| I |
Spesifikasi |
|
|
| Nama Penyusun |
Khusnun Afifah, S.Pd. |
|
| Satuan Pendidikan |
Madrasah Aliyah |
|
| Nama Madrasah |
MAN 1 Bandar Lampung |
|
| Mata Pelajaran |
Bahasa Inggris |
|
| Fase/Kelas/Semester |
F/XII/1 |
|
| Topik Pembelajaran |
Bab 2 – Discussion Text 2 |
|
| Alokasi Waktu |
6 Pertemuan (3 JP x 45 menit =135 menit per pertemuan) |
|
| II |
Identifikasi |
|
|
| 1 |
Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) |
- Format Asesmen: Kuis singkat lisan/tertulis.
- Tujuan:Mengidentifikasi pengetahuan awal murid tentang teks diskusi, isu sosial, penyampaian pendapat, serta unsur kebahasaan yang mendukung kegiatan diskusi.
- Pertanyaan/tugas:
- Have you ever participated in a discussion about a social issue?
- What is a discussion text?
- What is the difference between a fact and an opinion?
- Mention three expressions used to agree or disagree with someone’s opinion.
- Make two sentences using the simple present tense.
- Complete the sentence: “Some students support the use of smartphones at school. However, others ….”
- What expressions can you use to report someone’s opinion?
- Do you think students should be allowed to use smartphones during lessons? Why or why not?
- Tindak lanjut asesmen awal:
- Murid yang sudah memahami konsep dasar diberi tantangan menganalisis argumen yang berlawanan dan menilai kekuatan bukti.
- Murid yang masih mengalami kesulitan diberi contoh konkret tentang fakta, opini, argumen pro-kontra, dan ungkapan menyampaikan pendapat.
- Hasil asesmen digunakan untuk menentukan pendampingan, pengelompokan, dan tingkat kompleksitas tugas.
|
|
| 2 |
Dimensi Profil Lulusan |
1.Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia
Dikembangkan melalui pembiasaan berdoa, bersyukur, berkata jujur, bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi, serta menghormati perbedaan pendapat. Murid memahami bahwa kebebasan berpendapat perlu disertai etika, kejujuran, dan tanggung jawab moral.
2.Penalaran Kritis
Dikembangkan melalui kegiatan menganalisis isu, mengidentifikasi argumen pendukung dan penentang, membedakan fakta dan opini, mengevaluasi bukti, serta menarik kesimpulan berdasarkan alasan yang logis.
3.Kolaborasi
Dikembangkan melalui kerja kelompok dalam memilih isu, mengumpulkan informasi, menyusun argumen, menulis teks diskusi, melakukan peer review, dan mempresentasikan hasil proyek. Murid belajar berbagi tugas, mendengarkan pendapat, serta bertanggung jawab terhadap hasil kerja bersama.
4.Komunikasi
Dikembangkan melalui kegiatan mengungkapkan pendapat, menyampaikan persetujuan dan ketidaksetujuan secara santun, melaporkan pendapat orang lain, menulis argumen secara runtut, dan mempresentasikan hasil diskusi dalam bahasa Inggris.
Keempat dimensi tersebut diintegrasikan dalam pembelajaran agar murid tidak hanya menguasai bahasa Inggris, tetapi juga mampu berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, bekerja sama, dan menunjukkan karakter yang menghargai sesama. |
|
| 3 |
Topik Panca Cinta |
1. Cinta Kepada Allah dan Kemanusiaan / Love for God and Humanity
Murid diajak memahami bahwa kemampuan berpikir, berbicara, dan menyampaikan pendapat merupakan anugerah yang perlu digunakan secara bertanggung jawab. Dalam diskusi, murid mengutamakan kejujuran, kesantunan, dan penghargaan terhadap martabat manusia.
2. Cinta Kepada Diri Sendiri / Love for Self
Murid belajar mengembangkan kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, menerima kritik yang membangun, mengevaluasi pemikirannya sendiri, serta bersikap terbuka terhadap informasi baru. Murid juga diajak memahami pentingnya mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan yang matang.
3. Cinta Kepada Sesama / Love for Others
Murid belajar mendengarkan perspektif yang berbeda, menyampaikan ketidaksetujuan tanpa merendahkan orang lain, dan memahami bahwa seseorang dapat memiliki pendapat berbeda karena pengalaman atau pertimbangan yang berbeda. Nilai ini diterapkan dalam diskusi kelompok, peer review, dan mini debate.
4. Cinta Kepada Lingkungan / Love for environment
Murid dapat memilih isu yang berkaitan dengan lingkungan, seperti penggunaan plastik sekali pakai, pengelolaan sampah, atau penggunaan kendaraan pribadi. Murid mengevaluasi argumen dari berbagai perspektif dan mempertimbangkan tanggung jawab manusia terhadap kelestarian lingkungan.
5.Cinta kepada Tanah Air / Love for the Homeland
Murid didorong memilih isu yang relevan dengan kehidupan masyarakat Indonesia, seperti penggunaan teknologi dalam pendidikan, budaya membaca, pelestarian budaya lokal, atau kedisiplinan di sekolah. Murid belajar menyampaikan kritik secara konstruktif dan memberikan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.
|
|
| 4 |
Materi Integrasi KBC |
Dalam pembelajaran Discussion Text, nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta diintegrasikan melalui kegiatan membaca, menganalisis, menulis, dan mempresentasikan berbagai pandangan terhadap suatu isu.
Murid diajak memahami bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, setiap pendapat perlu disampaikan dengan bahasa yang santun, didukung alasan yang logis, dan tidak merendahkan pihak lain. Melalui kegiatan diskusi, murid berlatih mendengarkan dengan empati, mempertimbangkan bukti, dan mengevaluasi pendapat secara objektif.
Penggunaan Simple Present Tense, Contrastive Conjunctions, dan Reporting Verbs diarahkan untuk membantu murid menyampaikan informasi secara jelas, menghubungkan argumen yang berlawanan, dan melaporkan pendapat orang lain secara akurat. Sementara itu, Expressions of Agreeing and Disagreeing digunakan untuk membangun komunikasi yang santun dan produktif.
Nilai cinta kepada Allah dan kemanusiaan, diri sendiri, sesama, lingkungan, dan tanah air diharapkan tercermin dalam cara murid memilih isu, menyusun argumen, berinteraksi, dan mengambil kesimpulan. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Inggris tidak hanya berorientasi pada kemampuan linguistik, tetapi juga membangun karakter, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. |
|
| III |
Desain Pembelajaran |
|
|
| 1 |
Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 |
Pada akhir Fase F, murid menggunakan teks lisan, tulisan dan visual dalam berbagai jenis teks dengan berbagai macam topik kontekstual untuk berkomunikasi sesuai dengan situasi, tujuan, dan target pemirsa/pembacanya. murid memproduksi teks lisan, tulisan dan visual dalam bahasa Inggris yang terstruktur dengan kosakata yang lebih beragam untuk berdiskusi dan menyampaikan keinginan / perasaan / pendapat. murid memahami teks lisan, tulisan, dan visual untuk mempelajari sesuatu/mendapatkan informasi dan untuk hiburan. Pemahaman mereka terhadap teks semakin mendalam. Keterampilan inferensi tersirat ketika memahami informasi, dan kemampuan evaluasi berbagai jenis teks dalam bahasa Inggris sudah berkembang.
