmu kimia dan klasifikasi materi di sekitarnya |
|||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
• Murid dibagi ke dalam kelompok kecil (4-5 orang) untuk menyelesaikan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik). • Setiap kelompok berdiskusi untuk mengklasifikasikan berbagai contoh benda di sekitar ke dalam unsur, senyawa, atau campuran, serta menganalisis peranan kimia positif vs negatif (isu lingkungan). • Murid bersama kelompoknya menyusun kesimpulan hasil diskusi dalam bentuk peta konsep (mind map) atau presentasi singkat. • Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka, sementara kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan |
|||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Murid didik bersama guru menyimpulkan inti pembelajaran mengenai hakikat ilmu kimia dan pentingnya metode ilmiah dalam memecahkan masalah. • Murid melakukan evaluasi diri secara tertulis atau lisan mengenai apa yang sudah dipahami, apa yang masih membingungkan, dan bagaimana perasaan mereka selama proses belajar. • Guru memberikan umpan balik (feedback) penguatan dan apresiasi atas kerja sama kelompok murid. |
|||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
a. Menyimpulkan Materi: Guru bersama murid merangkum hakikat ilmu kimia (pemahaman tentang komposisi, struktur, sifat, dan perubahan zat) serta perannya dalam kehidupan. b. Refleksi Pembelajaran: Guru meminta murid menyampaikan kesan atau hal baru yang dipelajari mengenai apa itu ilmu kimia. c. Evaluasi/Kuis Singkat: Murid mengerjakan soal latihan atau evaluasi singkat untuk mengukur pemahaman materi. d. Tindak Lanjut: Guru memberikan informasi mengenai materi atau tugas baca untuk pertemuan berikutnya. e. Penutup dan Doa: Guru menutup pelajaran dengan salam dan doa |
||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||
| Asesmen Awal |
|
||||||||||||||||
| Asesmen Proses |
Observasi selama diskusi dan pembelajaran:
|
||||||||||||||||
| Asesmen Akhir |
1. Di sekitar kita terjadi berbagai perubahan materi, misalnya besi berkarat, gula larut dalam air, kayu terbakar, dan air membeku. Analisislah bagaimana contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa ilmu kimia merupakan ilmu yang mempelajari struktur, komposisi, sifat, dan perubahan materi. Jelaskan perbedaan aspek yang dikaji dalam setiap contoh tersebut dan berikan alasan mengapa ilmu kimia diperlukan untuk memahami fenomena tersebut. 2. Perhatikan pernyataan berikut:
Apakah kamu setuju dengan pernyataan tersebut? Analisislah berdasarkan konsep perubahan materi dan teori partikel. Jelaskan apa yang sebenarnya terjadi pada materi lilin berdasarkan bukti yang dapat diamati secara makroskopis dan proses yang terjadi pada tingkat mikroskopis. |
||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, | |||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-2 Kimia Lingkungan. |
|||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | 1. Orientasi
2. Stimulus Guru menampilkan dua kondisi: Gambar A: Sungai tercemar limbah deterjen/industri. Gambar B: Proses produksi yang menggunakan bahan lebih aman, menghasilkan sedikit limbah, dan menggunakan bahan yang dapat diperbarui. Guru mengajukan pertanyaan:
Kemudian:
Murid menyampaikan pendapat awal. 3. Apersepsi Guru bertanya Pada pertemuan sebelumnya kita sudah mempelajari bahwa reaksi kimia dapat menghasilkan produk baru. apakah semua produk dan limbah dari suatu reaksi kimiaaman bagi lingkungan? Kemudian guru menghubungkannya dengan materi baru Bagaimana kalau sejak awal suatu proses kimia dirancang agar menghasilkan lebih sedikit zat berbahaya? inilah yang akan kita pelajari melalui konsep kimia hijau 4. Pertanyaan pemantik
“Jika kita dapat merancang suatu proses kimia agar menghasilkan lebih sedikit limbah, bagaimana konsep kimia hijau dapat digunakan untuk mewujudkannya?” 6. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. |
||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Murid mendapatkan bacaan/studi kasus berikut. Studi Kasus: Deterjen dan Pencemaran Air
Murid membaca kasus kemudian menjawab:
|
|||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
Guru memberikan beberapa contoh penerapan kimia.
