Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Bahasa Inggris
MAN 1 Bandar Lampung
Daftar Isi
Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6
| Perencanaan Pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta Mata Pelajaran Bahasa Inggris Bab III. Hortatory Exposition Text |
||
| I | Spesfikasi | |
| Nama Penyusun | Heny Astuti, M.Pd. | |
| Satuan Pendidikan | Madrasah Aliyah | |
| Nama Madrasah | MAN 1 Bandar Lampung | |
| Mata Pelajaran | Bahasa Inggris | |
| Fase/Kelas/Semester | F/XI/1 | |
| Topik Pembelajaran | Hortatory Exposition Text | |
| Alokasi Waktu | 6 kali pertemuan @ 3JP (3×6=18 JP), 1 JP =45 menit, total waktu 810 menit | |
| II | Identifikasi | |
| 1 | Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) | Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid. |
| 2 | Dimensi Profil Lulusan |
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Murid mengidentifikasi nilai-nilai positif dalam Hortatory Exposition Text yang berkaitan dengan sikap peduli, bertanggung jawab, menghargai orang lain, dan menyampaikan pendapat secara santun. 2. Penalaran Kritis Murid mengidentifikasi thesis, arguments, dan recommendation dalam Hortatory Exposition Text serta menilai relevansi argumen dalam mendukung pendapat dan rekomendasi penulis. 3. Kreativitas Murid mengembangkan Hortatory Exposition Text berdasarkan isu yang dipilih dan menyajikannya secara kreatif melalui tulisan yang dilengkapi gambar, infografis, atau media pendukung lainnya. 4. Kolaborasi Murid bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan isu yang dipilih, mengidentifikasi arguments yang mendukung pendapat, kemudian menyusun kerangka Hortatory Exposition Text yang memuat thesis, arguments, dan recommendation. 5. Kemandirian Murid secara mandiri mengembangkan kerangka Hortatory Exposition Text yang telah disusun menjadi tulisan utuh sepanjang ±250 kata dengan memuat thesis, arguments, dan recommendation serta menggunakan unsur kebahasaan yang sesuai. 6. Komunikasi Murid menyampaikan Hortatory Exposition Text yang telah dibuat secara lisan dan tulisan. |
| 3 | Topik Panca Cinta |
1. Cinta Allah dan Rasul-Nya Melalui pembelajaran Hortatory Exposition Text, murid mengetahui bahwa menyampaikan pendapat dan mengajak kepada kebaikan perlu dilakukan dengan cara yang santun dan bertanggung jawab. Murid meneladani Rasulullah saw. dengan menyampaikan pendapat, alasan, dan rekomendasi yang baik serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 2. Cinta Ilmu Melalui pembelajaran Hortatory Exposition Text, murid memperoleh informasi dari teks dan media visual untuk mengidentifikasi thesis, arguments, recommendation, serta unsur kebahasaannya, kemudian menggunakan pengetahuan tersebut untuk menyusun Hortatory Exposition Text sesuai dengan strukturnya dan menyampaikan teks yang telah dibuat. 3. Cinta Lingkungan Melalui pembelajaran Hortatory Exposition Text, murid membahas berbagai isu lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Murid mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menyampaikan pendapat, argumen, dan rekomendasi tentang tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan. 4. Cinta Tanah Air Melalui pembelajaran Hortatory Exposition Text, murid membahas berbagai isu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Murid mengembangkan rasa cinta tanah air dengan menyampaikan pendapat, argumen, dan rekomendasi tentang tindakan yang dapat dilakukan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjaga keberlanjutan kehidupan di Indonesia. |
| 4 | Materi Integrasi KBC | Tanggung jawab dalam menyampaikan pendapat dan memberikan rekomendasi yang bijak untuk kebaikan bersama. |
| III | Desain Pembelajaran | |
| 1 | Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 |
Menyimak – Berbicara Membaca – Memirsa Mengevaluasi informasi tersurat dan tersirat dari berbagai jenis teks fiksi dan non fiksi tertulis atau teks multimodal tentang isu terkini atau topik yang terkait mata pelajaran lain. Menulis – Mempresentasikan Mengomunikasikan gagasan atau pengalaman secara tertulis atau multimodal dalam berbagai jenis teks fiksi dan nonfiksi dengan struktur teks dan unsur kebahasaan yang tepat dan kompleks dengan menggunakan berbagai media presentasi (cetak dan digital) untuk mencapai tujuan yang berbeda-beda; menunjukkan strategi koreksidalam kaidah menulis baik dengan bantuan pendidik maupun mandiri; mengungkapkan pendapat dan mempertahankan argumen tentang isu terkini atau topik yang terkait mata pelajaran lain. |
| 2 | Tujuan Pembelajaran |
Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking) 2. Murid mampu menemukan informasi rinci dari teks hortatory exposition lisan yang diperdengarkan. 3. Murid mampu mengidentifikasi pendapat, argumen, serta saran atau rekomendasi yang terdapat dalam teks hortatory exposition lisan yang diperdengarkan. 4. Murid mampu menyampaikan saran atau rekomendasi berdasarkan isu yang dibahas dengan pelafalan dan intonasi yang tepat serta menyampaikannya dengan lancar. 5. Murid mampu mempraktikkan dialog yang mengandung ekspresi memberikan saran dan rekomendasi (The Expression of Giving Suggestions and Recommendations) dengan pelafalan dan intonasi yang tepat serta menyampaikannya dengan lancar. Membaca-Memirsa (Reading-Viewing) Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting) 1. Murid mampu menyusun kerangka Hortatory Exposition Text dengan struktur thesis, arguments, dan recommendation, serta menentukan isu, pendapat, alasan pendukung, dan rekomendasi. |
| 3 | Kerangka Pembelajaran | 1. Praktik Pedagogik a. Model Pembelajaran: LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi), yang meliputi kegiatan memperoleh informasi melalui literasi, menghubungkan informasi dengan materi melalui orientasi, bekerja sama dalam menyelesaikan tugas melalui kolaborasi, serta mengevaluasi pengalaman belajar melalui refleksi. b. Metode Pembelajaran: tanya jawab, diskusi, penugasan, dan presentasi. 2. Kemitraan pembelajaran (opsional): Lingkungan Sekolah: Guru berperan sebagai fasilitator dengan menyediakan sumber belajar dan mengarahkan murid untuk membaca, membahas, dan mengidentifikasi unsur-unsur Hortatory Exposition Text, seperti thesis, arguments, dan recommendation. Teman sebaya menjadi mitra belajar melalui kegiatan diskusi kelompok, pemilihan isu, penyusunan kerangka teks, dan pemberian umpan balik terhadap Hortatory Exposition Text yang dibuat. Perpustakaan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi untuk menemukan berbagai contoh Hortatory Exposition Text dan mendukung pengumpulan informasi untuk mengembangkan argumen serta rekomendasi tentang isu yang dibahas. 3. Lingkungan Pembelajaran a. Ruang Fisik: Kelas diatur secara fleksibel agar murid dapat bekerja secara individu, berpasangan, maupun berkelompok. Papan tulis digunakan untuk mencatat kosakata, struktur teks, dan unsur kebahasaan yang dibahas selama pembelajaran. b. Ruang Virtual: Internet digunakan untuk mencari informasi dan contoh teks yang mendukung kegiatan pembelajaran. Murid dapat memanfaatkan media digital untuk mengakses materi, mengolah informasi, mengerjakan tugas, mengembangkan teks, serta memublikasikan hasil karya melalui media yang sesuai. c. Budaya Belajar |
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
||
| IV | Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R) | |
| Pertemuan Ke-1 Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking) |
||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | ||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | 1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
2. Guru mengondisikan murid untuk siap belajar. 3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka. 4. Ice Breaking: Giving Suggestions and Recommendations 5. Apersepsi Guru menanyakan materi yang sudah diajarkan sebelumnya: How do you express your opinion about an issue? How can you support your opinion with arguments? Murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya. Lalu guru mengaitkannya dengan pelajaran sekarang: Good. In the previous lesson, you learned how to express opinions and support them with arguments. Today, we will discuss a common issue among teenagers, “Teenagers Should Limit Their Screen Time,” and learn how to give suggestions and recommendations about it. 7. Pertanyaan Pemantik Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk mengajak murid mulai berpikir tentang isu yang akan dibahas.
