Ahmad Harun Asrori, S.Ag.

Ahmad Harun Asrori, S.Ag.
Guru Sejarah Kebudayaan Islam &
Tahfidzul Al-Qur’an
MAN 1 Bandar Lampung

Ahmad Harun Asrori, yang biasa dipanggil Harun, merupakan salah satu guru mata pelajaran Guru Sejarah Kebudayaan Islam dan Tahfidzul Al-Qur’an sekaligus pembina Asrama Luqman El-Hakim di MAN 1 Bandar Lampung. Ia lahir di Desa Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada 14 Juli 2000. Harun merupakan anak ketiga dari pasangan Bapak Supriyadi dan Ibu Khoiriyah, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani.

Pendidikan formal Harun dimulai di Madrasah Ibtidaiyah Hidayatul Mubtadiin, Desa Srikaton, pada tahun 2006 dan diselesaikan pada tahun 2012. Selama menempuh pendidikan, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti Pramuka dan drum band. Ia juga rutin berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tahunan, terutama dalam cabang olahraga bulu tangkis, bola voli, dan sepak bola.

Pendidikan selanjutnya ditempuh di Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu, yang didirikan oleh KH. Abdullah Sayuti Al-Maghfurlah dan diasuh oleh KH. Muhammad Ghufron serta KH. Muhammad Shohib. Pada tahun 2013, Harun melanjutkan pendidikan formal di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Pringsewu. Selama menempuh pendidikan, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan keagamaan, seperti tadarus pagi, menjadi imam salat Duha dan Zuhur, pembinaan dakwah, serta pembinaan Syahril Al-Qur’an. Ia juga kerap dipercaya untuk mewakili sekolah dalam berbagai perlombaan dan kegiatan sekolah. Selain itu, Harun aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler kaligrafi. Ia menyelesaikan pendidikan di MTs Negeri 1 Pringsewu pada tahun 2015 dan tetap melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu.

Selanjutnya, Harun melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah Nurul Huda Pringsewu pada tahun 2016. Selama menempuh pendidikan, ia aktif dalam organisasi intra sekolah (OSIS) dan dipercaya mengemban tugas di bidang keamanan dan perlengkapan. Pada tahun pertama, ia berhasil meraih Juara 1 Lomba Da’i/Da’iyah tingkat Kabupaten Pringsewu dan Juara 2 Lomba Pidato PIK KRR tingkat Kabupaten Pringsewu yang diselenggarakan oleh BKKBN. Pada tahun 2018, ia kembali meraih Juara 3 Lomba Pidato tingkat Provinsi Lampung yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Al-Fatah, Natar.

Pada tahun 2017, Harun dipercaya menjadi Ketua OSIS sekaligus Ketua Jam’iyyatul Mubalighin di Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu. Selain itu, ia tetap aktif dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler, seperti kaligrafi dan Pramuka, serta mengikuti pembinaan keagamaan. Ia menyelesaikan pendidikan di Madrasah Aliyah Nurul Huda Pringsewu pada tahun 2018. Setelah menyelesaikan pendidikan formal, Harun melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, dan menyelesaikan masa belajarnya (boyong) pada tahun 2019. Pada tahun yang sama, ia melanjutkan pendidikan Strata 1 (S1) di Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Jurusan Studi Agama-Agama (Perbandingan Agama). Ia menyelesaikan pendidikan dan diwisuda pada 27 Juli 2023. Setelah itu, Harun mengabdikan diri sebagai guru di MAN 1 Bandar Lampung.