Guru kemudian bertanya:
Murid diarahkan mengenali prinsip-prinsip kimia hijau. |
|||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
Murid dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok menentukan satu permasalahan lingkungan. Tantangan kelompok
|
|||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
Murid melakukan refleksi individu. Refleksi 3-2-1 3 hal yang saya pahami
2 hal yang menarik/mengubah cara berpikir saya
1 tindakan yang dapat saya lakukan
Kemudian guru memberikan pertanyaan reflektif:
|
|||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
Menyusun kesimpulan bersamaGuru bersama murid menyusun hubungan konsep: Aktivitas manusia, penggunaan/produksi bahan kimia, [imbah dan zat pencemar, Pencemaran lingkungan, bagaimana kimia lingkungan mempelajari dan menganalisis dampaknya, Kimia hijau merancang proses dan produk yang lebih aman, Pencegahan pencemaran dari sumbernya. Murid menjawab:
Jawaban ideal mengarah pada: Kimia lingkungan → memahami dan menganalisis masalah/perubahan kimia di lingkungan. Kimia hijau → merancang produk dan proses kimia agar lebih aman dan mengurangi pembentukan limbah/pencemar. Keduanya → saling melengkapi dalam menjaga kualitas lingkungan. Penguatan nilai Guru menutup dengan refleksi:
|
||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||
| Asesmen Awal |
1. Perhatikan beberapa fenomena berikut.
Fenomena yang paling menunjukkan adanya permasalahan kimia lingkungan adalah …. A. 1, 2, dan 3 Kunci: B 2. Suatu sungai yang sebelumnya jernih berubah menjadi keruh setelah menerima buangan dari aktivitas manusia. Berdasarkan konsep kimia lingkungan, kondisi tersebut dapat dikategorikan sebagai pencemaran apabila …. A. warna air berubah meskipun tidak memberikan pengaruh terhadap lingkungan Kunci: C 3. Perhatikan kegiatan berikut.
Kegiatan yang paling sesuai dengan konsep kimia hijau adalah …. A. 1 dan 5 Kunci: D 4. Pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan konsep kimia hijau adalah …. A. ilmu yang mempelajari semua tumbuhan yang berwarna hijau Kunci: C 5. Sebuah perusahaan mengganti bahan baku yang berasal dari sumber tidak terbarukan dengan bahan baku yang dapat diperbarui dan tetap menghasilkan produk dengan fungsi yang sama. Prinsip kimia hijau yang paling sesuai adalah …. A. efisiensi energi Kunci: C |
||||||||||||||||
| Asesmen Proses | Murid membentuk kelompok anggota 5-6 orang, setiap kelompok mendapatkan salah satu kasus:
Buatlah analisis dengan pola: Masalah → Penyebab → Zat yang terlibat → Dampak → Prinsip kimia hijau → Solusi Pertanyaan pengarah1. Apa zat atau bahan yang berpotensi menjadi pencemar? 2. Apa perubahan yang terjadi terhadap lingkungan? 3. Prinsip kimia hijau apa yang paling relevan? 4. Bagaimana penerapan prinsip tersebut dapat mencegah pencemaran? 5. Apakah solusi yang kalian tawarkan realistis diterapkan? Jelaskan. |
||||||||||||||||
| Asesmen Akhir |
Soal 1 — Analisis Pencemaran Air Sebuah sungai digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas. Dalam beberapa bulan terakhir, air sungai menjadi lebih keruh dan berbau. Jumlah ikan juga berkurang. a. Analisislah kemungkinan penyebab perubahan kualitas air tersebut. Soal 2 — Analisis Data Perhatikan data berikut.
a. Sungai manakah yang menunjukkan kualitas lingkungan lebih terganggu berdasarkan data tersebut? Soal 3 — Kimia Hijau Sebuah perusahaan menghasilkan produk dengan proses yang menghasilkan banyak limbah. Perusahaan tersebut kemudian mengusulkan dua pilihan: Pilihan A: tetap menggunakan proses lama tetapi memasang alat pengolah limbah. Pilihan B: merancang ulang proses sehingga jumlah limbah yang dihasilkan jauh lebih sedikit. Analisislah kedua pilihan tersebut berdasarkan konsep kimia hijau. Sebuah industri menggunakan pelarut yang berbahaya bagi lingkungan dalam proses produksinya. Jika kamu menjadi konsultan kimia di perusahaan tersebut: a. Apa yang akan kamu sarankan? |
||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-3 Ulangan, Remedial dan Pengayaan. |
|||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | |||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | |||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||
| Asesmen Awal | |||||||||||||||||
| Asesmen Proses | |||||||||||||||||
| Asesmen Akhir | |||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-4 …………………………………………. |
|||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | |||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | |||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||
| Asesmen Awal | |||||||||||||||||
| Asesmen Proses | |||||||||||||||||
| Asesmen Akhir | |||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-5 …………………………………………. |
|||||||||||||||||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
|||||||||||||||||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | |||||||||||||||||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | |||||||||||||||||
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | |||||||||||||||||
| a | Literasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
||||||||||||||||
| b | Orientasi Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
||||||||||||||||
| c | Kolaborasi Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
||||||||||||||||
| d | Refleksi Bermakna dan Berkesadaran |
||||||||||||||||
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | |||||||||||||||||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | |||||||||||||||||
| D. Assesmen Pembelajaran | |||||||||||||||||
| Asesmen Awal | |||||||||||||||||
| Asesmen Proses | |||||||||||||||||
| Asesmen Akhir | |||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
|||||||||||||||||
| Pertemuan Ke-6 Ulangan, Remedial dan Pengayaan |
|||||||||||||||||
| Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang | |||||||||||||||||
