Perencanaan Pembelajaran Digital Terintegrasi Mata Pelajaran Sosiologi Pengantar Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Sosiologi
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Sosiologi Pengantar Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan
I Spesifikasi
Nama Penyusun  Fatkhurohmah, S.Pd.
Satuan Pendidikan  Madrasah Aliyah
Nama Madrasah  MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran  Sosiologi
Fase/Kelas/Semester  E / X / Ganjil
Topik Pembelajaran  Pengantar Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan
Alokasi Waktu  6 Pertemuan x 2 JP (12 x 45 menit)
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman awal murid mengenai pengertian sosiologi, kehidupan bermasyarakat, dan fenomena sosial di lingkungan sekitarnya.
2 Dimensi Profil Lulusan
  1. Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YMEPenalaran Kritis
  2. Kolaborasi
  3. Komunikasi
3 Topik Panca Cinta
  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya
  2. Cinta Ilmu
  3. Cinta Diri dan Sesama Manusia
4 Materi Integrasi KBC
  1. Cinta Allah dan Rasul-Nya: Menyadari bahwa keberagaman masyarakat dan tatanan sosial merupakan sunnatullah yang menuntut manusia untuk saling mengenal (lita’aarafuu) dan peduli.
  2. Cinta Ilmu: Menumbuhkan semangat berpikir ilmiah, kritis, objektif, dan rasa ingin tahu yang tinggi dalam mengamati dinamika kehidupan masyarakat.
  3. Cinta Diri dan Sesama Manusia: Menanamkan rasa empati, saling menghormati, serta menjauhi perilaku prasangka sosial (prejudice) dalam interaksi bermasyarakat.
III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 Peserta didik mampu memahami hakikat ilmu sosiologi dan menggunakannya untuk mengamati dan menjelaskan fenomena sosial di masyarakat. Peserta didik mampu memahami objek kajian sosiologi, sejarah perkembangan sosiologi, tokoh-tokoh pemikir sosiologi, serta peran dan fungsi sosiologi dalam pemecahan masalah masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, empati sosial, dan etika ilmiah.
2 Tujuan Pembelajaran

Melalui penerapan model pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi), peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan konsep dasar, hakikat, dan sejarah perkembangan sosiologi sebagai ilmu pengetahuan dengan penuh rasa Cinta Ilmu (penalaran kritis).
  2. Menganalisis objek kajian sosiologi (masyarakat dan gejala sosial) berdasarkan realitas sosial di lingkungan MAN 1 Bandar Lampung dan sekitarnya.
  3. Mengidentifikasi ciri-ciri sosiologi sebagai ilmu empiris, teoritis, kumulatif, dan non-etis secara cermat dan objektif.
  4. Menjelaskan fungsi dan peran sosiologi (sebagai pendidik, peneliti, konsultan kebijakan, dan praktisi) dalam menyikapi fenomena masyarakat dengan semangat Cinta Sesama Manusia.
  5. Mengomunikasikan hasil analisis fenomena sosial sederhana di lingkungan sekitar dengan bahasa yang efektif, santun, dan responsif (Kolaborasi & Komunikasi).
3 Kerangka Pembelajaran
  • Praktik Pedagogis:
    • Model Pembelajaran: LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi).
    • Metode: Tanya-jawab, Brainstorming, Diskusi Kelompok, Studi Kasus Visual/Artikel, Presentasi Silang, Penugasan.
    • Kemitraan Pembelajaran (opsional):
      • Kolaborasi antarpeserta didik melalui diskusi kelompok dan presentasi silang.
      • Kolaborasi dengan guru Sejarah/PPKn untuk memperkuat pemahaman konteks lahirnya sosiologi dan norma bermasyarakat.
  • Lingkungan Pembelajaran:
    • Ruang Fisik: Kelas inklusif yang aman, nyaman, dan saling memuliakan sesama murid.
    • Ruang Virtual: Media visual, tayangan video studi kasus, artikel berita online, dan slide presentasi interaktif.
    • Budaya Belajar: Kolaboratif, terbuka, bernalar kritis, santun, dan dilandasi kasih sayang sesama manusia.
  • Pemanfaatan Digital (opsional):
    • Gambar/infografis realitas sosial dari laman tepercaya, video pembelajaran YouTube, Laptop, LCD Projector, platform kuis interaktif (Mentimeter/Kahoot).
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1
Hakikat & Sejarah Perkembangan Sosiologi
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Guru mengucapkan salam hangat dan mengajak berdoa bersama dipimpin ketua kelas (DPL 1 – Cinta Allah).
  • Mengondisikan kelas agar aman, rapi, dan siap belajar.
  • Mempresensi dan mengapresiasi kehadiran seluruh murid.
  • Ice Breaking: Permainan “Mitos atau Fakta Sosial” untuk memicu semangat.