Capaian Pembelajaran setiap elemen mata pelajaran Bahasa Inggris adalah sebagai berikut.
| Elemen |
Capaian Pembelajaran |
| Menyimak-Berbicara (Listening-Speaking) |
murid menggunakan bahasa Inggris untuk berkomunikasi dengan guru, teman sebaya dan orang lain dalam berbagai macam situasi dan tujuan. murid menggunakan dan merespons pertanyaan terbuka dan menggunakan strategi untuk memulai, mempertahankan dan menyimpulkan percakapan, dan diskusi. murid memahami dan mengidentifikasi ide utama dan detail relevan dari teks lisan dalam diskusi atau presentasi mengenai berbagai macam topik. murid menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan opini terhadap isu sosial dan untuk membahas minat, perilaku, dan nilai-nilai lintas konteks budaya yang dekat dengan kehidupan mereka. murid memberikan dan mempertahankan pendapatnya, membuat perbandingan dan mengevaluasi perspektifnya. murid menggunakan strategi koreksi dan perbaikan diri, dan menggunakan elemen nonverbal (gestur, kecepatan bicara dan/atau nada suara) untuk dapat memperkuat/mendukung pesan/informasi/pendapat yang ingin disampaikan.
(Students use English to communicate with teachers, peers and others in a range of settings and for a range of purposes. They use and respond to open ended questions and use strategies to initiate, sustain and conclude conversations and discussion. They understand and identify the main ideas and relevant details in oral texts of discussions or presentations on a wide range of topics. They use English to express opinions on social issues and to discuss youth-related interests, behaviors and values across cultural contexts. They give and justify opinions, make comparisons and evaluate perspectives. They employ self-correction and selfrepair strategies, and use nonverbal elements (gestures, speed and / or pitch) to strengthen / support the message / information / opinion being conveyed.)
|
| Membaca-Memirsa (Reading-Viewing) |
murid membaca dan merespons berbagai jenis teks secara mandiri. murid membaca untuk mempelajari sesuatu dan membaca untuk hiburan. murid mencari, membuat sintesis dan mengevaluasi detil spesifik dan inti dari berbagai jenis teks. Teks ini dapat berbentuk cetak atau digital, termasuk di antaranya teks visual, multimodal atau interaktif. murid menunjukkan pemahaman terhadap ide pokok, isu-isu atau pengembangan plot dalam berbagai jenis teks. murid mengidentifikasi tujuan penulis dan melakukan inferensi untuk memahami informasi tersirat dalam teks.
(Students independently read and respond to a wide range of texts. They read to learn and read for pleasure. They locate, synthesize and evaluate specific details and gist from a range of text genres. These texts might be in the form of print or digital texts, including visual, multimodal or interactive texts. They demonstrate an understanding of the main ideas, issues or plot development in a range of texts. They identify the author’s purpose and make inference to comprehend implicit information in the text.)
|
| Menulis-Mempresentasikan (Writing-Presenting) |
murid menulis berbagai jenis teks fiksi dan faktual (nonfiksi) secara mandiri, menunjukkan pemahaman mereka terhadap tujuan dan target pembaca/pemirsa. murid merencanakan, menuliskan, mengulas, dan merevisi teks dengan menunjukkan strategi koreksi diri dalam kaidah menulis. murid menyampaikan ide kompleks dan menggunakan berbagai kosakata dan tata bahasa yang beragam dalam tulisannya. murid menyajikan informasi menggunakan berbagai moda presentasi dalam bentuk cetak dan digital untuk menyesuaikan dengan pemirsa dan untuk mencapai tujuan yang berbedabeda.
(Students independently write an extensive range of fictional and factual (nonfiction) text types, showing an awareness of purpose and audience. They plan, write, review and revise texts with some evidence of self-correction strategies in writing conventions. They express complex ideas and use a wide range of vocabulary and verb tenses in their writing. They present information using different modes of presentation in print and digital forms to suit different audiences and to achieve different purposes.)
|
|
|
| 2 |
Tujuan Pembelajaran |
Setelah mengikuti pembelajaran selama enam pertemuan atau 18 JP, murid diharapkan mampu:
- Menganalisis fungsi sosial, struktur teks, dan karakteristik Discussion Text dalam berbagai konteks kehidupan.
- Mengidentifikasi isu, argumen yang mendukung, argumen yang menentang, dan kesimpulan dalam teks diskusi.
- Mengevaluasi relevansi, konsistensi, dan kekuatan alasan yang digunakan dalam argumen pro dan kontra.
- Menggunakan Simple Present Tense secara tepat untuk menyampaikan fakta, kebiasaan, pendapat umum, dan pernyataan yang berkaitan dengan isu yang dibahas.
- Menggunakan Contrastive Conjunctions, seperti however, nevertheless, on the other hand, whereas, dan while, untuk menghubungkan gagasan yang berlawanan.
- Menggunakan Reporting Verbs, seperti argue, claim, state, suggest, explain, dan believe, untuk melaporkan pendapat atau pandangan pihak lain secara tepat.
- Menggunakan ungkapan agreeing and disagreeing secara santun dalam diskusi dan presentasi.
- Mengembangkan argumen yang logis dengan mempertimbangkan bukti, contoh, serta sudut pandang yang berbeda.
- Menyusun dan merevisi Discussion Text secara kolaboratif dengan memperhatikan struktur, koherensi, ketepatan tata bahasa, kosakata, dan kekuatan argumen.
- Menghasilkan proyek berupa teks diskusi bertema isu kontekstual dalam bentuk tulisan cetak atau digital, disertai presentasi atau mini debate.
- Mempresentasikan hasil proyek dengan memperhatikan ketepatan bahasa, kelancaran, pengucapan, kejelasan argumen, dan kemampuan merespons pertanyaan.
- Merefleksikan proses pembelajaran dengan menunjukkan sikap kritis, jujur, bertanggung jawab, menghargai perbedaan pendapat, bekerja sama, serta menerapkan nilai-nilai Panca Cinta.
|
|
| 3 |
Kerangka Pembelajaran |
1.Praktik Pedagogis
- Pendekatan Pembelajaran:Pendekatan pembelajaran: Deep Learning (Pembelajaran Mendalam), yang mencakup:
- Mindful Learning: Murid menyadari tujuan pembelajaran, memeriksa pemahamannya, dan mempertimbangkan alasan di balik suatu pendapat.
- Meaningful Learning: Murid menghubungkan teks diskusi dengan isu nyata yang dekat dengan kehidupan di sekolah, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.
- Joyful Learning: Murid terlibat dalam kegiatan interaktif, diskusi kelompok, permainan menyusun argumen, peer review, dan mini debate dalam suasana aman dan menyenangkan.
- Model Pembelajaran:PjBL digunakan untuk mengarahkan murid menghasilkan proyek autentik berupa Discussion Text yang membahas isu dari dua sudut pandang. Proses pembelajaran mengikuti enam sintaks:
- Menentukan pertanyaan mendasar.
- Mendesain perencanaan proyek.
- Menyusun jadwal proyek.
- Memonitor kemajuan proyek.
- Menguji atau menilai hasil proyek.
- Mengevaluasi pengalaman belajar.
- Strategi Pembelajaran:
- Think-Pair-Share.
- Cooperative Learning.
- Guided Reading.
- Guided Writing.
- Argument Mapping.
- Peer Review.
- Structured Academic Controversy.
- Mini Debate.
- Presentasi kelompok dan refleksi individu.
- Metode Pembelajaran:
- Diskusi kelompok.
- Analisis teks.
- Tanya jawab.
- Identifikasi fakta dan opini.
- Latihan tata bahasa kontekstual.
- Penyusunan argumen pro dan kontra.
- Penulisan berpandu.
- Presentasi dan debat terstruktur.
2. Kemitraan pembelajaran:
- Lingkungan Sekolah:
- Kolaborasi dengan guru Bahasa Indonesia untuk memperkuat pemahaman tentang struktur argumentasi dan teks diskusi.
- Kolaborasi dengan guru Informatika/TIK dalam penggunaan perangkat digital untuk penyusunan dan penyajian proyek.
- Pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai sumber bacaan dan informasi pendukung argumen.
- Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Apabila memungkinkan, murid dapat mengumpulkan pandangan dari warga sekolah atau anggota masyarakat melalui wawancara singkat atau survei sederhana mengenai isu yang dipilih. Informasi yang diperoleh digunakan sebagai bahan pendukung argumen dengan tetap memperhatikan kesantunan dan kejujuran dalam menyampaikan hasil.
3. Lingkungan Pembelajaran
- Ruang Fisik:Kelas diatur agar mendukung diskusi kelompok, kerja kolaboratif, presentasi, dan mini debate. Tempat duduk dapat disusun dalam kelompok kecil atau formasi yang memungkinkan murid saling berinteraksi.
- Ruang Virtual:WhatsApp Group kelas atau platform pembelajaran yang tersedia digunakan untuk membagikan bahan bacaan, contoh teks, instruksi proyek, pengumpulan tugas, dan pemberian umpan balik.
- Budaya Belajar:
Guru membangun suasana yang aman untuk menyampaikan pendapat. Setiap murid diberi kesempatan berbicara, sedangkan murid lain dilatih mendengarkan, mengajukan pertanyaan, dan memberikan tanggapan secara santun.
Budaya belajar diarahkan agar murid berani menyampaikan pendapat tanpa takut direndahkan, tetapi tetap bertanggung jawab terhadap informasi dan argumen yang disampaikan.
4. Pemanfaatan Digital:
- Penggunaan artikel daring dan sumber bacaan digital sebagai bahan analisis teks.
- Pemanfaatan mesin pencari untuk menemukan informasi relevan, dengan bimbingan guru mengenai pemilihan sumber yang dapat dipercaya.
- Penggunaan Microsoft Word atau Google Docs untuk menulis dan merevisi teks.
- Penggunaan PowerPoint, Canva, atau media presentasi lain untuk menyajikan hasil proyek.
- Penggunaan formulir digital apabila diperlukan untuk survei sederhana.
- Penggunaan grup kelas untuk memberikan umpan balik dan mengumpulkan tugas.
|
|
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6 |
|
| IV |
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model PjBL) |
|
Pertemuan Ke-1
(Materi: Introduction to Discussion Text) |
|
| Fokus pembelajaran: Fungsi sosial, struktur teks, karakteristik, serta identifikasi argumen pro dan kontra
Sintaks PjBL 1 – Menentukan Pertanyaan Mendasar (Start with the Essential Question) |
|
| A. Kegiatan Awal: (15 menit) |
|
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pemeriksaan kehadiran murid.
- Guru menciptakan suasana belajar yang nyaman melalui pertanyaan ringan tentang isu yang dekat dengan kehidupan murid.
- Guru menampilkan pernyataan pemantik, misalnya: “Students should be allowed to use smartphones during lessons.”
- Guru meminta murid menentukan posisi awal mereka: setuju, tidak setuju, atau belum yakin.
- Beberapa murid menyampaikan alasan singkat atas pilihan mereka.
- Guru mengajukan pertanyaan pemantik:
- Why do people have different opinions about the same issue?
- Should we consider both sides before making a decision?
- How can we express our opinions respectfully?
- Guru menghubungkan tanggapan murid dengan materi Discussion Text dan menyampaikan tujuan pembelajaran.
|
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
|
| a |
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan pengertian dan fungsi sosial Discussion Text, yaitu menyajikan suatu isu melalui argumen yang mendukung dan menentang untuk membantu pembaca mempertimbangkan berbagai perspektif.
- Guru membagikan contoh teks diskusi dengan topik “Should Students Be Allowed to Use Smartphones at School?”
Contoh teks:
Should Students Be Allowed to Use Smartphones at School?
Smartphones are common among students today. Some people believe that students should be allowed to use smartphones at school because these devices provide access to learning materials. However, others argue that smartphones can distract students from their lessons.
On the one hand, smartphones help students find information quickly, use educational applications, and communicate with teachers when necessary. They can also support collaborative learning activities.
On the other hand, smartphones may distract students through games, social media, and unrelated notifications. Some students may also misuse their devices during examinations or use them to disturb their classmates.
In conclusion, smartphones can support learning when used appropriately. However, schools need clear rules to ensure that students use them responsibly and that classroom learning remains effective.
- Murid membaca teks secara mandiri dan mengidentifikasi:
- isu yang dibahas;
- argumen yang mendukung;
- argumen yang menentang;
- kesimpulan penulis;
- kata atau ungkapan yang menunjukkan pertentangan.
- Guru membimbing murid memahami struktur Discussion Text:
| Struktur |
Fungsi |
| Issue |
Memperkenalkan isu atau permasalahan yang dibahas. |
| Arguments for |
Menyampaikan alasan yang mendukung suatu posisi. |
| Arguments against |
Menyampaikan alasan yang menentang atau menunjukkan kelemahan suatu posisi. |
| Conclusion/Recommendation |
Menyimpulkan pembahasan atau menyampaikan pertimbangan akhir. |
- Guru menjelaskan bahwa teks diskusi tidak sekadar menyatakan pendapat pribadi, tetapi mempertimbangkan argumen dari berbagai sisi.
- Murid membedakan fakta, opini, alasan, dan contoh yang mendukung argumen.
- Guru mengintegrasikan nilai KBC dengan menekankan pentingnya kejujuran, empati, dan penghargaan terhadap perbedaan pendapat.
Pertanyaan pemahaman:
- What issue is discussed in the text?
- What arguments support the use of smartphones at school?
- What arguments oppose it?
- Why does the writer consider both perspectives?
- What conclusion can you draw from the text?
|
|
| b |
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) |
- Guru membagi murid ke dalam kelompok kecil.
- Setiap kelompok memilih satu isu yang relevan dengan kehidupan murid, misalnya:
- Should students wear school uniforms?
- Should schools limit students’ homework?
- Should plastic bottles be banned at school?
- Should social media use be limited for teenagers?
- Should students be allowed to use AI tools for learning?
- Guru menyampaikan pertanyaan mendasar proyek:
“How can we present both sides of an issue fairly and help readers make informed decisions?”
- Setiap kelompok mendiskusikan isu yang dipilih dan mencatat kemungkinan argumen pendukung serta penentangnya.
- Murid mengisi tabel awal proyek.
| Komponen |
Hasil Diskusi Kelompok |
| Topic/Issue |
Isu yang dipilih |
| Background |
Latar belakang permasalahan |
| Arguments for |
Argumen yang mendukung |
| Arguments against |
Argumen yang menentang |
| Possible conclusion |
Kesimpulan sementara |
| Values/KBC |
Nilai kepedulian yang relevan |
- Setiap kelompok menyampaikan alasan pemilihan topik.
- Guru memberi umpan balik agar topik cukup spesifik, relevan, dan memungkinkan adanya dua perspektif yang dapat dipertimbangkan.
- Guru mengingatkan murid agar tidak menyerang individu atau kelompok tertentu ketika membahas suatu isu.
Integrasi KBC: Cinta kepada sesama dikembangkan melalui kebiasaan mendengarkan pandangan yang berbeda. Cinta kepada tanah air dan lingkungan dapat diterapkan melalui pemilihan isu yang relevan dengan kehidupan masyarakat. |
|
| c |
Merefleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) |
Murid menuliskan refleksi individu dengan menjawab pertanyaan berikut.
- What did I learn about Discussion Text today?
- Why is it important to consider both sides of an issue?
- Did my opinion change after listening to my classmates? Why or why not?
- How can I disagree with someone respectfully?
- What issue would I like to explore further?
Guru meminta beberapa murid membagikan refleksinya secara sukarela. Guru menegaskan bahwa perubahan pendapat setelah memperoleh alasan atau bukti baru merupakan bagian dari proses berpikir kritis. |
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
|
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan fungsi sosial dan struktur Discussion Text.
- Guru memberikan apresiasi atas partisipasi murid.
- Guru menyampaikan tindak lanjut berupa pencarian informasi awal tentang isu yang dipilih kelompok.
- Guru mengingatkan murid agar menggunakan sumber yang relevan dan dapat dipercaya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
| Asesmen Awal |
- Teknik: Tanya jawab lisan.
- Bentuk: Pertanyaan pemantik dan identifikasi pengetahuan awal.
- Fokus: Pemahaman awal tentang isu, fakta, opini, dan perbedaan pendapat.
|
|
| Asesmen Proses |
- Teknik: Observasi dan penugasan.
- Bentuk: LKPD analisis teks dan tabel awal proyek.
- Aspek yang diamati:
- kemampuan mengidentifikasi isu;
- ketepatan menemukan argumen pro dan kontra;
- kemampuan membedakan fakta dan opini;
- partisipasi dalam diskusi;
- sikap menghargai pendapat.
|
|
| Asesmen Akhir |
- Teknik: Penilaian produk awal.
- Bentuk: Project Concept/Issue Map.
- Aspek penilaian:
- relevansi isu;
- kejelasan latar belakang;
- keberadaan dua perspektif;
- kelayakan pengembangan argumen;
- kerja sama kelompok.
|
|
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6 |
|
Pertemuan Ke-2
(Materi: Simple Present Tense in Discussion Text) |
|
| Fokus pembelajaran: Penggunaan Simple Present Tense untuk menyatakan fakta, kebiasaan, pendapat umum, dan kondisi yang relevan dengan isu
Sintaks PjBL 2: Mendesain Perencanaan Proyek (Design a Plan for the Project) |
|
| A. Kegiatan Awal: (15 menit) |
|
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
Prinsip: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pemeriksaan kehadiran.
- Guru mengulas isu yang telah dipilih oleh setiap kelompok.
- Guru menampilkan beberapa kalimat:
- Many students use smartphones for learning.
- Social media provides quick access to information.
- Some students believe that homework improves discipline.
- However, excessive homework causes stress for some learners.
- Guru meminta murid mengidentifikasi bentuk kata kerja yang digunakan.
- Guru mengajukan pertanyaan:
- Why does the writer use the simple present tense?
- What is the difference between a fact and an opinion?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menghubungkannya dengan proyek kelompok.
|
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
|
| a |
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan fungsi Simple Present Tense dalam Discussion Text.
- Murid mempelajari pola kalimat verbal.
| Bentuk |
Pola |
Contoh |
| Affirmative |
S + V1(s/es) |
Technology supports learning. |
| Negative |
S + do/does not + V1 |
Some students do not use technology wisely. |
| Interrogative |
Do/Does + S + V1? |
Does social media influence teenagers? |
- Guru menjelaskan bahwa subjek orang ketiga tunggal menggunakan kata kerja dengan akhiran -s/-es pada kalimat positif.
- Murid mempelajari kalimat nominal.
| Bentuk |
Pola |
Contoh |
| Affirmative |
S + am/is/are + complement |
Online learning is flexible. |
| Negative |
S + am/is/are not + complement |
Online learning is not suitable for everyone. |
| Interrogative |
Am/Is/Are + S + complement? |
Is online learning effective? |
- Guru menjelaskan penggunaan Simple Present Tense untuk:
- menyatakan fakta umum;
- menjelaskan kebiasaan;
- menyatakan kondisi atau keadaan;
- menyampaikan pendapat umum;
- menjelaskan hubungan sebab-akibat yang dianggap berlaku secara umum.
- Guru menekankan bahwa penggunaan Simple Present Tense tidak otomatis membuat sebuah pernyataan menjadi fakta. Kebenaran klaim tetap perlu diperiksa berdasarkan bukti.
- Murid menganalisis kesalahan dalam kalimat berikut.
- Smartphones helps students find information.
- Social media do not always provide reliable information.
- Many students is interested in digital learning.
- Online learning offers flexibility, but it also requires self-discipline.
- Guru membahas jawaban dan alasan gramatikalnya.
|
|
| b |
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) |
- Murid kembali bekerja dalam kelompok proyek.
- Setiap kelompok menyusun daftar fakta, klaim, dan opini yang relevan dengan isu yang dipilih.
- Murid membuat minimal sepuluh kalimat menggunakan Simple Present Tense, yang mencakup kalimat pendukung dan penentang.
- Setiap kelompok memastikan bahwa kalimat disusun dengan subjek dan kata kerja yang tepat.
- Murid menyusun kerangka awal teks diskusi.
Contoh kerangka:
Topic: Should Students Have Less Homework?
- Issue: Homework is a common part of school life.
- Arguments for: Homework reinforces learning and develops responsibility.
- Arguments against: Excessive homework reduces students’ time for rest and other activities.
- Conclusion: Schools need to consider the purpose and amount of homework.
- Guru membimbing murid untuk membedakan klaim yang memerlukan bukti dengan pernyataan yang dapat didukung oleh pengamatan atau sumber tepercaya.
- Kelompok saling bertukar dua atau tiga kalimat untuk diperiksa ketepatan tata bahasanya.
- Guru memberi umpan balik mengenai penggunaan Simple Present Tense dan kesesuaian kalimat dengan isu.
Integrasi KBC: Cinta kepada diri sendiri dikembangkan melalui sikap disiplin dan kesungguhan belajar. Cinta kepada sesama diterapkan melalui pemberian koreksi dengan bahasa yang santun dan membantu. |
|
| c |
Merefleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) |
Murid menjawab pertanyaan berikut.
- When do we use the simple present tense in a discussion text?
- What grammar mistake do I need to avoid?
- How can I distinguish a grammatical sentence from a reliable claim?
- How does accurate language help readers understand an argument?
- What is my contribution to the group project?
Guru memberikan penguatan bahwa ketepatan bahasa membantu pembaca memahami gagasan, sedangkan kejujuran dan bukti mendukung kualitas argumen. |
|
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
|
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan pola dan fungsi Simple Present Tense.
- Guru meminta beberapa murid membacakan contoh kalimat yang telah dibuat.
- Guru memberikan umpan balik dan menjelaskan target pertemuan berikutnya.
- Guru meminta kelompok melengkapi kerangka teks diskusi.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
|
| D. Asesmen Pembelajaran |
|
| Asesmen Awal |
- Teknik: Tanya jawab dan latihan singkat.
- Bentuk: Identifikasi bentuk kata kerja dalam beberapa kalimat.
- Fokus: Pengetahuan awal mengenai subjek, kata kerja, dan Simple Present Tense.
|
|
| Asesmen Proses |
- Teknik: Tes tertulis dan observasi.
- Bentuk: Koreksi kesalahan dan penyusunan kalimat kontekstual.
- Aspek:
- ketepatan pola kalimat;
- kesesuaian subjek dan kata kerja;
- penggunaan do/does;
- relevansi kalimat dengan isu;
- keterlibatan dalam peer review.
|
|
| Asesmen Akhir |
- Teknik: Penilaian produk.
- Bentuk: Grammar Practice and Project Outline.
- Aspek:
- minimal sepuluh kalimat yang relevan;
- ketepatan Simple Present Tense;
- kejelasan argumen awal;
- keterpaduan kalimat dengan isu.
|
|
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6 |
|
Pertemuan Ke-3
(Materi: Contrastive Conjunctions and Reporting Verbs) |
|
| Fokus pembelajaran: Menghubungkan argumen yang berlawanan dan melaporkan pendapat atau pandangan pihak lain
Sintaks PjBL 3: Menyusun Jadwal Proyek (Create a Schedule) |
|
| A. Kegiatan Awal: (15 menit) |
|
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pemeriksaan kehadiran.
- Guru menampilkan dua pernyataan:
- Online learning offers flexibility.
- Online learning limits face-to-face interaction for some students.
- Guru meminta murid menggabungkan kedua pernyataan tersebut menjadi satu kalimat.
- Guru menampilkan contoh:
Online learning offers flexibility. However, it may limit face-to-face interaction.
- Guru bertanya:
- What does “however” show?
- How can we report another person’s opinion?
- Guru menampilkan contoh tambahan:
Some teachers argue that online learning supports independent study.
- Guru menghubungkan kedua contoh dengan Contrastive Conjunctions dan Reporting Verbs.
|
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
|
| a |
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
A. Contrastive Conjunctions
- Guru menjelaskan bahwa Contrastive Conjunctions digunakan untuk menunjukkan pertentangan, perbedaan, atau kontras antara dua gagasan.
| Conjunction |
Fungsi |
Contoh |
| However |
Menunjukkan kontras antarkalimat |
Online learning is flexible. However, it requires self-discipline. |
| Nevertheless |
Menunjukkan kontras meskipun ada kondisi sebelumnya |
The task is challenging. Nevertheless, students can complete it with guidance. |
| On the other hand |
Memperkenalkan sudut pandang berbeda |
Some students prefer digital books. On the other hand, others prefer printed books. |
| Whereas |
Membandingkan dua kondisi yang berbeda |
Some students learn independently, whereas others need direct guidance. |
| While |
Menunjukkan kontras dalam satu kalimat |
While technology offers benefits, it also presents challenges. |
| In contrast |
Menunjukkan perbedaan |
Printed books require physical storage. In contrast, digital books can be stored electronically. |
2. Guru menjelaskan penggunaan tanda baca dan posisi konjungsi dalam kalimat.
3. Murid membandingkan contoh yang tepat dan tidak tepat.
4. Guru menekankan bahwa pemilihan konjungsi harus mempertimbangkan hubungan logis antara kedua gagasan.
B. Reporting Verbs
5. Guru menjelaskan bahwa Reporting Verbs digunakan untuk melaporkan pernyataan, pendapat, klaim, atau saran pihak lain.
| Reporting Verb |
Makna/Fungsi |
Contoh |
| Argue |
Mengemukakan argumen |
Some teachers argue that homework reinforces learning. |
| Claim |
Menyatakan suatu klaim |
The writer claims that technology improves access to information. |
| State |
Menyatakan informasi atau pendapat secara langsung |
The report states that the program needs further evaluation. |
| Suggest |
Menyarankan atau mengusulkan |
Some students suggest that schools provide more reading materials. |
| Explain |
Menjelaskan |
The teacher explains that clear rules prevent misuse. |
| Believe |
Menyatakan keyakinan atau pendapat |
Many parents believe that school discipline is important. |
| According to |
Memperkenalkan sumber pendapat atau informasi |
According to the article, digital tools support independent learning. |
6. Guru menjelaskan pola yang umum digunakan, seperti:
- Subject + reporting verb + that-clause.
- Subject + suggest + that-clause.
- According to + source, + statement.
7. Guru mengingatkan murid agar tidak mengarang sumber atau mengubah maksud pernyataan yang dilaporkan. |
|
| b |
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) |
- Guru membagikan latihan penggabungan kalimat menggunakan Contrastive Conjunctions.
- Murid mengerjakan latihan berikut.
- Digital books are convenient. Printed books are preferred by some readers.
- Social media connects people. It can also spread misinformation.
- Some students support school uniforms. Others believe that students should have more freedom in choosing clothes.
3. Murid menggabungkan setiap pasangan kalimat dengan konjungsi yang sesuai.
4. Guru membahas jawaban dan meminta murid menjelaskan alasan pemilihan konjungsi.
5. Selanjutnya, murid mengubah pernyataan langsung menjadi laporan menggunakan Reporting Verbs.
Contoh:
Direct statement: “School uniforms promote equality,” some teachers say.
Reported opinion: Some teachers argue that school uniforms promote equality.
6. Setiap kelompok melanjutkan proyek dengan menyusun draf awal argumen.
7. Draf harus memuat:
-
- satu bagian pengenalan isu;
- minimal dua argumen pendukung;
- minimal dua argumen penentang;
- penggunaan Contrastive Conjunctions;
- penggunaan Reporting Verbs;
- kesimpulan sementara.
