Dra. Meriati, S.Pd.
Guru Bahasa Indonesia
MAN 1 Bandar Lampung
Hari Rabu tepat 19 November 1966 hadir ke dunia seorang bayi mungil dari rahim seorang ibu yang bernama Hanifah di sebuah kota kecil yang bernama Tanjung Sani di Pinggiran Danau Maninjau Sumatera Barat. Terlahir sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, ayah bernama Muhammad Said Karim. Bayi kecil dari pasangan ini tumbuh menjadi anak yang lucu dan diberi nama dengan Meriati Said tapi lebih akrab dipanggil dengan nama Ati.
Ati kecil menempuh pendidikan dasar di tanah kelahiran sampai kelas V SD, di tahun 1978 perjalanan hidup membawa Ati kecil melang-lang buana ke Kota Bengkulu dan melanjutkan pandidikan di SDM II Bengkulu diselesaikan tahun 1980. Perjalan hidup Ati kecil tidak terhenti hanya sampai di situ. Setelah menamatkan SD Ati kecil melanjutkan pengembaraannya ke Ibu Kota Jakarta. Melanjutkan pendidikan di MTsN III Jakarta diselesaikan tahun 1980. Kemudian melanjutkan ke PGAN 28 Jakarta dan selesai tahun 1986. Mendapat pengalaman mengajar satu tahun sebagai guru di tahun berikutnya tepatnya tahun 1987 melanjutkan pendidikan ke IAIN Syarif Hidayatullah Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama diselesaikan April tahun 1992. Di tahun yang sama Meriati/Ati mencari angin segar dan pengalaman hidup sebagai guru honorer di MAN 1 Bandar Lampung. Tahun 1993 mencari peruntungan untuk menjadi PNS. Alhamdulillah dewi fortuna menghampirinya.
Sejak tahun 1993 diangkat menjadi PNS dan dipercaya mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Perjalanan sebagai guru dari hari ke hari, bulan ke bulan, dan tahun ke tahun dilalui dengan senang hati banyak suka dan duka tugas sebagai seorang pendidik akan tetapi lebih banyak sukanya.
Delapan tahun kemudian tepatnya September di tahun 2001, mengikuti kuliah S1 kembali di Unila mengambil program studi Bahasa dan Sastra Indonesia diselesaikan selama 18 bulan tepatnya Maret 2003.
Selesai kuliah Meriati/Ati melanjutkan kembali pengabdian sebagai guru mata pelajaran sampai saat profil ini dibuat.
Perjalanan sebagai seorang guru yang telah dilalui selama 30 tahun lebih. Menjelang masa purnabakti ini saya masih dipercaya di berbagai kegiatan selain sebagai tugas utama sebagai guru mata pelajaran.
Diantaranya menjadi anggota kepengurusan di kelas unggul, sebagai bagian dari Tim Zona Integritas area Penataan Tata Laksana, membantu tugas Kepala Madrasah yang tergabung sebagai Tim Supervisor guru, juga tergabung dalam Tim Penilaian Kinerja Guru, wali kelas, dan berbagai kepanitiaan dalam kegiatan madrasah.
Moto hidup “Mengajar dengan ilmu, mendidik dengan hati, mengabdi dengan ikhlas.”
Semoga selalu diberikan kesehatan dan dapat melakanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya sampai akhir pengabdian di madrasah ini. Aamiin 🤲🤲🤲