  • Apersepsi & Pertanyaan Pemantik:
  • “Mengapa manusia tidak bisa hidup sendirian dan selalu membutuhkan orang lain? Bagaimana ilmu pengetahuan menjelaskan hubungan antarmanusia tersebut?”
  • Penyampaian tujuan pembelajaran dan peta konsep materi Pengantar Sosiologi.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca Teks Singkat tentang Sejarah Lahirnya Sosiologi (Latar Belakang Revolusi Industri dan Revolusi Prancis) serta pemikiran tokoh Auguste Comte dan Ibnu Khaldun.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru menayangkan video/gambar perbandingan kehidupan masyarakat sebelum dan sesudah perubahan sosial pesat. Peserta didik mencermati pentingnya mempelajari tata aturan sosial.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Murid dibagi ke dalam kelompok heterogen (4–5 orang).
  • Kelompok mendiskusikan latar belakang perlunya hadir ilmu sosiologi untuk menciptakan ketertiban dan harmoni di tengah perubahan zaman (DPL 5 – Kolaborasi).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Murid merenungkan pesan Q.S. Al-Hujurat: 13 tentang penciptaan manusia berbangsa-bangsa untuk saling mengenal dan mengasihi.
  • Guru memberikan penguatan bahwa belajar Sosiologi adalah bentuk Cinta Ilmu dan sarana memahami ketetapan Allah atas masyarakat.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan penguatan simpulan materi pertemuan pertama.
  • Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif murid.
  • Menyampaikan informasi agenda pertemuan ke-2 (Objek Kajian Sosiologi: Masyarakat dan Gejala Sosial).
  • Doa syukur dan salam penutup.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-2
Objek Kajian Sosiologi (Masyarakat & Gejala Sosial)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan check-in emosional murid.
  • Ice Breaking: “Kata Berantai Hubungan Sosial”.
  • Apersepsi: Mengulas kembali hubungan antara manusia dan terbentuknya sosiologi.
  • Pertanyaan Pemantik: “Apa saja syarat agar sekelompok orang dapat disebut sebagai ‘masyarakat’? Apakah teman-teman di kelas ini sudah membentuk masyarakat kecil?”
  • Penyampaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-2.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca bahan ajar tentang unsur-unsur pembentuk masyarakat (interaksi, wilayah, nilai/norma, kebudayaan) dan pengertian gejala sosial.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru menampilkan gambar fenomena interaksi sosial di MAN 1 Bandar Lampung (kegiatan gotong royong, kantin jujur, serta dinamika antar-murid).
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Murid bekerja dalam kelompok untuk mengidentifikasi contoh objek kajian sosiologi di lingkungan sekitar madrasah.
  • Setiap kelompok mengklasifikasikan mana yang termasuk fakta sosial, tindakan sosial, dan realitas sosial (DPL 3 – Penalaran Kritis).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Murid menuliskan refleksi singkat: “Bagaimana cara saya bersikap jujur dan bertenggang rasa saat menjadi bagian dari masyarakat sekolah?” (Cinta Diri dan Sesama Manusia).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru menyimpulkan objek kajian sosiologi fokus pada masyarakat dan dinamika interaksinya.
  • Memberikan apresiasi atas kerjasama kelompok.
  • Informasi kegiatan pertemuan ke-3 (Ciri-Ciri Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan).
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-3
Ciri-Ciri Sosiologi sebagai Ilmu Pengetahuan
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan pengondisian kelas.
  • Ice Breaking: Tebak Kata Kunci (Empiris, Teoritis, Kumulatif, Non-Etis).
  • Apersepsi: Menghubungkan pemahaman objek kajian sosiologi dengan syarat sosiologi dikatakan sebagai ilmu ilmiah.
  • Penyampaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-3.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca artikel komparasi antara pandangan akal sehat (common sense) dengan analisis ilmu Sosiologi yang memenuhi 4 ciri utama (Empiris, Teoritis, Kumulatif, Non-Etis).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru menyajikan studi kasus sederhana (misal: fenomena kemacetan atau sampah di kota) dan menjelaskan contoh penerapan 4 ciri ilmiah tersebut.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Diskusi kelompok: Masing-masing kelompok diberikan satu contoh fenomena sosial masyarakat, lalu menganalisis bagaimana ciri Empiris (berdasarkan fakta), Teoritis (ada teori penguat), Kumulatif (memperbaiki teori lama), dan Non-Etis (tidak menghakimi baik/buruknya fakta) diterapkan pada kasus tersebut (DPL 3 & DPL 8).
  • Kelompok mempresentasikan hasil analisis di depan kelas secara bergantian (Presentasi Silang).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Guru menekankan pentingnya sifat Non-Etis dalam kehidupan sehari-hari: tidak cepat menghakimi (judging) sesama manusia sebelum memahami latar belakang masalahnya secara utuh (Cinta Sesama).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru dan murid merangkum 4 ciri khas sosiologi.
