Perencanaan Pembelajaran Digital Terintegrasi Mata Pelajaran Sosiologi Perubahan Sosial

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Sosiologi
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Sosiologi
Perubahan Sosial
I Spesifikasi
Nama Penyusun  Fatkhurohmah, S.Pd.
Satuan Pendidikan  Madrasah Aliyah
Nama Madrasah  MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran  Sosiologi
Fase/Kelas/Semester  F / XII / Ganjil
Topik Pembelajaran  Perubahan Sosial
Alokasi Waktu  5 x 2 JP (10 JP x 45 Menit)
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid mengenai perubahan teknologi, budaya, dan pola interaksi sosial di masyarakat sekitar.
2 Dimensi Profil Lulusan
  1. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME
  2. Penalaran Kritis
  3. Kolaborasi
  4. Komunikasi
3 Topik Panca Cinta
  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya
  2. Cinta Ilmu
  3. Cinta Diri dan Sesama Manusia
  4. Cinta Tanah Air
4 Materi Integrasi KBC
  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya: Menyadari bahwa perubahan sosial adalah sunnatullah dan ketetapan Allah (sunnah perubahan), sehingga manusia dituntut untuk menyikapinya dengan keimanan, kearifan, dan pegangan moral yang kokoh.
  2. Cinta Ilmu: Menumbuhkan nalar kritis dan rasa ingin tahu ilmiah untuk menganalisis teori, bentuk, faktor pendorong, serta penghambat perubahan sosial secara objektif.
  3. Cinta Diri dan Sesama Manusia: Menanamkan empati sosial terhadap pihak-pihak yang terdampak negatif oleh perubahan sosial (seperti marginalisasi atau ketimpangan) serta mencegah lunturnya rasa kasih sayang antar sesama.
  4. Cinta Tanah Air: Menjaga kearifan lokal dan nilai-nilai luhur bangsa di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial yang pesat.
III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 Murid mampu memahami dan menganalisis secara kritis fenomena perubahan sosial, penyebab, bentuk-bentuk, serta dampaknya terhadap tatanan kehidupan masyarakat. Peserta didik mampu mengidentifikasi masalah-masalah sosial akibat perubahan sosial serta merumuskan alternatif solusi yang solutif, inklusif, dan beretika ilmiah dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal.
2 Tujuan Pembelajaran Melalui integrasi model LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) dan Problem Based Learning (PBL), peserta didik diharapkan mampu:
  1. Menjelaskan hakikat, hakikat perubahan sosial, dan teori-teori perubahan sosial dengan rasa Cinta Ilmu dan ketakwaan (DPL Keimanaan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME & DPL Penalaran Kritis).
  2. Menganalisis bentuk-bentuk serta faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial di lingkungan sekitar Kota Bandar Lampung secara kritis (DPL Penalaran Kritis).
  3. Mendiagnosis berbagai permasalahan sosial yang timbul akibat perubahan sosial (seperti anomie, disorganisasi sosial, dan ketimpangan) melalui studi kasus kontekstual (PBL – DPL Penalaran Kritis & Kolaborasi).
  4. Merumuskan alternatif solusi solutif dan inklusif atas masalah dampak perubahan sosial dengan semangat Cinta Diri & Sesama serta Cinta Tanah Air (DPL Kolaborasi & Komunikasi).
  5. Mengomunikasikan hasil analisis dan gagasan solusi atas masalah perubahan sosial secara santun, efektif, dan penuh tanggung jawab (DPL Komunikasi).
3 Kerangka Pembelajaran

Praktik Pedagogis:

  • Model Pembelajaran: Paduan Model LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi) & Problem Based Learning (PBL).
  • Metode: Tanya-jawab, Brainstorming, Diskusi Kelompok, Analisis Kasus Studi (PBL), Presentasi Silang, Penugasan Solutif.

Kemitraan Pembelajaran (opsional):

  • Kolaborasi antarpeserta didik melalui diskusi kelompok pemecahan masalah (problem solving).
  • Kolaborasi dengan guru Sejarah/PPKn untuk memperkuat pemahaman mengenai dinamika historis dan ketahanan budaya lokal.