- Kelompok menyusun jadwal penyelesaian proyek.
| Kegiatan |
Target Penyelesaian |
| Memilih isu dan menyusun peta argumen |
Pertemuan 1 |
| Mengembangkan kalimat dan kerangka teks |
Pertemuan 2 |
| Menyusun argumen dan draf awal |
Pertemuan 3 |
| Peer review dan revisi |
Pertemuan 4 |
| Finalisasi produk dan latihan presentasi |
Pertemuan 5 |
| Presentasi dan refleksi |
Pertemuan 6 |
- Guru memonitor pembagian tugas dan memastikan setiap anggota memiliki kontribusi yang jelas.
Integrasi KBC: Cinta kepada sesama dikembangkan melalui kejujuran dalam melaporkan pendapat, penghargaan terhadap sumber informasi, dan kesediaan mempertimbangkan sudut pandang yang berbeda. |
|
| c |
Merefleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) |
Murid menjawab pertanyaan berikut.
- How do contrastive conjunctions improve a discussion text?
- What is the difference between “argue,” “claim,” and “suggest”?
- Why must we report other people’s opinions accurately?
- Which conjunction or reporting verb do I still find difficult?
- How can our group make sure that our arguments are fair?
Guru memberikan penguatan tentang pentingnya koherensi, akurasi informasi, dan etika dalam menyampaikan pendapat. |
|
|
|
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
|
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru dan murid menyimpulkan penggunaan Contrastive Conjunctions dan Reporting Verbs.
- Guru memberikan umpan balik terhadap hasil latihan.
- Kelompok menyampaikan progres draf proyek dan jadwal yang telah disepakati.
- Guru menyampaikan target kegiatan peer review pada pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
|
| Asesmen Awal |
- Teknik: Tanya jawab.
- Bentuk: Menghubungkan dua pernyataan dan mengidentifikasi pelaporan pendapat.
- Fokus: Pemahaman awal tentang kontras dan pelaporan informasi.
|
|
| Asesmen Proses |
- Teknik: Tes tertulis dan observasi.
- Bentuk: Latihan konjungsi, transformasi kalimat, dan penyusunan draf.
- Aspek:
- ketepatan pemilihan konjungsi;
- ketepatan struktur Reporting Verbs;
- relevansi argumen;
- penggunaan sumber secara jujur;
- pembagian tugas kelompok.
|
|
| Asesmen Akhir |
- Teknik: Penilaian produk.
- Bentuk: Draf awal Discussion Text.
- Aspek:
- kelengkapan struktur;
- keseimbangan argumen;
- penggunaan konjungsi;
- penggunaan Reporting Verbs;
koherensi dan relevansi gagasan. |
|
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6 |
|
Pertemuan Ke-4
(Materi: Expressions of Agreeing and Disagreeing, Peer Review, and Revision) |
|
| Fokus pembelajaran: Menyampaikan persetujuan dan ketidaksetujuan secara santun, mengembangkan argumen lisan, serta merevisi teks diskusi
Sintaks PjBL 4: Memonitor Kemajuan Proyek (Monitor the Students and the Progress of the Project) |
|
| A. Kegiatan Awal: (15 menit) |
|
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pemeriksaan kehadiran.
- Guru mengulas struktur Discussion Text dan unsur kebahasaan yang telah dipelajari.
- Guru menampilkan pernyataan:
“Students should have less homework.”
- Guru meminta dua murid menyampaikan tanggapan yang berbeda terhadap pernyataan tersebut.
- Guru mengajak murid membandingkan cara menyampaikan ketidaksetujuan yang santun dan tidak santun.
- Guru mengajukan pertanyaan:
- How can we disagree without offending someone?
- Why should we listen before responding?
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.
|
|
| B. Kegiatan Inti (105 menit) |
|
| a |
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru menjelaskan ungkapan persetujuan.
| Expression |
Contoh |
| I agree with your opinion. |
I agree with your opinion about school libraries. |
| I completely agree. |
I completely agree that reading improves knowledge. |
| That’s a good point. |
That’s a good point about reducing plastic waste. |
| I think you’re right. |
I think you’re right about the importance of discipline. |
| I share the same view. |
I share the same view on environmental protection. |
- Guru menjelaskan ungkapan ketidaksetujuan yang santun.
| Expression |
Contoh |
| I see your point, but… |
I see your point, but printed books are still useful. |
| I respectfully disagree. |
I respectfully disagree because the evidence is insufficient. |
| I’m not sure I agree with that. |
I’m not sure I agree with that conclusion. |
| I understand your argument. However, … |
I understand your argument. However, other factors should be considered. |
| That’s a valid point. Nevertheless, … |
That’s a valid point. Nevertheless, the disadvantages also matter. |
- Guru menjelaskan ungkapan meminta klarifikasi dan menanggapi argumen.
- Could you explain your point further?
- What evidence supports your argument?
- Could you give an example?
- That’s an interesting perspective.
- I understand what you mean.
4. Guru menekankan bahwa murid perlu mengkritisi ide, bukan menyerang orang yang menyampaikan ide tersebut.
5. Guru membahas prinsip memberikan tanggapan yang baik: mendengarkan, menyatakan posisi, memberikan alasan, dan merespons dengan santun.
|
|
| b |
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) |
Aktivitas 1: Structured Discussion (20 menit)
- Guru membentuk pasangan atau kelompok kecil.
- Guru memberikan pernyataan kontroversial yang sesuai dengan lingkungan pendidikan, misalnya:
- Students should be allowed to use AI tools for homework.
- School uniforms should remain compulsory.
- Schools should reduce the use of plastic packaging.
- Murid menyampaikan pendapat dan memberikan tanggapan dengan menggunakan ungkapan persetujuan atau ketidaksetujuan.
- Setiap murid wajib memberikan alasan yang relevan.
- Guru mengobservasi ketepatan ungkapan, kualitas alasan, dan kesantunan komunikasi.
Aktivitas 2: Peer Review (20 menit)
- Kelompok bertukar draf Discussion Text.
- Setiap kelompok membaca draf kelompok lain.
- Murid menggunakan lembar pemeriksaan berikut.
| Aspek |
Pertanyaan Pemeriksaan |
| Issue |
Is the issue clearly introduced? |
| Structure |
Are the arguments for and against included? |
| Content |
Are the arguments relevant and logical? |
| Evidence |
Are claims supported by appropriate examples or sources when needed? |
| Simple Present Tense |
Are the verb forms used correctly? |
| Contrastive Conjunctions |
Are contrasting ideas connected appropriately? |
| Reporting Verbs |
Are other people’s opinions reported accurately? |
| Conclusion |
Does the conclusion consider the discussion fairly? |
| Language |
Is the language clear and understandable? |
| Respect |
Does the text avoid insulting or stereotyping others? |
4. Setiap kelompok memberikan minimal dua apresiasi dan dua saran perbaikan.
5. Guru mengingatkan murid untuk menggunakan komentar yang spesifik dan membangun.
Aktivitas 3: Revision (15 menit)
- Kelompok membaca umpan balik yang diterima.
- Murid mendiskusikan bagian yang perlu diperbaiki.
- Kelompok merevisi argumen, tata bahasa, konjungsi, Reporting Verbs, dan kesimpulan.
- Guru berkeliling untuk memonitor kemajuan dan memberikan bimbingan.
Integrasi KBC: Cinta kepada sesama diterapkan melalui pemberian kritik yang santun. Cinta kepada diri sendiri dikembangkan melalui kesediaan menerima masukan dan memperbaiki kekurangan. |
|
| c |
Merefleksi
(Bermakna dan Berkesadaran) |
Murid menuliskan refleksi berdasarkan pertanyaan berikut.
- How did I respond when someone disagreed with me?
- What did I learn from reviewing another group’s text?
- Which feedback helped my group improve the most?
- How can I make my disagreement more respectful?
- What improvements has my group made to the text?
Guru menegaskan bahwa menerima koreksi dan mempertimbangkan pendapat lain merupakan bagian dari pembelajaran yang mendalam. |
|
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
|
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru bersama murid menyimpulkan ungkapan persetujuan dan ketidaksetujuan.
- Guru memberikan umpan balik mengenai interaksi dan hasil revisi.
- Setiap kelompok menyampaikan status penyelesaian proyek.
- Guru memberikan arahan untuk finalisasi teks pada pertemuan berikutnya.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
|
| Asesmen Awal |
- Teknik: Tanya jawab dan simulasi singkat.
- Bentuk: Respons terhadap suatu pernyataan.
- Fokus: Kemampuan menyampaikan persetujuan atau ketidaksetujuan.
|
|
| Asesmen Proses |
- Teknik: Observasi kinerja dan penilaian teman sebaya.
- Bentuk: Structured Discussion dan Peer Review.
- Aspek:
- ketepatan ungkapan;
- relevansi alasan;
- kesantunan;
- kemampuan mendengarkan;
- kualitas umpan balik.
|
|
| Asesmen Akhir |
- Teknik: Penilaian produk.
- Bentuk: Draf revisi Discussion Text.
- Aspek:
- kelengkapan struktur;
- kualitas argumen;
- ketepatan tata bahasa;
- koherensi;
- penggunaan sumber dan bukti;
- respons terhadap umpan balik.
|
|
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6 |
|
Pertemuan Ke-5
(Materi: Finalisasi Discussion Text and Presentation Preparation) |
|
| Fokus pembelajaran: Finalisasi produk, pemeriksaan bahasa, penguatan argumen, dan persiapan presentasi atau mini debate
Sintaks PjBL 5: Menguji/Menilai Hasil Proyek (Assess the Outcome) |
|
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
|
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Prinsip: Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan.
- Guru membuka pembelajaran dengan salam dan doa.
- Guru memeriksa kesiapan setiap kelompok.
- Guru mengulas kriteria produk akhir.
- Guru mengingatkan murid bahwa teks diskusi harus menyajikan isu dan dua perspektif secara jelas.
- Guru memotivasi murid untuk menyelesaikan proyek secara bertanggung jawab.
|
|
| B. Kegiatan Inti (110 menit) |
|
| a |
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru membagikan Final Project Checklist.
- Murid memeriksa kelengkapan isi dan bahasa teks.
Checklist isi:
- Isu diperkenalkan secara jelas.
- Argumen pendukung disajikan secara logis.
- Argumen penentang disajikan secara logis.
- Setiap argumen relevan dengan isu.
- Contoh atau sumber digunakan apabila diperlukan.
- Kesimpulan mempertimbangkan pembahasan secara adil.
Checklist bahasa:
- Simple Present Tense digunakan dengan tepat.
- Contrastive Conjunctions menghubungkan gagasan secara logis.
- Reporting Verbs digunakan secara tepat.
- Kosakata sesuai dengan topik.
- Ejaan dan tanda baca diperiksa.
- Bahasa tidak mengandung penghinaan atau generalisasi yang tidak berdasar.
Checklist presentasi:
- Isi presentasi sesuai dengan teks.
- Setiap anggota memiliki peran.
- Argumen disampaikan dengan jelas.
- Pembicara siap menjawab pertanyaan.
- Tanggapan terhadap perbedaan pendapat disampaikan secara santun.
3. Guru menjelaskan kriteria penilaian produk dan presentasi.
4. Murid memeriksa kembali hubungan antara argumen, bukti, dan kesimpulan. |
|
| b |
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) |
- Kelompok menyelesaikan revisi akhir teks diskusi.
- Murid melakukan pemeriksaan tata bahasa secara mandiri dan bersama anggota kelompok.
- Kelompok menyusun produk akhir dalam bentuk:
- teks diskusi tertulis;
- poster atau infografik yang merangkum argumen pro dan kontra; atau
- slide presentasi digital yang mendukung penjelasan.
- Kelompok memastikan produk menampilkan isu, argumen pendukung, argumen penentang, dan kesimpulan.
- Guru memonitor kemajuan dan memberi masukan terakhir.
- Kelompok menyusun alur presentasi:
- pembukaan dan pengenalan isu;
- penyampaian argumen pendukung;
- penyampaian argumen penentang;
- perbandingan perspektif;
- kesimpulan.
- Murid berlatih menggunakan Expressions of Agreeing and Disagreeing untuk sesi tanya jawab.
- Guru melakukan simulasi pertanyaan, seperti:
- What is the strongest argument in your discussion?
- Which perspective do you find more convincing, and why?
- What evidence supports your argument?
- How would you respond to someone who disagrees with your conclusion?
- Setiap kelompok berlatih presentasi dan memberikan kesempatan kepada anggota lain untuk menyampaikan bagian masing-masing.
- Guru memberi umpan balik mengenai pengucapan, kelancaran, ketepatan bahasa, kejelasan argumen, dan kerja sama.
Integrasi KBC: Cinta kepada ilmu dikembangkan melalui pemeriksaan sumber dan kesungguhan menyempurnakan produk. Cinta kepada sesama diwujudkan melalui pembagian peran yang adil dan dukungan antarangggota. |
|
| c |
Merefleksi
(Bermakna dan Menggembirakan |
Murid menuliskan refleksi individu.
- What is my contribution to the final project?
- What was the most challenging part of writing our discussion text?
- What did I improve after receiving feedback?
- How does our text help readers understand different perspectives?
- What should I improve before the final presentation?
Guru meminta kelompok memastikan seluruh anggota memahami isi teks, bukan hanya menghafal bagian presentasinya. |
|
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
|
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru memberikan apresiasi terhadap perkembangan proyek.
- Kelompok melaporkan kesiapan produk.
- Guru memberikan umpan balik terakhir dan menjelaskan teknis presentasi.
- Guru mengingatkan etika menjadi presenter dan audiens.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
|
| Asesmen Awal |
- Teknik: Tanya jawab dan pemeriksaan kesiapan.
- Bentuk: Project Readiness Checklist.
- Fokus: Kesiapan produk, pembagian peran, dan pemahaman kriteria penilaian.
|
|
| Asesmen Proses |
- Teknik: Observasi dan penilaian produk.
- Bentuk: Pemeriksaan finalisasi teks dan latihan presentasi.
- Aspek:
- ketepatan struktur;
- kualitas argumen;
- penggunaan unsur kebahasaan;
- pemanfaatan umpan balik;
- kesiapan presentasi.
|
|
| Asesmen Akhir |
- Teknik: Penilaian produk.