Beberapa murid menyampaikan ide atau pendapatnya. 7. Penyampaian Tujuan Pembelajaran Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa murid akan menyimak Hortatory Exposition Text bertema “Teenagers Should Limit Their Screen Time” untuk menemukan gagasan utama, informasi rinci, pendapat penulis, dan rekomendasi yang disampaikan. Murid juga akan menyampaikan saran dan rekomendasi secara lisan mengenai isu yang dibahas. |
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | ||
| Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
a. Literasi 1. Guru memutar audio pendek berjudul “Teenagers Should Limit Their Screen Time”. 2. Murid menyimak audio untuk memperoleh informasi umum tentang penggunaan screen time di kalangan remaja dan dampaknya. 3. Guru mengajukan beberapa pertanyaan berdasarkan audio yang telah didengarkan:
4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan informasi yang mereka dengarkan. 5. Guru dan murid membahas jawaban bersama-sama. |
|
| Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
||
| Asesmen | ||
| Bermakna dan Berkesadaran |
d. Refleksi Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut. -What did you learn about giving suggestions and recommendations today? |
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | ||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
1. Guru memberikan penguatan -Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran yang telah dilalui hari ini. -Guru menegaskan bahwa dalam Hortatory Exposition Text, penulis menyampaikan opinion yang didukung oleh arguments dan diikuti oleh recommendations untuk mendorong pembaca melakukan suatu tindakan. 2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid yang telah berpartisipasi dalam pembelajaran. 3. Guru menyampaikan informasi kegiatan yang akan datang, yaitu pada pertemuan berikutnya murid akan melanjutkan kegiatan Listening–Speaking dengan mempelajari Expressing Suggestions and Recommendations serta berlatih memberikan saran dan rekomendasi secara lisan. 4. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam. |
|
| D. Assesmen Pembelajaran | ||
|
Asesmen Awal/Formatif |
Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid tentang materi sebelumnya serta pengetahuan awal mereka tentang isu penggunaan screen time di kalangan remaja. |
|
| Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran. |
Guru mengamati murid ketika menyimak audio, menjawab pertanyaan, berdiskusi dalam kelompok, mengidentifikasi main idea, detailed information, writer’s opinion, dan recommendations, serta menyampaikan hasil diskusi secara lisan. Guru memberikan apresiasi terhadap jawaban yang benar dan memberikan penjelasan terhadap jawaban yang kurang tepat. |
|
| Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning) Asesmen untuk mengukur pencapaian TP 1–3 pada akhir pembelajaran. |
Murid menyimak teks audio “Teenagers Should Manage Their Time Wisely” kemudian mengerjakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda secara individu. Soal mengukur kemampuan murid dalam menemukan gagasan utama, informasi rinci, writer’s opinion, dan recommendations dalam teks Hortatory Exposition lisan yang diperdengarkan. |
|
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
||
| Pertemuan Ke-2 Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking) |
||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
||
| A. Kegiatan Awal (10 menit) | ||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama. 2. Guru mengondisikan murid untuk siap belajar. 3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka. 4. Ice Breaking: Quick Advice Guru menyebutkan beberapa situasi sederhana yang berkaitan dengan kehidupan remaja, kemudian menunjuk beberapa murid untuk memberikan saran atau rekomendasi singkat menggunakan ungkapan “You should…”, “You could…”, atau “I suggest…” untuk melatih konsentrasi dan mengaktifkan pengetahuan awal murid. Contoh: Guru: Your friend uses their phone for eight hours a day. What should they do? Guru: Your friend feels tired after studying. What do you suggest? Guru: Your friend has too much homework. What could they do? 5. Apersepsi Guru menanyakan materi yang sudah diajarkan sebelumnya: -What did you learn in the previous meeting? Murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya. Lalu guru mengaitkannya dengan pelajaran sekarang: In the previous meeting, you listened to a Hortatory Exposition Text and identified the writer’s opinion and recommendations. Today, you will learn how to give advice and recommendations. 6. Pertanyaan Pemantik Guru mengajukan pertanyaan terbuka untuk mengajak murid mulai berpikir tentang cara memberikan saran dan rekomendasi secara lisan. -What do you usually say when you want to give advice to a friend? Beberapa murid menyampaikan jawabannya. 7. Penyampaian Tujuan Pembelajaran Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu murid akan belajar keterampilan Menyimak-Berbicara materi The Expression of Giving Advice and Recommendations terkait isu kehidupan remaja. Murid akan berlatih dialog dan mempraktikkannya dengan memperhatikan pelafalan, intonasi, dan kelancaran dalam berbicara. |