  • Guru memberikan apresiasi atas pemikiran kritis peserta didik.
  • Informasi agenda pertemuan ke-4 (Tokoh-Tokoh Pemikir Sosiologi & Teori Klasik Sederhana).
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-4
Tokoh Pemikir Sosiologi Klasik & Pemikirannya
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa, presensi, dan memfokuskan perhatian murid.
  • Ice Breaking: Kuis singkat “Siapa Tokoh Ini?” melalui tayangan gambar tokoh (Comte, Durkheim, Weber, Marx, Ibnu Khaldun).
  • Penyampaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-4.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca infografis/modul ringkas mengenai sumbangan gagasan para tokoh Sosiologi (Ibnu Khaldun dengan Asrabiyah, Comte dengan Hukum 3 Tahap, Durkheim dengan Solidaritas Sosial, Weber dengan Tindakan Sosial).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru memfasilitasi pemahaman dengan mengaitkan konsep Solidaritas Sosial (Organik dan Mekanik) dengan kehidupan santri/murid di madrasah.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Kelompok memilih 1 tokoh pemikir sosiologi dan membuat bagan pikiran (Mind Map) kreatif tentang inti pemikiran tokoh tersebut serta kerelevansiannya di masa sekarang (DPL 5 – Kolaborasi).
  • Perwakilan kelompok membagikan hasil bagannya melalui teknik Market Place Activity (sebagian tinggal menjaga stan, sebagian berkunjung).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Refleksi bersama: Belajar dari gagasan Solidaritas Sosial Durkheim dan Ashabiyah Ibnu Khaldun untuk terus menjaga ukhuwah islamiyah dan rasa persaudaraan sesama murid.
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Ulasan singkat dari guru mengenai gagasan utama para pemikir sosiologi.
  • Apresiasi terhadap semangat berdiskusi peserta didik.
  • Informasi agenda pertemuan ke-5 (Fungsi & Peran Sosiologi dalam Masyarakat).
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-5
Fungsi dan Peran Sosiologi bagi Masyarakat
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan pengondisian kelas.
  • Pertanyaan Pemantik: “Jika kalian kelak menjadi seorang Sosiolog, kontribusi nyata apa yang ingin kalian berikan untuk membantu menyelesaikan masalah masyarakat di sekitar Bandar Lampung?”
  • Penyampaian tujuan pembelajaran pertemuan ke-5.
B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Murid membaca teks tentang Fungsi Sosiologi (Pembangunan, Penelitian, Perencanaan Sosial, Pemecahan Masalah) dan Peran Sosiolog (Pendidik, Peneliti, Konsultan Kebijakan, Praktisi).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
  • Guru menyajikan kliping berita/video pendek mengenai masalah kemiskinan atau kenakalan remaja, lalu memicu murid untuk memikirkan solusi Sosiologis.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
  • Murid berdiskusi dalam kelompok merancang mini usulan solusi (Mini Proposal Peduli) atas masalah sosial sekitar sekolah dengan memerankan sosiolog sebagai konsultan sosial yang berempati tinggi (DPL 3 & DPL 8).
  • Kelompok mempresentasikan gagasan solusinya secara santun.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
  • Refleksi mendalam: “Ilmu Sosiologi hadir bukan sekadar untuk dihapalkan, melainkan untuk dimanfaatkan demi kemaslahatan dan pertolongan bagi sesama manusia.” (Cinta Sesama & Cinta Ilmu).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan rangkuman menyeluruh dari Pertemuan 1 hingga 5.
  • Guru memberikan apresiasi atas seluruh karya dan komitmen belajar murid selama 5 pertemuan.
  • Penyampaian petunjuk persiapan Asesmen Sumatif Akhir pada Pertemuan ke-6.
  • Doa dan salam.
D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal
Asesmen Proses
Asesmen Akhir
Pertemuan Ke-1 Pertemuan Ke-2 Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4 Pertemuan Ke-5 Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-6
Evaluasi Pembelajaran
Kegiatan Awal
  • Salam, doa bersama, presensi, dan pengondisian meja/kursi untuk pelaksanaan tes mandiri yang nyaman dan jujur.
  • Penjelasan petunjuk teknis pengisian tes asesmen sumatif.
Kegiatan Inti
  • Murid mengerjakan Tes Sumatif Tertulis berbasis Pilihan Ganda Kompleks dan Uraian Studi Kasus secara mandiri, jujur, dan bertanggung jawab (Menjunjung tinggi nilai Cinta Ilmu dan Kejujuran).
 Kegiatan Penutup
  • Pengumpulan lembar jawaban asesmen.
  • Guru dan peserta didik melakukan pemaknaan dan perayaan singkat atas tuntasnya bab Pengantar Sosiologi.
  • Doa syukur bersama dan salam penutup.
Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang