Perencanaan Pembelajaran Digital Terintegrasi Mata Pelajaran Geografi (Litosfer) MAN 1 Bandar Lampung

Dinamika Litosfer dan Pedosfer

Perencanaan Pembelajaran
Digital Terintegrasi
Mata Pelajaran Geografi (Litosfer)
MAN 1 Bandar Lampung

Daftar Isi

Tujuan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1
Pertemuan Ke-2
Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4
Pertemuan Ke-5
Pertemuan Ke-6

Perencanaan Pembelajaran
Kurikulum Berbasis Cinta
Mata Pelajaran Geografi
Litosfer
I Spesifikasi
Nama Penyusun Fahmi Astathi, S.Pd., Gr.
Satuan Pendidikan Madrasah Aliyah
Nama Madrasah MAN 1 Bandar Lampung
Mata Pelajaran Geografi
Fase/Kelas/Semester E / X / 2
Topik Pembelajaran Dinamika Litosfer dan Pedosfer
Alokasi Waktu 12 JP (6 Pertemuan x 2 JP @ 45 menit)
II Identifikasi
1 Asesmen pada Awal Pembelajaran (Opsional) Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pengetahuan awal murid.

 

Memberikan pertanyaan pemantik pada kegiatan awal untuk mengetahui pemahaman dasar siswa mengenai bentuk muka bumi, batuan di sekitar lingkungan, serta fenomena bencana gempa/gunung meletus di Indonesia.

2 Dimensi Profil Lulusan
  • DPL 1: Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan YME (v)

  • DPL 2: Kewargaan (v)

  • DPL 3: Penalaran Kritis (v)

  • DPL 4: Kreativitas (v)

  • DPL 5: Kolaborasi (v)

  • DPL 6: Kemandirian (v)

  • DPL 7: Kesehatan

  • DPL 8: Komunikasi (v)

3 Topik Panca Cinta
  • TOPIK 1: Cinta Allah dan Rasul-Nya (v)

  • TOPIK 2: Cinta Ilmu (v)

  • TOPIK 3: Cinta Lingkungan (v)

  • TOPIK 4: Cinta Diri dan Sesama Manusia (v)

  • TOPIK 5: Cinta Tanah Air (v)

4 Materi Integrasi KBC
  • Cinta Allah & Rasul-Nya: Mengagumi kokohnya gunung dan lapisan bumi yang diciptakan Allah SWT sebagai penyeimbang kerak bumi (QS. An-Naba: 6-7).

  • Cinta Ilmu: Mendorong ketelitian peserta didik dalam mempelajari struktur litosfer, dinamika batuan, dan tanah secara ilmiah.

  • Cinta Lingkungan & Tanah Air: Memahami kesiapsiagaan bencana geologis di Indonesia (khususnya Selat Sunda/Lampung) serta pentingnya melestarikan kesuburan tanah.

III Desain Pembelajaran
1 Capaian Pembelajaran (CP) Nomor 046 Tahun 2025 Peserta didik mampu memahami dinamika litosfer dan pedosfer, menganalisis proses geologis endogen dan eksogen, serta merumuskan upaya mitigasi bencana dan konservasi tanah.
2 Tujuan Pembelajaran
  • Melalui pengamatan sampel batuan digital dan diagram siklus batuan (Condition), peserta didik (Audience) dapat menganalisis struktur perlapisan bumi dan proses pembentukan batuan (Behavior) secara rinci dan tepat (Degree).

  • Melalui simulasi peta pergerakan lempeng tektonik (Condition), peserta didik (Audience) dapat mengidentifikasi pengaruh gerak epirogenetik dan orogenetik terhadap bentang alam (Behavior) secara kritis dan sistematis (Degree).

  • Melalui kajian studi kasus bencana geologis di Indonesia (Condition), peserta didik (Audience) dapat menganalisis fenomena vulkanisme dan seisme serta langkah mitigasinya (Behavior) secara tepat dan tanggap (Degree).

  • Melalui pengamatan citra bentang alam di lingkungan sekitar (Condition), peserta didik (Audience) dapat mengklasifikasikan hasil proses pelapukan, erosi, masswasting, dan sedimentasi (Behavior) secara cermat dan kolaboratif (Degree).

  • Melalui diskusi kelompok berbasis studi kasus erosi lahan (Condition), peserta didik (Audience) dapat merumuskan metode konservasi tanah untuk pencegahan kerusakan lahan (Behavior) secara kontekstual (Degree).

  • Melalui kegiatan evaluasi berbasis digital (Condition), peserta didik (Audience) dapat mengukur pemahaman materi Dinamika Litosfer dan Pedosfer (Behavior) dengan bersikap jujur dan bertanggung jawab (Degree).

3 Kerangka Pembelajaran
  • Praktik Pedagogis: Model Pembelajaran LOK-R (Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi). Metode: Observasi virtual, studi kasus, diskusi kelompok, presentasi digital.

  • Kemitraan Pembelajaran: Kolaborasi kelompok antarpeserta didik dan pemanfaatan portal data kebencanaan (magma.esdm.go.id / BMKG).

  • Lingkungan Pembelajaran: Kelas inklusif yang aman; Ruang virtual (Google Earth, Padlet, YouTube, Quizizz).

  • Pemanfaatan Digital: Smartphone/Laptop, LCD Proyektor, Google Earth, Video Animasi Geologi, Google Forms.

Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
IV Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R)
Pertemuan Ke-1
Topik: Karakteristik Litosfer, Perlapisan Bumi, dan Siklus Batuan
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Mengucapkan salam, berdoa bersama, mempresensi kehadiran, dan mengecek kerapian kelas.

  • Ice Breaking: Kuis tebak jenis benda (batu akik, granit, marmer).

  • Apersepsi: Menampilkan gambar potongan melintang bumi.

  • Pertanyaan Pemantik: “Bagaimana batu-batuan keras yang kita lihat di jalanan bisa terbentuk dari magma cair yang panas?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran dan alokasi waktu.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik membaca e-modul mengenai lapisan bumi (kerak, mantel, inti) dan siklus batuan (batuan beku, sedimen, metamorf).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru memperlihatkan contoh fisik/gambar batuan beku, sedimen, dan metamorf beserta kegunaannya bagi manusia.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berkelompok (4–5 orang) membuat bagan Siklus Batuan (Rock Cycle) menggunakan aplikasi Canva dan mengelompokkan jenis batuan berdasarkan proses terbentuknya.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik merefleksikan keagungan Allah SWT yang telah menciptakan kerak bumi dengan kokoh sebagai pijakan manusia (Cinta Allah & Cinta Ilmu).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan penguatan konsep siklus batuan.

  • Memberikan apresiasi pada kelompok dengan karya Canva terbaik.

  • Mengingatkan peserta didik untuk membaca materi Tektonisme.

  • Memimpin doa penutup kafaratul majlis dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Kuis lisan pemahaman lapisan bumi.
Asesmen Proses Rubrik penilaian bagan Canva Siklus Batuan.
Asesmen Akhir Soal singkat klasifikasi jenis batuan
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-2
Topik: Tenaga Endogen I (Tektonisme dan Gerak Lempeng)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam pembuka, doa bersama, presensi, dan memeriksa kondisi kesiapan belajar.

  • Ice Breaking: Simulasi gerakan tangan patahan dan lipatan.

  • Pertanyaan Pemantik: “Mengapa Kepulauan Indonesia berbentuk melengkung dan kaya akan pegunungan?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik menyimak video animasi teori lempeng tektonik, gerak epirogenetik (positif/negatif), dan gerak orogenetik (lipatan & patahan).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menunjukkan peta jalur lempeng tektonik aktif di Indonesia dan posisinya terhadap wilayah Lampung.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berdiskusi kelompok mengidentifikasi bentuk bentang alam hasil lipatan (saniklin/sinklin) dan patahan (horst/graben) dari gambar panorama geologis.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik menyadari dinamika gerak bumi dan pentingnya menjaga keselamatan diri (Cinta Diri & Cinta Tanah Air).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan ulasan dan kesimpulan hasil diskusi.

  • Memberikan penghargaan atas kerjasama antaranggota kelompok.

  • Menyampaikan tugas persiapan materi Vulkanisme dan Gempa Bumi.

  • Menutup dengan doa dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan pemantik perbedaan patahan dan lipatan.
Asesmen Proses Lembar observasi diskusi bentuk bentang alam tektonik.
Asesmen Akhir Kuis analisis fenomena epirogenetik dan orogenetik.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-3
Topik: Tenaga Endogen II (Vulkanisme, Seisme, dan Mitigasi Bencana)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, presensi, dan mengondisikan kelas.

  • Apersepsi: Menampilkan rekaman erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

  • Pertanyaan Pemantik: “Selain membawa dampak bahaya, mengapa daerah di sekitar gunung api selalu subur dan padat penduduk?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik membaca artikel/infografis tentang intrusi & ekstrusi magma, jenis gempa bumi, serta cara menghitung jarak episentrum gelombang gempa (Rumus Laska).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)

Guru mensimulasikan langkah mitigasi bencana Drop, Cover, and Hold On saat terjadi gempa bumi

c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berdiskusi kelompok menghitung jarak episentrum gempa berdasarkan data seismogram dan menyusun poster digital mitigasi bencana erupsi/gempa.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik merefleksikan rasa syukur dan keagungan Allah SWT serta meningkatkan kepedulian keselamatan sesama (Cinta Sesama Manusia & Cinta Allah).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru memberikan konfirmasi jawaban perhitungan episentrum gempa.

  • Memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan siswa.

  • Menugaskan siswa mengamati fenomena erosi/pelapukan tanah di lingkungan sekitar rumah.

  • Doa dan salam penutup.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Kuis cepat pemahaman istilah gunung api.
Asesmen Proses Latihan soal perhitungan jarak episentrum gempa.
Asesmen Akhir penilaian poster digital mitigasi bencana.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-4
Topik: Tenaga Eksogen (Pelapukan, Erosi, Masswasting, dan Sedimentasi)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, mempresensi murid, dan merapikan ruang belajar.

  • Ice Breaking: Tebak gambar pelapukan batuan unik di dunia.

  • Pertanyaan Pemantik: “Mengapa batu cadas yang keras lama-kelamaan bisa pecah dan hancur menjadi pasir?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik mengamati tayangan slide mengenai jenis pelapukan (fisik, kimiawi, organik), pengikisan (erosi air, abrasi, eksarasi), pergerakan massa tanah (masswasting), dan sedimentasi.
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru menunjukkan contoh foto erosi pantai (abrasi) di wilayah Pesisir Bandar Lampung/Pesawaran.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berkelompok menganalisis foto-foto fenomena eksogen di papan interaktif Padlet dan mengidentifikasi agen pembentuknya (air, angin, atau gelombang).
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik menyadari dampak aktivitas manusia yang dapat mempercepat erosi dan pengikisan alam (Cinta Lingkungan).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru menyimpulkan keterkaitan antara tenaga endogen (pembentuk) dan eksogen (perombak).

  • Apresiasi keaktifan partisipasi siswa di Padlet.

  • Pengumuman materi minggu depan tentang Pedosfer/Tanah.

  • Doa penutup dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Apersepsi lisan agen pengikis bumi.
Asesmen Proses Rubrik observasi hasil pengelompokan fenomena eksogen di Padlet.
Asesmen Akhir Soal analisis kasus penyebab terjadinya longsor/masswasting.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-5
Topik: Dinamika Pedosfer (Proses Pembentukan, Jenis, dan Konservasi Tanah)
Pengalaman Belajar (Menggunakan Model LOK-R:
Literasi, Orientasi, Kolaborasi, Refleksi)
A. Kegiatan Awal: (10 menit)
Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan
  • Salam, doa bersama, mempresensi, dan mengondisikan kesiapan siswa.

  • Apersepsi: Menunjukkan dua sampel tanah (tanah subur humus dan tanah tandus/kritis).

  • Pertanyaan Pemantik: “Mengapa tanah di wilayah vulkanik jauh lebih subur dibanding tanah di daerah kapur?”

  • Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (105 menit)
a Literasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Peserta didik membaca materi tentang profil horison tanah (O, A, B, C, R), faktor pembentuk tanah, jenis tanah di Indonesia, dan metode konservasi tanah (vegetatif, mekanis, kimiawi).
b Orientasi
Memahami
(Bermakna dan Berkesadaran)
Guru memaparkan masalah lahan kritis akibat erosi tanah dan penggunaan bahan kimia berlebih.
c Kolaborasi
Mengaplikasi
(Bermakna dan Menggembirakan
Peserta didik berdiskusi kelompok merumuskan solusi konservasi tanah (seperti terasering, reboisasi, contour plowing) untuk diterapkan di daerah lereng perbukitan Bandar Lampung.
d Refleksi
Bermakna dan Berkesadaran
Peserta didik menanamkan rasa komitmen untuk menjaga kelestarian tanah sebagai sumber kehidupan makhluk bumi (Cinta Lingkungan & Cinta Tanah Air).
C. Kegiatan Penutup (15 menit)
Bermakna, Berkesadaran, dan Menggembirakan
  • Guru mengulas simpulan akhir materi Pedosfer.

  • Memberikan apresiasi atas kepedulian lingkungan siswa.

  • Mengingatkan persiapan Asesmen Sumatif (Ulangan Harian Bab Litosfer & Pedosfer) minggu depan.

  • Doa kafaratul majlis dan salam.

D. Assesmen Pembelajaran
Asesmen Awal Pertanyaan faktor-faktor pembentuk tanah.
Asesmen Proses Rubrik penilaian diskusi perumusan solusi konservasi tanah.
Asesmen Akhir Soal pilihan ganda metode konservasi tanah.
Pertemuan Ke-1, Pertemuan Ke-2, Pertemuan Ke-3
Pertemuan Ke-4, Pertemuan Ke-5, Pertemuan Ke-6
Pertemuan Ke-6
Ulangan, Remedial dan Pengayaan
Tes Tertulis Tenaga Endogen
Tes Tertulis Tenaga Eksogen dan Tanah
Kampus Ceria Kampusnya Para Bintang