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | ||
| Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
a. Literasi 1. Guru memutar audio pendek berupa dialog berjudul Teenagers Should Reduce Their Use of Social Media. 2. Murid menyimak dialog untuk mengidentifikasi expressions of giving advice and recommendations yang digunakan oleh para pembicara. 3. Guru mengajukan pertanyaan: -What is the conversation about? 4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan dialog yang didengarkan dan guru memberikan feedback atas jawaban-jawaban murid. b. Orientasi |
|
| Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan |
c. Kolaborasi
Klik di sini untuk menginput nilai siswa. |
|
| Merefleksi (Bermakna dan Berkesadaran) |
d. Refleksi Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | ||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
1. Guru memberikan penguatan -Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan hari ini. -Guru menegaskan bahwa dalam memberikan saran dan rekomendasi, murid dapat menggunakan berbagai expressions of giving suggestions and recommendations sesuai dengan konteks yang dibicarakan. 2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran hari ini. 3. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan belajar Reading–Viewing masih dengan materi Hortatory Exposition Text. 4. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam. |
|
| D. Assesmen Pembelajaran | ||
| Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid. |
Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman murid terhadap pembelajaran sebelumnya tentang Hortatory Exposition Text, khususnya writer’s opinion dan recommendations, serta pengetahuan awal murid tentang cara memberikan saran dan rekomendasi. |
|
| Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran. |
Guru mengamati murid ketika menyimak dialog, mengidentifikasi expressions of giving suggestions and recommendations, menjawab pertanyaan, serta berlatih dialog secara berpasangan. Guru memberikan umpan balik dan membantu murid yang mengalami kesulitan dalam menggunakan ungkapan, pengucapan, intonasi, dan kelancaran berbicara. |
|
| Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning) Asesmen untuk mengukur pencapaian TP 1–3 pada akhir pembelajaran. |
||
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
||
| Pertemuan Ke-3 Membaca-Memirsa (Reading-Viewing) |
||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
||
| A. Kegiatan Awal (10 Menit) | ||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | 1.Guru memberi salam kepada murid dan mengajak murid berdoa bersama.
2.Guru mengondisikan murid untuk siap belajar. 3.Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka. 4. Ice Breaking: Picture Guessing Guru menampilkan beberapa gambar yang berkaitan dengan penggunaan telepon saat belajar. Murid mengamati gambar dan menebak topik pada gambar untuk melatih konsentrasi dan mengaktifkan pengetahuan awal murid.
|
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | ||
| Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
a. Literasi 1. Guru menampilkan beberapa gambar yang berkaitan dengan penggunaan telepon pada waktu belajar. 2. Murid mengamati gambar dan mengidentifikasi aktivitas yang dilakukan oleh murid dalam gambar. 3. Guru mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengarahkan pengamatan murid pada topik using phones during study time:
4. Murid menyampaikan jawaban berdasarkan informasi yang mereka peroleh dari gambar. 5. Guru dan murid membahas jawaban bersama sebagai pengantar menuju pembelajaran Reading–Viewing Hortatory Exposition Text. b. Orientasi |
|
| Mengaplikasi (Bermakna dan Menggembirakan) |
||
| Asesmen | ||
| Merefleksi (Bermakna dan Berkesadaran) |
d. Refleksi Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut.
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) | ||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
1. Guru memberikan penguatan -Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran hari ini. -Guru menegaskan bahwa Hortatory Exposition Text menyampaikan writer’s opinion yang didukung dengan arguments dan diikuti oleh suggestions or recommendations, serta memiliki unsur kebahasaan tertentu. 2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran hari ini. 3. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya mereka akan belajar Writing–Presenting dengan materi Hortatory Exposition Text. 4. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam. |
|
| D. Assesmen Pembelajaran | ||
| Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid. |
Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman murid terhadap pembelajaran sebelumnya tentang The Expression of Giving Suggestions and Recommendations serta pengetahuan awal murid tentang penggunaan telepon pada waktu belajar. |
|
| Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran. |
Guru memperhatikan murid ketika mereka mengamati gambar dan infografik, menjawab pertanyaan, membaca teks, berdiskusi dalam kelompok, mengidentifikasi informasi dalam teks, serta menjawab soal pilihan ganda secara individu. Guru memberikan apresiasi dan penguatan terhadap jawaban yang tepat serta penjelasan terhadap jawaban yang kurang tepat. |
|
| Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning) Asesmen untuk mengukur pencapaian TP 1–3 pada akhir pembelajaran. |
Murid membaca dan memirsa teks Hortatory Exposition berjudul “Teenagers Should Avoid Distractions When Studying” beserta ilustrasinya, lalu mengerjakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda secara individu. Soal mengukur kemampuan murid dalam menemukan gagasan utama, informasi rinci, informasi yang dirujuk oleh kata atau frasa referensial, writer’s opinion, arguments, serta suggestions or recommendations, makna kosakata berdasarkan konteks, kesimpulan, serta unsur kebahasaan berupa Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions. |
|
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
||
| Pertemuan Ke-4 Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting) |
||
| Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) |
||
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) | ||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | 1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
2. Guru mengondisikan murid untuk siap mengikuti pembelajaran. 3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka. 4. Ice breaking: Build the Idea Guru menyebutkan beberapa isu sederhana yang berkaitan dengan kehidupan remaja, kemudian menunjuk beberapa murid untuk menyebutkan pendapat, satu alasan, dan satu rekomendasi secara singkat untuk melatih konsentrasi dan mengaktifkan ide sebelum menulis. Contoh: Guru: Teenagers should avoid using their phones during study time. What do you think? Guru: Teenagers should get enough sleep. What do you think? Guru: Teenagers should exercise regularly. What do you think? 5. Apersepsi Guru mengulas materi Reading–Viewing pada pertemuan sebelumnya dan menghubungkannya dengan kegiatan menulis yang akan dilakukan melalui beberapa pertanyaan: -What did you learn about Hortatory Exposition Text in the previous meeting? Beberapa murid menyampaikan jawaban berdasarkan pembelajaran sebelumnya. Guru kemudian menghubungkan materi sebelumnya dengan pembelajaran hari ini: “In the previous meeting, you identified the thesis, arguments, and recommendation in a Hortatory Exposition Text. Today, you will use the same structure to create an outline for your own Hortatory Exposition Text about an issue related to teenagers.” 6. Pertanyaan Pemantik Guru menampilkan beberapa gambar yang berkaitan dengan isu kehidupan remaja, seperti penggunaan telepon saat belajar, penggunaan media sosial, dan kebiasaan tidur, kemudian mengajukan pertanyaan: -What issues related to teenagers can you find in the pictures? Beberapa murid menyampaikan pendapat berdasarkan pengalaman dan kehidupan mereka sehari-hari. 7. Penyampaian Tujuan Pembelajaran Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa pada pertemuan ini murid akan menyusun kerangka Hortatory Exposition Text dengan struktur thesis, arguments, dan recommendation, serta menentukan isu, pendapat, alasan pendukung, dan rekomendasi. Murid juga akan membuat contoh penggunaan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions dalam kerangka sesuai dengan konteks isu yang dibahas. |
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) | ||
| Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
a. Literasi 1. Guru menampilkan 5 pilihan topik yang berkaitan dengan isu kehidupan remaja: |
|
| C. Kegiatan Penutup (10 menit) | ||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
1. Guru memberikan penguatan -Guru bersama murid menyimpulkan kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan, mulai dari memilih topik hingga menyusun kerangka Hortatory Exposition Text. -Guru menegaskan bahwa kerangka yang telah disusun akan menjadi dasar untuk mengembangkan Hortatory Exposition Text dengan struktur thesis, arguments, dan recommendation. 2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas partisipasi mereka dalam kegiatan pembelajaran hari ini. 3. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya murid akan mengembangkan kerangka menjadi Hortatory Exposition Text sepanjang ±250 kata, melakukan revisi, dan memublikasikan karya melalui media yang sesuai. 4. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam. |
|
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
||
|
Pertemuan Ke-5 |
||
|
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R: |
||
|
A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
||
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan | 1. Guru memberi salam dan mengajak murid berdoa bersama.
2. Guru mengondisikan murid untuk siap mengikuti pembelajaran. 3. Guru memeriksa kehadiran murid dan mengapresiasi kehadiran mereka. 4. Ice Breaking: Continue the Idea Guru menyebutkan beberapa isu yang berkaitan dengan kehidupan remaja, kemudian menunjuk beberapa murid untuk melanjutkan sebuah pernyataan dengan memberikan alasan atau rekomendasi secara singkat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengaktifkan kembali ide yang akan dikembangkan murid dalam tulisan. Contoh: Guru: Teenagers should avoid cyberbullying because… Guru: Teenagers should spend less time playing online games because… 5. Apersepsi Guru mengulas kegiatan pada pertemuan sebelumnya dengan mengajukan pertanyaan: -What did you do in the previous meeting? Guru menghubungkan kegiatan sebelumnya dengan pembelajaran hari ini: “Last meeting, you made an outline for your Hortatory Exposition Text. Today, you will develop your outline into a complete text of about 250 words and present it using suitable media.” 6. Pertanyaan Pemantik Guru mengajukan pertanyaan untuk mendorong murid memikirkan cara mengembangkan kerangka menjadi tulisan yang utuh: -What information can you add to support each argument Beberapa murid menyampaikan jawaban berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka. 7. Penyampaian Tujuan Pembelajaran Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dengan menjelaskan bahwa pada pertemuan ini murid akan mengembangkan kerangka yang telah dibuat menjadi Hortatory Exposition Text sepanjang ±250 kata dengan struktur thesis, arguments, dan recommendation, serta menggunakan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions secara tepat. Murid juga akan merevisi tulisan dan mempresentasikan hasilnya menggunakan media yang sesuai. |
|
|
B. Kegiatan Inti (105 menit) |
||
| Memahami (Bermakna dan Berkesadaran) |
a. Lanjutan Kegiatan Pertemuan Sebelumnya 1. Murid secara individu mengembangkan kerangka tulisan yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya menjadi Hortatory Exposition Text sepanjang ±250 kata dengan menggunakan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions. 2. Murid bertukar hasil tulisan dengan teman sebangku untuk memberikan masukan terkait dengan: – kelengkapan struktur teks: thesis, arguments, dan recommendation; – keterkaitan antara pendapat dan argumen; – penggunaan Simple Present Tense; – penggunaan Action Verbs; – dan penggunaan Temporal Conjunctions. 3. Murid memperbaiki tulisannya berdasarkan masukan yang diperoleh. 4. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan umpan balik selama proses penulisan dan revisi. 5. Murid menyiapkan tulisan yang telah diperbaiki untuk dipresentasikan menggunakan media yang sesuai. 6. Murid mempresentasikan Hortatory Exposition Text yang telah dibuat dengan menggunakan media yang sesuai, lalu memberikan aksesnya kepada guru agar tulisannya bisa dinilai. 7. Guru memberikan apresiasi terhadap hasil karya murid dan memberikan penguatan terhadap tulisan dan presentasi yang sudah baik serta koreksi terhadap bagian yang masih perlu diperbaiki. 8. Guru menilai Hortatory Exposition Text yang telah direvisi dan dipresentasikan berdasarkan kriteria penilaian yang meliputi kelengkapan struktur thesis, arguments, dan recommendation, keterkaitan antara pendapat dan argumen, penggunaan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions, serta ketepatan dan kejelasan isi tulisan. b. Refleksi Guru mengajak murid melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut. -Which part of writing the text was interesting for you? |
|
| C. Kegiatan Penutup (10 menit) | ||
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan | 1.Penguatan
-Guru bersama murid menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan, mulai dari mengembangkan kerangka menjadi Hortatory Exposition Text, memberikan dan menerima masukan, melakukan revisi, hingga mempresentasikan hasil tulisan menggunakan media yang sesuai. -Guru menegaskan bahwa Hortatory Exposition Text disusun dengan struktur thesis, arguments, dan recommendation, serta menggunakan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions. 2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh murid atas usaha, kreativitas, dan partisipasi mereka dalam menyelesaikan dan mempresentasikan karya. 3. Guru menyampaikan bahwa pada pertemuan berikutnya mereka akan belajar Listening–Speaking dengan materi Discussion Text. 4. Guru mengajak murid membaca doa sebagai ungkapan syukur atas ilmu yang telah diperoleh dan menutup pembelajaran dengan salam. |
|
| D. Asesmen Pembelajaran | ||
| Asesmen Awal/Formatif (assessment as learning): Asesmen untuk mengetahui pengetahuan awal murid. |
Asesmen untuk mengetahui kesiapan dan pengetahuan awal murid sebelum mengembangkan kerangka menjadi Hortatory Exposition Text. Guru memberikan pertanyaan apersepsi dan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman murid tentang struktur dan language features Hortatory Exposition Text, serta kesiapan murid dalam mengembangkan kerangka yang telah dibuat pada pertemuan sebelumnya. |
|
| Asesmen Proses/Formatif (assessment for learning): Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pembelajaran. |
Asesmen untuk memantau proses belajar murid selama kegiatan pengembangan dan revisi tulisan. Guru mengamati murid ketika mengembangkan kerangka menjadi Hortatory Exposition Text, menggunakan struktur thesis, arguments, dan recommendation, menerapkan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions, bertukar tulisan, memberikan dan menerima masukan, serta melakukan revisi. Guru memberikan bimbingan, apresiasi, dan umpan balik terhadap proses dan hasil kerja murid. |
|
| Asesmen Akhir/Sumatif (assessment of learning) Asesmen untuk mengukur pencapaian tujuan pembelajaran pada akhir rangkaian kegiatan. |
Murid menghasilkan Hortatory Exposition Text sepanjang ±250 kata berdasarkan kerangka yang telah dibuat, dengan struktur thesis, arguments, dan recommendation, serta menggunakan Simple Present Tense, Action Verbs, dan Temporal Conjunctions. Setelah melakukan revisi, murid mempresentasikan hasil tulisannya menggunakan media yang sesuai. Guru menilai teks akhir dan presentasi murid berdasarkan kelengkapan struktur, keterkaitan antara pendapat dan argumen, penggunaan unsur kebahasaan, ketepatan dan kejelasan isi tulisan, serta keruntutan penyampaian saat presentasi. |
|
| Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3 Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6 |
||
| Pertemuan Ke-6 Ulangan, Remedial dan Pengayaan |
||
| MAN 1 Bandar Lampung, Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang | ||