Lingkungan Pembelajaran:

  • Ruang Fisik: Kelas inklusif yang aman, nyaman, dan saling memuliakan sesama murid.
  • Ruang Virtual: Artikel berita online, video dokumenter studi kasus dari YouTube, slide presentasi interaktif, dan media visual.
  • Budaya Belajar: Kolaboratif, bernalar kritis, komunikatif, bernuansa kekeluargaan, dan berlandaskan kasih sayang.

Pemanfaatan Digital (opsional):

  • Gambar/infografis realitas perubahan sosial, video studi kasus YouTube, Laptop, LCD Projector, platform presentasi interaktif (Canva/PPT/Mentimeter).
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1
Hakikat & Teori-Teori Perubahan Sosial
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)

PBL 1: Orientasi Murid pada Masalah

A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Guru mengucapkan salam hangat dan mengajak berdoa dipimpin ketua kelas (DPL 1 – Cinta Allah).
  • Mengondisikan kelas agar rapi, aman, dan siap belajar.
  • Mempresensi dan mengapresiasi kehadiran seluruh murid.
  • Ice Breaking: Permainan “Dulu vs Sekarang” (membandingkan cara berkomunikasi dan berbelanja zaman dahulu dan sekarang).
  • Apersepsi & Pertanyaan Pemantik:
    “Perhatikan gaya hidup masyarakat 10 tahun lalu dengan sekarang. Mengapa masyarakat selalu mengalami perubahan? Apakah perubahan tersebut selalu membawa kebaikan?”
  • Penyampaian tujuan pembelajaran dan alur diskusi berbasis masalah.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca teks/artikel tentang konsep dasar Perubahan Sosial dan Teori Perubahan Sosial (Teori Siklus, Linear, Konflik, dan Fungsional).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru menayangkan kliping berita/video fenomena pergeseran norma sosial akibat digitalisasi di kalangan remaja Kota Bandar Lampung.
  • Murid diorganisasikan ke dalam kelompok heterogen (4-5 siswa) untuk membedah fenomena tersebut menggunakan perspektif teori perubahan sosial.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Kelompok mendiskusikan latar belakang perubahan tersebut dan mengaitkannya dengan salah satu teori perubahan sosial (DPL 3 – Penalaran Kritis & DPL 5 – Kolaborasi).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Murid merenungkan firman Allah SWT tentang perubahan nasib suatu kaum (Q.S. Ar-Ra’d: 11).
  • Guru memberikan penguatan bahwa perubahan adalah sunnatullah, dan manusia bertugas mengarahkannya pada kebaikan (Cinta Allah & Cinta Ilmu).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan kesimpulan atas teori-teori perubahan sosial.
  • Memberikan apresiasi atas keaktifan kelompok.
  • Menyampaikan informasi agenda Pertemuan ke-2 (Bentuk-Bentuk dan Faktor Perubahan Sosial).
  • Doa syukur dan salam penutup.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-2
Bentuk-Bentuk & Faktor Pendorong/Penghambat Perubahan Sosial
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)

PBL 2: Mengorganisasi Siswa untuk Belajar

A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan check-in emosional murid.
  • Ice Breaking: “Tebak Klasifikasi Perubahan” (Evolusi, Revolusi, Plan, Unplan).
  • Apersepsi: Mengaitkan materi teori perubahan sosial dengan bentuk-bentuk perubahan di lapangan.
  • Penyampaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-2.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca bahan ajar tentang bentuk-bentuk perubahan sosial (Evolusi/Revolusi, Kecil/Besar, Direncanakan/Tidak Direncanakan) serta faktor pendorong dan penghambatnya.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru menampilkan contoh kasus nyata: Pembangunan jalan tol dan infrastruktur digital di Lampung serta dampaknya pada pedagang lokal.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Murid bekerja dalam kelompok mengklasifikasikan bentuk perubahan sosial dari kasus tersebut.
  • Kelompok mengidentifikasi faktor apa saja yang mendorong (misal: teknologi) dan menghambat (misal: tradisi/sikap tertutup) perubahan sosial di lingkungan mereka.
  • Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisisnya dalam bentuk diagram/peta konsep interaktif.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Refleksi bersama: “Bagaimana kita bersikap terbuka pada kemajuan ilmu pengetahuan tanpa kehilangan jati diri dan nilai kearifan lokal?”
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Rangkuman bersama mengenai bentuk dan faktor perubahan sosial.
  • Apresiasi terhadap kerjasama dan keberanian berpendapat.
  • Informasi agenda Pertemuan ke-3 (Studi Kasus Dampak Negatif & Masalah Perubahan Sosial).
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-3
Menganalisis Masalah Sosial Akibat Perubahan Sosial
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)