- Bentuk: Final Discussion Text beserta media pendukung.
- Aspek:
- isi dan relevansi isu;
- keseimbangan argumen;
- organisasi teks;
- ketepatan tata bahasa;
- koherensi;
- kualitas kesimpulan;
- kreativitas penyajian.
|
|
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6 |
|
Pertemuan Ke-6
(Materi: Presentation, Mini Debate, and Reflection) |
|
| Fokus pembelajaran: Presentasi hasil proyek, tanggapan terhadap argumen, penilaian teman sebaya, dan refleksi pembelajaran
Sintaks PjBL 6: Mengevaluasi Pengalaman (Evaluate the Experience) |
|
| A. Kegiatan Awal: (10 menit) |
|
| Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan |
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan pemeriksaan kehadiran.
- Guru menciptakan suasana positif dan mengingatkan murid bahwa presentasi merupakan kesempatan berbagi gagasan, bukan ajang merendahkan pendapat lain.
- Guru menjelaskan urutan presentasi, mekanisme tanya jawab, dan penilaian teman sebaya.
- Guru mengingatkan etika menjadi presenter dan audiens.
- Guru memastikan setiap kelompok siap mempresentasikan produk.
|
|
| B. Kegiatan Inti (110 menit) |
|
| a |
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran) |
- Guru mengingatkan kembali tujuan proyek dan kriteria penilaian.
- Murid memahami bahwa presentasi yang baik harus:
- memperkenalkan isu secara jelas;
- menyajikan argumen pro dan kontra;
- menggunakan alasan dan bukti yang relevan;
- menghubungkan gagasan secara logis;
- menyimpulkan pembahasan;
- merespons pertanyaan dengan santun.
- Guru menjelaskan mekanisme pemberian apresiasi dan saran.
- Murid menyiapkan lembar penilaian untuk kelompok lain.
|
|
| b |
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan) |
Kegiatan 1: Project Presentation
Setiap kelompok mempresentasikan proyek dengan judul umum:
“Two Sides, One Issue: Understanding Different Perspectives.”
Presentasi dapat dilakukan dengan urutan berikut:
- Opening: Memperkenalkan isu yang dibahas.
- Issue Explanation: Menjelaskan latar belakang isu.
- Arguments For: Menyampaikan argumen yang mendukung.
- Arguments Against: Menyampaikan argumen yang menentang.
- Comparison: Menunjukkan perbedaan dan pertimbangan dari kedua perspektif.
- Conclusion: Menyampaikan kesimpulan yang didukung oleh pembahasan.
- Question and Answer: Menjawab pertanyaan dan menanggapi pandangan audiens.
Kelompok menggunakan bahasa Inggris sesuai kemampuan, dengan perhatian pada ketepatan unsur kebahasaan, kejelasan penyampaian, dan kesantunan.
Kegiatan 2: Mini Debate and Q&A
- Setelah presentasi, audiens mengajukan pertanyaan atau tanggapan.
- Kelompok presenter menjawab dengan alasan yang relevan.
- Murid dapat menggunakan ungkapan:
- I agree with your point because …
- I see your point. However, …
- I respectfully disagree because …
- According to our source, …
- Could you explain your argument further?
- Guru mengamati kemampuan murid mempertahankan argumen, merespons kritik, dan menghargai pendapat yang berbeda.
- Guru memberi penguatan jika terdapat argumen yang tidak didukung bukti atau tanggapan yang perlu disampaikan dengan lebih santun.
Kegiatan 3: Peer Assessment
Murid memberikan penilaian sederhana terhadap kelompok lain dengan memperhatikan:
- kejelasan isu;
- kelengkapan argumen pro dan kontra;
- ketepatan penggunaan bahasa;
- kualitas presentasi;
- kesantunan saat menanggapi pertanyaan;
- kemampuan bekerja sama.
Setiap kelompok memberikan one appreciation and one suggestion kepada kelompok presenter.
Integrasi KBC: Cinta kepada sesama diwujudkan melalui sikap mendengarkan dengan hormat, mengapresiasi usaha kelompok lain, dan memberikan kritik yang membangun. Cinta kepada tanah air dan lingkungan diwujudkan melalui perhatian terhadap solusi yang relevan bagi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. |
|
| c |
Merefleksi
(Bermakna dan Menggembirakan |
- Murid melakukan refleksi individu dan kelompok.
Refleksi individu:
- What did I learn from this project?
- Which part of writing or presenting a discussion text was the most challenging?
- How did I contribute to my group?
- How has my ability to express agreement and disagreement improved?
- Did I become more open to different perspectives? Why or why not?
- How can I apply respectful discussion in my daily life?
- What would I improve if I did this project again?
Refleksi kelompok:
- What did our group do well?
- How did we handle different opinions within the group?
- Which feedback helped us improve?
- What values did we practice during the project?
- How can our discussion contribute positively to the school or community?
- Guru membimbing murid menghubungkan pengalaman proyek dengan kehidupan sehari-hari. Murid diharapkan memahami bahwa keterampilan berdiskusi bukan hanya kemampuan berbahasa, tetapi juga kemampuan mempertimbangkan informasi, mendengarkan orang lain, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
|
|
| C. Kegiatan Penutup (15 menit) |
|
| Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan |
- Guru dan murid menyimpulkan pembelajaran selama enam pertemuan.
- Guru memberikan apresiasi atas proses dan hasil proyek setiap kelompok.
- Guru menguatkan kembali materi Discussion Text, Simple Present Tense, Contrastive Conjunctions, Reporting Verbs, serta Expressions of Agreeing and Disagreeing.
- Guru menegaskan nilai KBC berupa cinta kepada Allah dan kemanusiaan, diri sendiri, sesama, lingkungan, dan tanah air.
- Guru memberikan tindak lanjut berupa remedial atau pengayaan sesuai hasil asesmen.
- Murid menyampaikan satu pengalaman paling bermakna selama pembelajaran.
- Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.
|
|
| D. Assesmen Pembelajaran |
|
| Asesmen Awal |
- Teknik: Tanya jawab dan pemeriksaan kesiapan.
- Bentuk: Pemeriksaan kesiapan presentasi.
Fokus: Kesiapan produk, pemahaman alur presentasi, dan pembagian peran |
|
| Asesmen Proses |
- Teknik: Observasi dan penilaian kinerja.
- Bentuk: Presentasi, tanya jawab, mini debate, dan peer assessment.
- Aspek:
- kejelasan penyampaian;
- kelancaran berbicara;
- penggunaan ungkapan persetujuan dan ketidaksetujuan;
- kemampuan mempertahankan argumen;
- kemampuan menjawab pertanyaan;
- kesantunan dan kerja sama.
|
|
| Asesmen Akhir |
- Teknik: Penilaian produk dan refleksi.
- Bentuk: Final Discussion Text, presentasi, dan refleksi individu.
- Aspek:
- kualitas isi dan argumen;
- kelengkapan struktur;
- ketepatan unsur kebahasaan;
- kualitas kesimpulan;
- kemampuan presentasi;
- penerapan nilai KBC;
- kemampuan mengevaluasi proses belajar.
|
|
| Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang |
|