PBL 3&4: Membimbing Penyelidikan dan Mengembangkan Karya

A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan pengondisian kelas.
  • Pertanyaan Pemantik: “Ketika teknologi bergerak cepat, mengapa ada sebagian kelompok masyarakat yang tertinggal dan mengalami masalah sosial? Bagaimana perasaan kita terhadap mereka?”
  • Penyampaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-3.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca artikel berita tentang dampak negatif perubahan sosial (Anomie, Disorganisasi Sosial, Consumerism, Modernisasi vs Westernisasi, Ketimpangan Sosial).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru memberikan Lembar Kerja Studi Kasus Masalah Sosial (misal: maraknya judi online/degradasi moral di kalangan remaja, hilangnya pasar tradisional, atau konflik antar-generasi).
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Kelompok melakukan investigasi mendalam terhadap kasus yang diberikan: mengidentifikasi akar masalah, siapa yang terdampak, dan mengapa masalah sosial tersebut muncul.
  • Kelompok mendiskusikan rumusan solusi pemecahan masalah yang berlandaskan kepedulian sosial (Cinta Sesama Manusia).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Peserta didik menanamkan empati sosial: menyadari bahwa korban perubahan sosial memerlukan dorongan, pembinaan, dan pertolongan, bukan penghakiman atau stigma (Cinta Sesama).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan penguatan atas hasil analisis awal tiap kelompok.
  • Memberikan apresiasi atas kepekaan empati murid.
  • Informasi agenda Pertemuan ke-4 (Presentasi Solusi Masalah & Evaluasi PBL).
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-4
Presentasi Solusi Masalah & Evaluasi Solutif
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)

PBL 5: Menyajikan Hasil dan Menganalisis Proses Penyelesaian Masalah

A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan pembekalan teknis presentasi kelompok.
  • Ice Breaking: “Penyelamat Perubahan” (Simulasi singkat pengambilan keputusan kelompok).
  • Penyampaian kriteria penilaian presentasi dan apresiasi karya.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Setiap kelompok mempresentasikan Poster/Lembar Gagasan Solusi atas masalah dampak perubahan sosial yang telah didiskusikan.
  • Kelompok lain memberikan tanggapan, masukan konstruktif, dan pertanyaan dengan tutur kata yang santun.
b Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Guru memandu tahap evaluasi proses pemecahan masalah: menilai sejauh mana solusi yang ditawarkan realistis, solutif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai KBC (Cinta Sesama & Cinta Tanah Air).
  • Peserta didik menuliskan refleksi pribadi: “Langkah kecil apa yang bisa saya lakukan sebagai pelajar MA untuk membentengi diri dan lingkungan dari dampak negatif perubahan sosial?”
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru merangkum seluruh pemikiran solutif yang telah dipaparkan peserta didik.
  • Apresiasi tinggi atas karya dan kedewasaan berpikir seluruh kelompok.
  • Informasi persiapan Asesmen Sumatif Akhir pada Pertemuan ke-5.
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-5
Evaluasi Pembelajaran
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan pengondisian ruangan untuk tes mandiri yang jujur dan tertib.
  • Penjelasan teknis pengisian soal asesmen sumatif.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
Murid mengerjakan Tes Sumatif Tertulis berbasis Pilihan Ganda Kompleks dan Uraian Studi Kasus secara mandiri, jujur, dan bertanggung jawab (Menjunjung nilai Cinta Ilmu & Kejujuran Akademik).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
  • Pengumpulan lembar tes sumatif.
  • Refleksi akhir dan perayaan tuntasnya pembelajaran materi Perubahan Sosial KBC.
  • Doa syukur dan salam penutup.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5
Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang